Tya Ariestya Bicara Soal Buku Dietnya yang Dikritik, Pilih Tak Membela Diri

Rahmi Anjani - wolipop Kamis, 15 Apr 2021 18:30 WIB
Tya Ariestya Foto: Instagram/@tya_ariestya
Jakarta -

Setelah bergelut dengan berat badan, Tya Ariestya kini sukses turun hingga 26 kg. Ia pun membagikan perjuangannya menyusutkan bobot tubuh melalui sebuah buku yang jadi viral. Sayangnya, metode diet ala Tya Ariestya mendapatkan banyak kritik, termasuk dari ahli gizi. Sempat menolak berkomentar, akhirnya Tya memberikan tanggapan mengenai cara dietnya yang jadi perdebatan.

Tya Ariestya membahas buku dan metode diet yang dilakukannya dalam video terbaru di YouTube Deddy Corbuzier. Tahu bahwa tulisannya mengundang kritik, wanita yang dikenal sebagai pesinetron dan presenter itu sempat memilih diam dan tidak membela diri. Kali ini, ia pun menjelaskan apa yang membuat buku The Journey of Fit Tya Ariestya itu dipermasalahkan.

"Buat aku diet yang aku lakukan sudah benar, aku turun 26 kg. Kalau ada yang mempermasalahkan, diet aku ini dipantau oleh dokter dan ada goal-nya itu untuk bisa hamil lagi," ungkapnya.

Tya lalu menjelaskan jika ia sempat mengalami asam urat dan kolesterol tinggi sebelum diet. Selain karena gaya hidup kurang sehat, hal itu juga disebabkan karena keinginannya untuk memproduksi ASI banyak dan program hamil.

"Jadi waktu itu aku agak obses sama ASI. Aku kan menyusui dan aku semangat banget pengen ASInya banyak setiap pumping dengan makan banyak, minum susu almond, kacang ijo. Jadi sarapan aku waktu itu nasi goreng, satu mangkok daun katuk, ditambah kacang ijo. Banyak ASInya bener tapi abis itu aku asam urat," ujar ibu dua anak itu.

Setelah itu, Tya Ariestya pergi ke dokter untuk berkonsultasi tentang cara diet. Ia mengaku jika apa yang dituliskan di buku tersebut telah disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kesehatannya juga tujuan untuk hamil. Hal itu lah yang sepertinya kurang ditekankan dalam buku sehingga menimbulkan kontroversi. Ditambah lagi Tya juga menuliskan jika sayur bisa menambah berat badan.

"'Sayur bisa menambah berat badan dan aku yang nggak suka sayur, aku senang banget sama statement itu.' Jadi sebenarnya ini cerita untuk aku mungkin karena buku ini aku buat sendiri jadi ada misleading editorial segala macam jadi kesannya untuk semua orang padahal ini untuk case aku yang memang dari kecil tidak terbiasa makan sayur," jelas wanita yang jago taekwondo itu.

Mengenai buku dan cara dietnya yang ramai dikritik, Tya mengaku tak ingin membela diri karena hanya akan membuat permasalahan semakin ramai dan banyak orang semakin bingung. Namun ia menekankan lagi jika metode itu disesuaikan dengan tubuhnya dan sudah mencapai target. Selain turun 26 kg, Tya mengaku sekarang sudah punya sel telur yang besar tanpa suntik hormon, hasil lab kesehatan yang bagus, dan bisa berolahraga dengan nyaman.

Dijelaskan pula bahwa tujuannya menulis buku adalah berbagi pengalaman dan memotivasi. "Tujuan aku nulis buku untuk menunjukkan aku pernah kayak gitu, asal apa asal niat, disiplin, diet apapun kalau nggak disiplin nggak bakal bisa, dan harus konsisten," saran Tya Ariestya.

[Gambas:Youtube]



(ami/ami)