ADVERTISEMENT

4 Cara Menjaga Kesehatan Mental, Dimulai dari Hal-hal Sederhana

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop Kamis, 25 Agu 2022 17:07 WIB
Foto: Getty Images/iStockphoto/twinsterphoto Foto: Getty Images/iStockphoto/twinsterphoto
Jakarta -

Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Bahkan keduanya saling berhubungan dan memengaruhi satu sama lain.

Mental yang sehat bisa membantu kamu lebih fokus beraktivitas serta mengelola perasaan dan menghadapi setiap masalah yang sedang dihadapi. Namun pertanyaannya, bagaimana cara menjaga kesehatan mental?

Pertama-tama perlu dipahami terlebih dahulu definisi kesehatan mental. Menurut WHO (World Health Organization), kesehatan mental adalah keadaan sejahtera dan seimbang antara fisik, jiwa, juga sosial, bukan hanya ketidakhadiran suatu penyakit.

"Hal ini meliputi penilaian sunjektif seseorang tentang kesejahterann psikologis, efikasi diri, yakni bagaimana diri bisa produktif dan melakukan keseharian secara wajar. Lalu otonomi, punya kendali dan kesempatan untuk memilih, punya kendali penuh bagaimana nantinya hal-hal ini bisa mengaktualisasi diri kita. Sehingga bisa jadi sejahtera, seimbang dan punya kemampuan untuk mengembangkan diri," jelas Irwantja, konten kreator yang khusus membahas serba-serbi kesehatan mental, saat mengisi webinar Wolipop bertema 'Mental Health Check: Mental Merdeka Antidepresi', belum lama ini.

Pria yang biasa disapa Wantja ini membagikan tips meningkatkan kondisi mental dan diri sendiri. Setidaknya ada empat hal dasar yang perlu dilakukan untuk menjaga atau meningkatkan kesehatan mental.

1. Jaga Kesehatan Fisik

Ingat ungkapan 'Mens Sana in Corpore Sano'? Dalam Tubuh yang Sehat, Terdapat Jiwa yang Kuat, itu benar adanya. Sebab kesehatan mental sangat berhubungan dengan kesehatan fisik.

"Kesehatan mental akan sulit tetap terjaga saat kesehatan fisik tidak dalam kondisi yang prima," tutur Wantja.

Cara menjaga kesehatan fisik adalah dengan menjaga makan dengan konsumsi makanan sehat dan pola diet teratur. Selain itu juga mengusahakan agar tubuh tetap bergerak dan pintar-pintar mengatur waktu dalam keseharian.

"Jangan lupa istirahat karena penting banget. Jangan sampai kita bablas kerja malah jadi sakit," pesannya.

2. Refleksi Diri

Refleksi diri bisa dilakukan dengan mengumpulkan perspektif tentang diri sendiri dan berlatih untuk memberikan respons secara lebih efektif dan terkendali. Sehingga diharapkan nantinya menumbuhkan keinginan untuk belajar dan menjadi lebih baik lagi.

"Refleksikan apa yang kita sadari di pikiran lalu ditulis atau digambarkan. Bisa juga dengan menanyakan pendapat orang lain. Refleksikan kelebihan dan kekurangan jadi ada motivasi dan dorongan untuk belajar lagi. Kita bisa tahu apakah perlu ditingkatkan, bisa diperbaiki atau malah selama ini (kondisi kesehatan mental) sudah bagus," jelasnya.

Refleksi diri bisa juga dilakukan dengan membuat jurnal. Bisa dalam bentuk tulisan, coret-coretan atau gambar tentang hal-hal yang dirasakan saat itu.

"Semampunya yang penting maknanya dapat dan bisa nyampe ke diri sendiri. Coret-coret, ditulis jelek-jelek, lalu diremas, dirobek juga nggak apa-apa," tandasnya.

Cara menjaga kesehatan mental selengkapnya bisa disimak di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Bedanya Cemas di Quarter Life Crisis dan Anxiety Disorder"
[Gambas:Video 20detik]