Apakah Jerawat di Bawah Hidung Boleh Dipencet? Ini Fakta yang Wajib Tahu!
Jerawat yang muncul di bawah hidung sering kali terasa mengganggu karena lokasinya cukup sensitif dan mudah tersentuh. Tapi, apakah jerawat di bawah hidung boleh dipencet?
Memencet jerawat memang terlihat seperti solusi cepat untuk menghilangkan benjolan merah yang mengganggu penampilan. Sayangnya, kebiasaan ini justru bisa memperparah kondisi kulit jika dilakukan sembarangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jerawat di bawah hidung termasuk area yang memiliki banyak pembuluh darah dan kulit. Ini cukup sensitif sehingga perlu penanganan ekstra hati-hati.
Jadi, apakah jerawat di bawah hidung boleh dipencet?
Banyak dokter kulit menyarankan agar jerawat tidak dipencet menggunakan tangan langsung, terutama jika jerawat masih meradang atau belum matang. Risiko yang bisa terjadi mulai dari luka, infeksi, bekas jerawat menghitam, hingga peradangan yang semakin parah.
Jika terjadi infeksi akibat memencet jerawat di hidung, maka bisa mengancam kesehatan lainnya. Meskipun risikonya kecil, bisa saja infeksi ini menyebabkan meningitis hingga pneumonia.
"Ada kemungkinan infeksi wajah menjadi infeksi yang berdampak pada seluruh tubuh," kata dermatologist Dr. Alok Vij. MD seperti dilansir dari Cleveland Clinic.
Dalam kasus yang sangat jarang, infeksi pada wajah dapat menyebabkan trombosis sinus kavernosa septik, yaitu pembekuan darah di sinus kavernosa. Hal ini kemudian dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius dan berpotensi mengancam jiwa.
"Sejujurnya, kamu harus selalu menghindari memencet jerawat. Melakukannya dapat menyebabkan peradangan, hiperpigmentasi pasca-inflamasi, dan jaringan parut, hingga infeksi," saran Dr. Vij.
Sulit untuk menahan keinginan memencet, tetapi sebaiknya biarkan jerawat sembuh dengan sendirinya. Namun, jika kamu merasa gelisah atau memiliki acara penting yang akan datang, cobalah tips berikut untuk menghilangkan jerawat di hidung dengan aman :
1. Kompres Hangat
Rendam kain lap dalam air hangat (jangan terlalu panas), dan tempelkan pada area hidung selama 10 hingga 15 menit. Ini membantu menarik nanah ke permukaan dan dapat mempercepat proses penyembuhan.
2. Pakai Plester Jerawat
Jika jerawat di hidung sudah terbuka, kamu dapat mencoba dengan menempel stiker jerawat di hidung. Tunggu hingga semalaman untuk menyerap cairan yang keluar.
3. Pergi ke Dokter Kulit
Dokter dapat membantu kamu dengan pilihan yang aman tetapi lebih cepat. Biasanya dokter kulit akan merekomendadikan suntikan kortison dan antibiotik.
(eny/eny)











































