Bihun Aman untuk Diet? Simak Fakta dan Kandungan Gizinya
Apakah bihun bagus untuk diet? Pahami fakta gizi dan cara mengonsumsinya yuk.
Bihun sering menjadi pilihan menu praktis bagi banyak orang, terutama saat ingin makan cepat namun tetap mengenyangkan. Terbuat dari beras, bihun sering hadir dalam berbagai olahan, mulai dari bihun kuah, bihun goreng, hingga campuran sup dan tumisan.
Berkembangnya tren hidup sehat dan penurunan berat badan, muncul pertanyaan apakah bihun bagus untuk diet? Pertanyaan ini muncul karena diet identik dengan pembatasan karbohidrat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bihun yang berbahan dasar beras tentu mengandung pati atau karbohidrat cukup tinggi. Meski demikian, kandungan kalori bihun sebenarnya relatif rendah jika dibandingkan dengan beberapa sumber karbohidrat lain.
Mari bahas mengenai kandungan gizi bihun untuk diet hingga tips mengonsumsinya jika sedang menjalani program penurunan berat badan.
Apakah Bihun Bisa untuk Diet?
Mengutip Verywell Fit, bihun tidak termasuk makanan tinggi kalori. Dalam 100 gram bihun matang, terkandung sekitar 117 kalori.
Angka tersebut tergolong rendah sehingga sebenarnya tidak perlu terlalu khawatir akan kenaikan berat badan jika mengonsumsinya dalam jumlah wajar. Namun kenaikan berat badan biasanya terjadi bukan semata karena bihun itu sendiri, melainkan cara pengolahan dan jumlah yang dikonsumsi.
Ada dua penyebab utama bihun mungkin tidak cocok untuk diet turun berat badan. Pertama, penambahan bumbu berlebihan, seperti minyak cabai, saus instan, atau kuah berbumbu pekat. Bihun polos memang rendah kalori, tapi ketika ditambahkan banyak minyak dan bumbu tinggi lemak, nilai kalorinya bisa melonjak tajam.
Kedua porsi yang berlebihan. Meski rendah kalori, bihun tetap mengandung pati yang jika dikonsumsi terlalu banyak dan tidak diimbangi aktivitas fisik dapat menumpuk menjadi lemak. Para ahli menyarankan konsumsi bihun tidak melebihi 400 gram per hari.
Jumlah ini dianggap aman agar asupan kalori tetap terkendali dan tidak berdampak negatif pada berat badan.
Bolehkah Makan Bihun Setiap Hari Saat Diet?
Foto: Getty Images/iStockphoto/Kritchai Chaibangyang
Selain itu, pemilihan bumbu juga perlu diperhatikan. Konsumsi bihun dengan banyak cuka dapat memicu peningkatan asam lambung, sementara penggunaan cabai berlebihan berpotensi mengiritasi lambung.
Bihun tidak memberikan efek hangat langsung pada saluran cerna sehingga pada sebagian orang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman atau gangguan pencernaan.
Fakta Gizi Mengenai Bihun
Foto: Getty Images/Thai Liang Lim
Kalori: 187 kkal
Lemak: 0,4 gram
Karbohidrat: 41,8 gram
Protein: 3,1 gram
Serat: 1,75 gram
Gula: 0,05 gram
Natrium: 438 mg
Dari data tersebut terlihat bahwa bihun merupakan sumber karbohidrat kompleks dengan kandungan lemak yang sangat rendah. Namun kadar seratnya juga tergolong rendah dibandingkan beras merah atau pasta gandum utuh sehingga tidak bisa diandalkan sebagai sumber serat utama.
Bagi pelaku diet rendah karbohidrat, konsumsi bihun tetap perlu dibatasi. Dalam satu porsi, bihun mengandung lebih dari 40 gram karbohidrat.
Meski bukan karbohidrat sederhana, jumlah ini cukup signifikan sehingga pengaturan porsi menjadi kunci utama. Dibandingkan nasi putih, satu porsi bihun kering justru memiliki asupan energi lebih rendah, sekitar 200 kkal, sementara satu mangkuk nasi putih bisa mencapai 260 kkal.
Kalau porsi bihun ditambah menjadi dua kali lipat, total kalorinya bisa melampaui nasi. Artinya, kontrol porsi jauh lebih penting daripada jenis karbohidratnya.
Kandungan Lemak dan Protein dalam Bihun
Foto: Getty Images
Anggapan bahwa bihun pipih mengandung lemak tinggi ternyata hanyalah mitos. Lemak biasanya berasal dari minyak tambahan saat pengolahan, bukan dari bihun itu sendiri. Sementara kandungan protein bihun relatif rendah dan bervariasi.
Beberapa produk bahkan mengandung tambahan pati jagung untuk memperbaiki tekstur yang justru menurunkan rasio protein dan membuatnya lebih sulit dicerna. Oleh karena itu, bihun sebaiknya dipadukan dengan sumber protein lain seperti ayam, ikan, telur, tahu, atau tempe agar lebih seimbang.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Konsumsi Bihun untuk Diet
Aspek lain yang perlu diperhatikan adalah kandungan natrium. World Health Organization (WHO) merekomendasikan asupan natrium kurang dari 2 ribu mg per hari. Beberapa produk bihun mengandung natrium cukup tinggi, terutama yang disertai bumbu instan.
Jika dikonsumsi tanpa kontrol, hal ini bisa meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. Selain itu, beberapa sampel bihun terdeteksi mengandung kontaminan logam seperti kadmium, kromium, dan arsenik anorganik.
Meski kadarnya masih dalam batas aman dan tidak berisiko jika dikonsumsi normal, konsumen tetap disarankan untuk tidak berlebihan dan memilih produk dari produsen terpercaya.
Manfaat Bihun untuk Diet
Foto: iStock
Jika dikombinasikan dengan sayuran tinggi serat seperti kol, wortel, atau brokoli, serta protein tanpa lemak, bihun bisa menjadi menu diet yang cukup mengenyangkan dan seimbang.
Kesalahan terbesar dalam program penurunan berat badan sering kali bukan karena pilihan makanan, melainkan fokus berlebihan pada penurunan angka timbangan, bukan pengurangan lemak dan pembentukan otot.
Selama dikonsumsi dengan bijak, bihun tidak akan menghambat diet, bahkan bisa menjadi variasi menu yang menyenangkan. Jadi, apakah bihun bagus untuk diet?
Jawabannya iya, bihun bisa bagus untuk diet jika dikonsumsi dengan porsi tepat dan cara pengolahan yang sehat. Bihun bukan musuh diet, melainkan sumber karbohidrat yang perlu dikendalikan jumlahnya.
Hindari bumbu berlebihan, perbanyak sayuran dan protein, serta tetap jaga keseimbangan nutrisi harian. Pada akhirnya, baik bihun maupun nasi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Kunci diet sehat bukan pada menghindari satu jenis makanan, melainkan pola makan seimbang, variasi nutrisi, dan gaya hidup aktif yang konsisten.
Home & Living
Dikejar Waktu Setiap Pagi Karena Harus Sarapan? Pakai Wajan Ini Untuk Solusi Masak Praktis
Home & Living
Pisau Dapur Sering Tumpul? Saatnya Kamu Punya Set Pisau yang Proper dan Tajam
Pakaian Wanita
Bosan Pakai Outfit Itu-Itu Saja? Pilihan Blazer Ini Bikin Tampilan Kamu Langsung On Point!
Pakaian Pria
Bowtie Hitam atau Dasi Motif? Cara Aman Tampil Rapi di Acara Penting
9 Cara Menerapkan Sleep Hygiene agar Tidur Lebih Nyenyak Setiap Malam
Kisah Wanita 62 Tahun Hamil Lagi Setelah Anaknya Meninggal, Jadi Kontroversi
Bahaya Mencabut Bulu Hidung yang Jarang Disadari, Bisa Picu Infeksi Pernapasan
Penyebab Kuku Berwarna Kuning dan Tips Mengatasinya Agar Tampak Sehat
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
Viral 'Poverty Challenge' Bikin Murka, Pamer Mi Instan di Atas Ferrari
Ramalan Shio 2026
Rezeki Mengalir Deras! 5 Shio Paling Beruntung di Tahun 2026
60 Ucapan Terima Kasih untuk Mengapresiasi Diri Sendiri, Menguatkan Hati
Halo Lip, Tren Makeup 2026 yang Memberi Efek Bibir Penuh Alami














































