Ramai Ancaman Boikot Kosmetik Lokal Dear Me Beauty di Twitter, Ini Sebabnya

Hestianingsih - wolipop Sabtu, 25 Jul 2020 14:19 WIB
Produk concealer Dear Me Beauty. Produk concealer Dear Me Beauty. Foto: Dok. Dear Me Beauty
Jakarta -

Brand kecantikan asal Indonesia, Dear Me Beauty, dihujani kritik dan mendapat ancaman boikot dari netizen. Berawal dari komentar salah satu akun yang mempertanyakan variasi warna concealer untuk kulit lebih gelap.

Pada Jumat (24/7/2020), Dear Me Beauty mengunggah seri foto dan video untuk promosi produk terbaru mereka, Perfect Conceal Serum Skin Corrector di TikTok dan Instagram. Ada enam pilihan warna tersedia yang diperuntukkan bagi kulit cerah, kulit medium dan medium-plus.

Salah satu netizen di TikTok pun bertanya kenapa Dear Me Beauty tidak menyediakan warna yang lebih gelap lagi. Namun pertanyaan itu direspons dengan jawaban admin yang menurut netizen kurang tepat.

"Mon maap tpi kenapa ga ad yang darker shades ya," tanya netizen di kolom komentar.

Dear Me Beauty kemudian merespons, "Biasa yg komentar begini kulitnya juga pakai bisa pakai warna yg tersedia..."



Jawaban admin Dear Me Beauty ternyata memicu amarah netizen baik di TikTok maupun Instagram. Tak sedikit yang menyayangkan jawaban itu dan menganggap brand tersebut arogan. Sebab tak sedikit wanita Indonesia yang memiliki warna kulit sawo matang dan gelap, tak hanya cerah, atau medium.

"Seharusnya kalo ditanya kenapa gaada shade lebih gelap jgn bales "biasanya yg ngomen gini bisa make warna yg tersedia" please makin males dukung brand lokal kalo ngasih komen arogan kayak gini," kritik netizen.



"Setujuuu, kayak apa banget dah tinggal bilang maaf belum tersedia atau apa kek, malah dijawab gitu. Skipppp," tulis netizen lain mengamini.

"I really wanna buy your products but seeing how yall respond to people who want more diversity in your shade...might cancel," komentar netizen lagi.

'Keramaian' ini ternyata merambah ke Twitter. Netizen dengan nama akun @uuukorapat kemudian mengunggah tangkapan layar pihak Dear Me Beauty yang menyatakan akan menambah variasi warna jika ada permintaan.

"Doakan warna shades medium plus kami ada demand nya agar kami bisa tambah variant warna lebih banyak," tulis Dear Me Beauty.

Masalah ini ternyata sampai juga ke telinga @livjunkie, salah satu beauty influencer dan vlogger Indonesia. Liv diketahui cukup vokal mengritik ketersediaan pilihan warna foundation maupun concealer keluaran brand Indonesia untuk pemilik kulit gelap.

"Buat yg pernah dapet balesan komen dari brand yg merendahkan kritik kalian pls let me know," cuit Liv.

Dia pun melanjutkan, "I dont want to support a brand yg sikapnya baik di depan gue tapi begini ke calon kostumer disaat mereka dpt penghasilannya yah dari kalian."

Ancaman boikot pun diserukan sejumlah netizen:

Brand kosmetik lokal Dear Me Beauty diancam diboikot.Brand kosmetik lokal Dear Me Beauty diancam diboikot. Foto: Tangkapan layar Twitter
Brand kosmetik lokal Dear Me Beauty diancam diboikot.Brand kosmetik lokal Dear Me Beauty diancam diboikot. Foto: Tangkapan layar Twitter
Brand kosmetik lokal Dear Me Beauty diancam diboikot.Brand kosmetik lokal Dear Me Beauty diancam diboikot. Foto: Tangkapan layar Twitter

Mendapat banyak kritik, Dear Me Beauty mengunggah surat permintaan maaf di Instagram. Mereka mengakui bahwa salah satu admin TikTok dan Instagram telah menulis komentar yang tidak bertanggungjawab. Brand yang pernah berkolaborasi dengan Sasa, Yupi dan Nissin ini menyatakan telah mengambil tindakan tegas atas perilaku tersebut.

[Gambas:Instagram]



"Kami benar-benar tidak memaafkan sikap seperti ini di Dear Me Beauty, dan kami telah memberikan sanksi terkait masalah ini. Kami berterimakasih pada kalian karena telah memberi pencerahan," tulis Dear Me Beauty.

"Sebagai brand lokal yang didukung orang-orang sudah ada dalam DNA kami untuk melayani komunitas kami dan semua respons dan komentar kami tanggapi dengan serius bagi perkembangan brand dan efek yang berkelanjutan. Kami percaya pada keberagaman dan inklusivitas dan telah memantapkan rencana di masa depan untuk menambah pilihan warna dan membuatnya lebih mudah diakses secara luas."

"Kami tahu tidak ada kata-kata yang bisa mengobati sakit hati yang ditimbulkan tapi kami ingin kalian tahu bahwa kami berjanji akan melayani dengan lebih baik di semua aspek. KAMI BERJANJI. Sekali lagi, dengan tulus kami minta maaf," tutupnya.



Simak Video "Yuk Intip Proses Pembuatan Sepatu Rajut Lokal!"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)