Dampak Kesehatan Mental Pada Siklus Haid dan Masalah Keputihan
Saat dihadapkan pada situasi tak terduga, kita cenderung memikirkan segala sesuatu secara berlebihan alias overthinking. Hal itu tidak hanya memicu stres yang mempengaruhi kesehatan mental, tetapi juga membawa dampak buruk bagi kesehatan reproduksi.
Pasalnya fisik dan mental tubuh berkaitan erat dengan satu sama lain. Gangguan siklus bulanan, keputihan berlebih, dan mood swing yang tidak terkendali merupakan tanda yang perlu diwaspadai akibat stres berlebih.
Hal itu diungkap oleh Psikolog Influencer, Indah Sundari Jayanti, M.Psi saat menghadiri acara talkshow Betadine di Lotte Shopping Avenue pada Kamis (25/8/2022). Pemilik akun Instagram @sundariindah itu pun mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan area kewanitaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
dr. Imran Agus Nurali, Sp.KO (TBC), Dr. dr. Tofan Widya Utami, Sp.OG (K), Indah Sundari Jayanti, M.Psi Foto: dok. R Chairini Putong/Wolipop |
"Menjaga kebersihan area kewanitaan juga penting dilakukan untuk membantu mengurangi gangguan pada area kewanitaan dan menciptakan rasa nyaman bagi perempuan, sehingga dapat membantu perempuan mengatasi kondisi stres," imbau sang Psikolog Influencer.
Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, Dr. dr. Tofan Widya Utami, Sp.OG (K) kemudian menyampaikan hal senada. Menurutnya, stres berlebih dan kurang terjaganya kebersihan area kewanitaan dapat memicu kelainan dan memperparah masalah di area tersebut.
Cara menjaga kesehatan area kewanitaan pun tidak sulit dilakukan. Dokter Tofan menyarankan penggunaan sabun pembersih khusus daerah kewanitaan maupun sabun antiseptik saat mandi. Namun, sabun pembersih khusus daerah kewanitaan sendiri baiknya tidak digunakan setiap hari.
"Area kewanitaan yang tampak dari luar ini sesungguhnya adalah vulva yang justru harus dijaga kebersihannya dengan cara yang sangat sederhana, di mana dapat dibasuh dan dibersihkan dengan sabun yang digunakan pada saat mandi."
"Dikarenakan kulit yang dilapisi tubuh kita juga terdapat mikroflora dan juga kuman patogen, maka dianjurkan menggunakan sabun antiseptik dan dilanjutkan dengan sabun yang cukup lembut agar tidak mengakibatkan kulit menjadi kering," jelas Dokter Tofan.
(rcp/rcp)
Kesehatan
Solusi Teeth Whitening Tanpa Ribet ke Klinik! Dengan PUTIH Wireless Whitening Light
Hobi dan Mainan
ORCA MAGMA01 vs Donner DAG-1CE: Gitar Ringkas atau Full Size, Mana Lebih Pas?
Kesehatan
Suplemen Harian Jaga Imun Tubuh di Tengah Aktivitas Padat! Review Swisse Ultiboost Vitamin C 1000mg
Pakaian Pria
Corduroy Jacket Jadi Outer Andalan Cowok yang Ingin Tampilan Casual Modern
9 Cara Menerapkan Sleep Hygiene agar Tidur Lebih Nyenyak Setiap Malam
Kisah Wanita 62 Tahun Hamil Lagi Setelah Anaknya Meninggal, Jadi Kontroversi
Bahaya Mencabut Bulu Hidung yang Jarang Disadari, Bisa Picu Infeksi Pernapasan
Penyebab Kuku Berwarna Kuning dan Tips Mengatasinya Agar Tampak Sehat
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
Foto: Gaya Denada Sambut 2026, Seksi Pakai Gaun Menerawang
Mantan Desainer Marni Pindah ke GU Uniqlo, Siap Rancang Fashion Ramah Kantong
Viral Verificator
Bikin Melongo! Viral Aksi Emak-emak Pungut Sayur Sisa di Pasar untuk Dimasak
Ramalan Zodiak 11 Januari: Aquarius Buat Rencana, Pisces Banyak Peluang












































