6 Bulan Diet Ayam Rebus, Influencer Ini Nyaris Kehilangan Nyawa
Menurunkan berat badan sering kali menjadi tujuan banyak orang, terutama demi mendapatkan bentuk tubuh yang lebih ideal. Namun, di balik keinginan tersebut, menjaga keseimbangan nutrisi tetap menjadi hal utama yang tidak boleh diabaikan. Kisah diet berikut ini menjadi contoh nyata bagaimana pola makan yang terlalu ekstrem dapat berdampak serius bagi kesehatan.
Melansir Oddity Central, seorang influencer muda asal China hampir kehilangan nyawanya setelah menjalani diet rendah lemak selama enam bulan. Selama periode tersebut, ia hanya mengonsumsi dada ayam rebus dan kembang kol setiap hari, dengan tambahan kentang rebus sesekali. Pola makan ini dilakukan secara konsisten demi menurunkan berat badan dalam waktu singkat.
Perjuangannya sempat mendapat banyak pujian dari para pengikut di media sosial. Ia dikenal sangat disiplin dalam menjalani diet hingga dijuluki sebagai sosok inspiratif. Berat badannya memang berhasil turun, tetapi keberhasilan tersebut dibayar mahal oleh kondisi kesehatannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam beberapa bulan, tubuhnya mulai menunjukkan tanda kelelahan. Ia sering merasa lemas, mudah capek, dan kondisi kulitnya tampak kusam. Sayangnya keluhan tersebut selalu diabaikan hingga akhirnya ia mengalami nyeri perut hebat dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan kadar enzim amilase dalam tubuh influencer itu meningkat hingga jauh di atas batas normal. Kondisi tersebut menyebabkan pankreas mengalami peradangan parah atau pankreatitis akut, yang tergolong sebagai penyakit serius dan berisiko mengancam nyawa.
Dokter menyimpulkan bahwa kondisi tersebut kemungkinan besar dipicu oleh diet rendah lemak yang dijalani terlalu lama. Pola makan yang terlalu membatasi jenis nutrisi dapat mengganggu kerja sistem pencernaan dan fungsi organ tubuh.
Para ahli mengingatkan bahwa penurunan berat badan sebaiknya dilakukan dengan cara yang sehat dan seimbang. Mengurangi asupan kalori tetap diperbolehkan, tetapi tubuh tetap membutuhkan lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral dalam jumlah cukup. Diet ekstrem mungkin terlihat efektif, namun risiko kesehatannya bisa sangat besar.
(vio/vio)
Pakaian Wanita
Takut Kecewa Beli Jam Murah? Ini 3 Jam Wanita yang Harganya Masuk Akal & Kualitas Premium
Pakaian Wanita
Lagi Cari Atasan Denim? Ini Rekomendasi yang Nggak Bikin Gaya Kamu Membosankan
Home & Living
Masak Enak Tanpa Ribet! Kamu Harus Lirik Philips Airfryer Low Watt Ini Untuk Jadi Andalan di Dapur
Home & Living
3 Alat Kebersihan Ini Pasti Akan Kamu Butuhkan di Rumah, Cek Produknya di Sini!
9 Cara Menerapkan Sleep Hygiene agar Tidur Lebih Nyenyak Setiap Malam
Kisah Wanita 62 Tahun Hamil Lagi Setelah Anaknya Meninggal, Jadi Kontroversi
Bahaya Mencabut Bulu Hidung yang Jarang Disadari, Bisa Picu Infeksi Pernapasan
Penyebab Kuku Berwarna Kuning dan Tips Mengatasinya Agar Tampak Sehat
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
Viral 'Poverty Challenge' Bikin Murka, Pamer Mi Instan di Atas Ferrari
Ramalan Shio 2026
Rezeki Mengalir Deras! 5 Shio Paling Beruntung di Tahun 2026
Foto: Transformasi Bradley Cooper Jadi Lebih Muda, Bikin Pangling Dikira Oplas
9 Cara Menerapkan Sleep Hygiene agar Tidur Lebih Nyenyak Setiap Malam











































