Mengenal Diet DASH dan Cara Menjalaninya untuk Turun BB dengan Sehat
Diet DASH merupakan salah satu tipe diet yang dianggap paling sehat menurut sejumlah pakar kesehatan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan sejumlah ilmuwan dari Cardiovascular Associates of Virginia Beach, diet ini masuk dalam tiga pola makan paling sehat dan aman dilakukan dalam jangka panjang.
Selain itu diet DASH juga bisa diterapkan sebagai pola makan sehat sehari-hari. Lantas, seperti apa diet yang digadang-gadang sebagai salah satu yang terbaik ini?
Awal dari diciptakannya diet DASH sebenarnya bertujuan untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Itulah mengapa DASH meruopakan singkatan dari Dietary Approaches to Stop Hypertension.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui tekanan darah tinggi adalah salah satu pemicu utama penyakit kardiovaskular, seperti jantung hingga stroke, yang diketahui juga sebagai penyebab utama kematian di dunia.
Diet DASH menekankan pada konsumsi makanan lengkap yang kaya nutrisi, namun disarankan lebih banyak buah dan sayur. Diet ini juga mengharuskan konsumsi kacang-kacangan, daging tanpa lemak, ikan, ayam, gandum utuh serta lemak sehat.
Diet DASH membolehkan konsumsi susu namun hanya yang rendah lemak atau bebas lemak. Sangat disarankan mengonsumsi buah dan sayur bersama makanan kaya protein agar perut terasa kenyang lebih lama.
Menerapkan diet DASH terbukti dapat mengurangi berat badan sebanyak 3,6 kg dalam dua bulan. Memang tidak terlalu signifikan, namun diet yang baik memang seharusnya menurunkan berat badan secara bertahap dan melalui proses panjang.
Selain itu diet ini juga bagus untuk menurunkan kadar trigliserida yang tinggi. Trigliserida merupakan jenis lemak dalam darah dan merupakan hasil uraian tubuh pada makanan yang mengandung lemak dan kolesterol yang telah dikonsumsi, lalu masuk ke tubuh serta terbentuk di hati. Jika jumlahnya berlebihan, berisiko menyebabkan diabetes tipe 2.
Dalam diet DASH, makanan yang harus dihindari adalah yang mengandung kalori tinggi. Selain itu juga hindari makanan tinggi lemak dan garam.
(hst/hst)
Home & Living
Bingung Simpan Sepatu yang Numpuk? Cek Rekomendasi Rak Sepatu Anti Debu & Hemat Tempat di Sini!
Pakaian Wanita
Nggak Perlu Mahal-Mahal Nails Art! Pakai Fake Nails Ini untuk Tampilan Kuku Lebih Cantik
Olahraga
Latihan Harian atau Game Akhir Pekan, Ini 3 Bola Voli yang Tetap Nyaman di Lapangan
Hobi dan Mainan
Commuting Tiap Hari atau Sering Butuh Fokus? Soundcore by Anker Q20i Bisa Redam Bising dan Nyaman Dipakai Seharian
Kisah Wanita 62 Tahun Hamil Lagi Setelah Anaknya Meninggal, Jadi Kontroversi
Bahaya Mencabut Bulu Hidung yang Jarang Disadari, Bisa Picu Infeksi Pernapasan
Penyebab Kuku Berwarna Kuning dan Tips Mengatasinya Agar Tampak Sehat
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
Heboh Wanita 'Nyemplung' di Kolam Tetangga Tanpa Busana, Ingin Jadi Mermaid
Potret Cantik Putri Denmark yang Viral Dijodohkan dengan Putra Donald Trump
Rompi Lepas Pasang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Raup Cuan Ratusan Juta
Curhat Wendy Red Velvet Makan karena Terpaksa, Bikin Fans Khawatir











































