Jadi OTG, Wanita Ini Baru Tahu Positif Corona Setelah Mau Sembuh

Kiki Oktaviani - wolipop Senin, 05 Okt 2020 06:00 WIB
Putri Arishandy, wanita Jakarta yang OTG Foto: dok. Instagram
Jakarta -

Putri Arishandy menjadi salah satu di antara ribuan orang lainnya yang menjadi OTG (orang tanpa gejala) setelah terpapar Corona. Wanita yang akrab disapa Shandy itu kaget saat dia didiagnosa dokter bahwa kemungkinan dia terpapar Corona sudah lebih dari satu bulan lamanya.

Diakui Shandy, dia memang masih disibukkan meeting bertemu orang lain. Namun ketika meeting, Shandy mengikuti protokol dengan selalu menggunakan masker dan mencari tempat outdoor.

Menurut Shandy, saat dicek angka CT Value (kadar Corona) sudah menunjukkan angka kesembuhan. Angka CT Value Shandy saat itu 33. Untuk mereka yang negatif Corona angka biasanya di atas 40.

"Angka gue di 33. Angka ini masih menularkan orang lain. Kondisi gue OTG. Menurut dokter kemungkinan gue sudah terpapar dari 1,5 bulan lalu kalau dilihat dari angkanya yang sudah mau sembuh," kata Shandy saat dihubungi Wolipop, Minggu (4/10/2020).

Shandy melakukan swab test sekitar tiga minggu lalu. Saat tahu positif Corona, Shandy merasa panik, terlebih dia memiliki anak yang masih kecil di rumahnya. Namun Shandy bersyukur bahwa orang-orang di rumahnya tidak ada yang terpapar.

Kabar baik pun datang setelah empat hari dia swab test pertama kali. Pada swab kedua, hasilnya negatif. Menurut dokter, Shandy beruntung memiliki imun yang bagus.

"Gue sampai disangka atlet sama dokter karena proses penyembuhan gue cepet banget," ucap Shandy.

Meski hasil swab sudah negatif, namun sampai saat ini Shandy bingung dengan hasil rapid test-nya yang selalu menunjukkan reaktif. Wanita 34 tahun itu masih diminta untuk melakukan isolasi mandiri hingga saat ini.

Menurutnya, Corona membingungkan dan melelahkan. Shandy mengaku bahwa Corona sedikit banyak telah menyerang psikisnya.

"Parno pasti ada. Gue sampai stres. Apalagi gue kan juga ada asma. Sedih, bingung, campur aduk. Dengan hasil rapid yang masih reaktif otomatis gue belum boleh ketemu anak dulu. Padahal swab sudah negatif. Capek juga harus bolak-balik rapid," jelas Shandy.



Simak Video "Tak Mau Kalah dengan Pandemi, Pengrajin Batik Ciptakan Inovasi"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)