Mantan Desainer Marni Pindah ke GU Uniqlo, Siap Rancang Fashion Ramah Kantong
Fast Retailing, induk perusahaan Uniqlo, kembali membuat langkah besar. Satu lagi desainer besar yang berpengalaman di sektor busana mewah digandeng. Setelah Clare Waight Keller, kini giliran Francesco Risso, mantan desainer Marni.
Francesco mendapat kepercayaan sebagai direktur kreatif GU. Kerap disebut 'adik' Uniqlo, lini ini lebih trend-driven dengan harga yang bahkan lebih ramah di kantong.
Selain memimpin arah kreatif GU, Risso juga akan mengembangkan lini kolaborasi baru bersama Uniqlo. Sebenarnya, bersinergi dengan Uniqlo bukan sesuatu yang baru bagi desainer Italia itu. Pada 2022, Uniqlo dan Marni pernah meluncurkan koleksi bersama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Risso hengkang dari Marni pada Juni 2025 setelah hampir 10 tahun mengabdi. Jejak karier Risso di dunia mode kelas atas terbilang solid. Desainer kelahiran Italia ini menempuh pendidikan fashion di Florence, New York, dan London, sebelum menghabiskan hampir satu dekade berkarier di Prada.
Pada 2016, ia dipercaya memimpin Marni dan sukses membangun identitas visual yang khas lewat sentuhan arts and crafts, humor, serta nuansa surealis yang kuat.
Francesco Risso menghadiri Fashion Trust Arabia 2025 di Doha, Qatar, pada akhir tahun lalu. (Foto: Taylor Hill/Getty Images) |
Namun, di balik reputasi kreatif tersebut, Marni di bawah kepemimpinan Risso sempat dikritik soal sisi komersial. Desain yang terkadang terlalu idealis lewat motif-motif digital dianggap sulit bersaing di pasar yang semakin pragmatis.
Meski begitu, koleksi Marni x Uniqlo membuktikan bahwa estetika Risso bisa diterjemahkan menjadi busana fungsional tanpa kehilangan karakter. Seperti rok bubble bermotif kotak hingga kemeja bunga bergaya lukisan, semuanya tampil wearable dan relevan untuk keseharian.
Dalam keterangan resminya, Fast Retailing menyebut penunjukan ini sebagai langkah strategis untuk "memperkuat kehadiran global GU" di fase pertumbuhan berikutnya. Di posisi barunya, Risso diharapkan mampu membentuk identitas kreatif GU agar semakin relevan di pasar internasional.
Pada 2024, Clare Waight Keller, mantan direktur kreatif Givenchy dan Chloé, ditunjuk sebagai direktur kreatif Uniqlo setelah sebelumnya menggarap lini Uniqlo: C. Fast Retailing bukan satu-satunya ritel yang menggaet desainer dari kelas premium karena pada tahun yang sama Zac Posen didapuk GAP sebagai desainer utama setelah menutup lini utamanya.
Peluncuran koleksi Uniqlo x Marni pada 2022 di Senayan City, Jakarta. (Foto: Daniel Ngantung/detikcom) |
Kolaborasi lintas segmen juga bukan hal baru. Rumah mode seperti Versace, Paco Rabanne, dan Comme des Garçons pernah bekerja sama dengan H&M. Sementara itu, Uniqlo sendiri rutin menggandeng nama-nama seperti JW Anderson, Lemaire, dan Jill Sander.
Di tengah kenaikan harga barang mewah yang kian menjauhkan kelas menengah aspiratif, kolaborasi dan pergerakan desainer ke brand terjangkau menjadi solusi yang win-win. Konsumen mendapat akses ke nama besar dengan harga yang lebih 'masuk akal', sementara brand memperoleh daya tarik kreatif dan volume penjualan yang lebih besar.
Jika berjalan sesuai harapan, langkah ini bukan hanya soal bisnis, tetapi juga tentang menghadirkan kreativitas ke dalam lemari pakaian sehari-hari-busana yang tidak hanya tampil di runway atau papan Pinterest, tetapi benar-benar dipakai dan dijalani dalam kehidupan nyata.
(dtg/dtg)
Perawatan dan Kecantikan
Solusi Rambut Rusak Akibat Styling? Andalkan Duo Haircare Jepang Ini!
Home & Living
Ibadah di Tengah Hari yang Sibuk? Mukena & Sajadah Nyaman Itu Penting
Pakaian Wanita
Datang Ke Kondangan Jadi Pusat Perhatian! Cukup Kebaya Mewah & Tas Kecil Ini
Elektronik & Gadget
Basesus Headphone Bowie D05 Bass Upgrade 2025, Headphone Serba Bisa dengan Bass Nendang & Baterai Tahan Lama!
Kejutan Naomi Osaka di Australian Open 2026, Pakai Outfit Bertema Ubur-ubur
Benarkah Victoria Beckham Tolak Desain Gaun Pengantin Menantu di Menit Akhir?
Ucapan Duka Mengalir untuk Valentino Garavani, Sang Kaisar Fashion Terakhir
Semua Model Dolce & Gabbana Berkulit Putih, Bella Hadid Geram
Desainer Italia Valentino Garavani Meninggal Dunia di Usia 93
Hadiri Lamaran Syifa Hadju & El Rumi, Geng Mamayu Kompak Berbusana Senada
Bela Keluarga Beckham, Eks Hair Stylist Sebut Nicola Peltz 'Apel Busuk'
Foto: Gaya Rihanna Pakai Jaket Rp 50 Juta, Nggak Ada Lawan
Gaya Asri Welas di Pemotretan Bareng 3 Anak, Seksi Bergaun Strapless















































