Mengenal Milia Pada Wajah dan 7 Cara Menghilangkannya

Lukita Wardhani - wolipop Sabtu, 17 Jul 2021 11:10 WIB
Young woman has problems with skin on the face Milia pada wajah dan cara menghilangkannya. Foto: Getty Images/iStockphoto/LeventKonuk
Jakarta -

Tahukah kamu bruntusan berwarna putih di wajah adalah masalah kulit milia? Jika kamu mengalaminya, berikut cara menghilangkan milia.

Milia seperti dikutip dari healthline, merupakan benjolan putih kecil yang muncul di kulit, biasanya muncul di kening, hidung, pipi, dan dagu, meskipun tidak menutup kemungkinan muncul di tempat lainnya. Milia berkembang saat serpihan kulit terperangkap di bawah permukaan kulit dan paling sering terjadi pada bayi yang baru lahir.

Menurut penelitian pada 2008, 40- 50 persen bayi yang baru lahir memiliki milia di kulit mereka di waktu satu bulan setelah lahir. Namun milia bukan hanya pada bayi, masalah kulit ini juga bisa terjadi pada remaja hingga orang dewasa.

Berikut cara mencegah dan menghilangkan milia:

1. Jangan Memegang atau Menggaruk Sembarangan

Jangan biarkan tangan kamu dengan bebasnya memegang wajah di area yang terkena milia. Pasalnya itu dapat menyebabkan benjolan berdarah, keropeng, dan bekas luka. Menggaruk kulit juga bisa membawa kuman ke area tersebut. Hal ini dapat menyebabkan infeksi.

2. Bersihkan Area yang Terkena Milia

Pastikan kamu mencuci wajah dengan sabun yang bebas paraben dan mengusapnya secara lembut setiap hari. Sabun apa pun yang tidak lembut akan menghilangkan minyak yang dibutuhkan wajah kamu agar tetap seimbang dan sehat. Setelah dicuci, tepuk-tepuk kulit wajah hingga kering karena akan membantu mencegah kulit dari gesekan atau kekeringan.

3. Menguap Wajah Untuk Membuka Pori-Pori

Setelah membersihkan area yang terkena milia, kamu bisa membuka pori-pori wajah dengan uap untuk menghilangkan iritasi lebih lanjut. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan:

- Menggunakan pancuran ari hangat yang dibiarkan mengalir hingga perlahan menguap

- Duduk di dalam ruangan beruap hangat selama 5 sampai 8 menit. Uap akan dengan lembut membuka pori-pori kamu, hal itu bisa melepaskan serpihan kulit atau iritasi lainnya.

- Setelah duduk di uap, matikan pancuran dan tunggu beberapa menit. Keringkan wajah dan bilas dengan air hangat untuk menghilangkan iritasi sebelum keluar dari ruangan yang beruap.

4. Eksfoliasi Area Wajah Dengan Lembut

Pengelupasan kulit yang lembut dapat membantu menjaga kulit terbebas dari iritasi yang menyebabkan milia. Carilah pembersih yang mengandung asam salisilat, asam sitrat, atau asam glikolat. Pengelupasan kulit terlalu banyak dapat mengiritasi kulit, jadi jangan lakukan setiap hari. Coba lakukan seminggu sekali dan lihat perubahan pada milia kamu.

5. Lakukan Scrub Wajah

Hati-hati dalam melakukan scrub di wajah, karena jika dilakukan terlalu kuat untuk kulit dapat menyebabkan lebih banyak milia yang muncul. Jika kamu sudah menggunakan scrub secara rutin mungkin aman untuk terus melakukannya. Bahkan mungkin membantu membersihkan milia. Jika kamu memiliki kulit sensitif terhadap bahan-bahan dalam pengelupasan wajah, ini bisa memperburuk milia.

6. Gunakan Krim Retinoid

Beberapa peneliti merekomendasikan krim retinoid topikal untuk menghilangkan milia. Krim retinoid mengandung vitamin A. Vitamin ini sangat penting untuk kesehatan kulit. Gunakan produk apa pun yang mengandung retinoid atau bentuknya yang lebih rendah seperti retinol. Cukup gunakan sekali sehari dan pakailah saat wajah bersih dan kering.

Saat menggunakan krim retinoid atau retinol, penting untuk menggunakan tabir surya setiap hari karena dapat melindungi dari kerusakan kulit yang disebabkan oleh paparan sinar matahari.

Kamu harus memakai tabir surya setiap hari untuk melindungi kulit wajah dari sinar ultraviolet. Manfaat tambahan dari tabir surya yang tepat dapat berupa penurunan iritasi kulit yang menyebabkan milia. Carilah tabir surya yang dirancang khusus untuk digunakan pada wajah. Pastikan tabir surya tersebut memiliki SPF 30 atau lebih tinggi. Jika kulit kamu sangat sensitif terhadap sinar matahari, pertimbangkan untuk menggunakan produk dengan SPF 100.

Tabir surya yang paling ramah kulit akan memiliki minyak mineral sebagai dasarnya dibandingkan dengan minyak lain yang dapat menyumbat kulit. Baca terlebih dahulu bahan yang terkandung di tabir surya kamu dengan hati-hati untuk memastikan tidak mengandung apa pun yang membuat alergi dan sensitive.

Itulah beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mencegah dan mengatasi milia pada wajah.



Simak Video "Temuan Kepolisian soal Skandal yang Jerat Kris Wu"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)