Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Langkah Emas Raih Kemenangan

Tips Sahur Sehat agar Tidak Lemas Saat Puasa Seharian

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Sabtu, 21 Feb 2026 22:09 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Breakfast - boiled egg and vegetables
Ilustrasi sahur sehat. Foto: Getty Images/iStockphoto/gbh007
Jakarta -

Saat menjalani puasa Ramadan, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman selama kurang lebih 12-14 jam. Tak sedikit banyak orang merasa lemas, kurang fokus, bahkan mengantuk saat beraktivitas.

Padahal, puasa bukan alasan untuk menurunkan produktivitas. Kunci agar tetap kuat dan bertenaga sepanjang hari terletak pada menu sahur yang tepat dan seimbang.

Rasa haus dan lapar memang wajar, tetapi dengan memilih makanan bernutrisi saat sahur, tubuh tetap bisa berenergi hingga waktu berbuka. Berikut ini beberapa tips sahur sehat agar tidak lemas saat puasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Makan dengan Porsi Normal dan Seimbang

Banyak orang berpikir makan dalam jumlah lebih banyak saat sahur akan membuat kenyang lebih lama. Faktanya, makan berlebihan justru membuat perut tidak nyaman dan meningkatkan risiko dehidrasi.

Sebaliknya, makan terlalu sedikit juga tidak disarankan karena tubuh kekurangan cadangan energi sehingga mudah lemas dan sulit berkonsentrasi.

ADVERTISEMENT

Idealnya, konsumsi makanan dengan porsi normal seperti hari biasa, lengkap dengan karbohidrat, protein, lemak sehat, serat, vitamin, dan mineral agar kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi selama puasa.

2. Pilih Karbohidrat Kompleks agar Energi Tahan Lama

Salah satu kunci sahur agar kuat seharian adalah memilih karbohidrat kompleks. Jenis karbohidrat ini dicerna lebih lambat sehingga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan membuat kenyang lebih lama.

Sumber karbohidrat kompleks antara lain:

- Nasi merah

- Roti gandum utuh

- Oatmeal

- Biji-bijian

- Sayur dan buah tinggi serat

Makanan tinggi serat tidak hanya membantu memperpanjang rasa kenyang, tetapi juga mendukung sistem pencernaan tetap optimal selama puasa. Selain itu, karbohidrat kompleks membantu tubuh menyerap cairan lebih efisien sehingga risiko dehidrasi bisa ditekan.

3. Makan Secara Perlahan

Cara makan juga memengaruhi daya tahan tubuh saat puasa. Makan terlalu cepat dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang kemudian turun drastis, sehingga tubuh terasa cepat lapar dan lemas beberapa jam setelah sahur.

Mengunyah makanan secara perlahan membantu proses pencernaan lebih optimal dan penyerapan nutrisi menjadi maksimal. Dengan begitu, energi yang dihasilkan pun lebih stabil dan tahan lama.

4. Utamakan Air Putih, Batasi Minuman Manis

Teh manis hangat memang terasa nikmat saat sahur. Namun, gula sederhana hanya memberikan energi instan yang cepat hilang. Akibatnya, tubuh justru lebih cepat merasa lelah.

Untuk mencegah dehidrasi saat puasa, sebaiknya:

- Perbanyak minum air putih saat sahur

- Konsumsi buah tinggi kandungan air seperti semangka dan melon

- Tambahkan sayuran segar seperti mentimun

- Batasi konsumsi kopi dan teh berlebihan karena bersifat diuretik dan dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil, sehingga tubuh lebih cepat kehilangan cairan.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads