Cara Menghilangkan Jerawat: Lakukan 3 Resolusi Kecantikan Ini di 2026
Sebal dengan jerawat yang membandel? Yuk lakukan resolusi kecantikan ini di 2026.
Jerawat masih menjadi salah satu masalah kulit yang paling sering dikeluhkan, baik oleh remaja maupun orang dewasa. Tidak sedikit orang merasa sudah mencoba berbagai produk dan perawatan, tapi jerawat tetap saja muncul dan sulit dikendalikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi tersebut kerap menimbulkan rasa frustrasi hingga menurunkan rasa percaya diri. Padahal menurut para dokter kulit, kulit berjerawat sebenarnya bisa ditangani dengan lebih baik jika perawatannya dilakukan secara tepat dan konsisten.
Banyak kasus jerawat memburuk bukan karena kurangnya produk, melainkan kesalahan dalam cara penggunaan dan kebiasaan perawatan sehari-hari. Dibanding terus berganti-ganti produk, para dermatolog menyarankan untuk mulai membuat 'resolusi kecantikan' yang realistis.
Mengutip situs American Academy of Dermatology Association, mari simak tiga resolusi kecantikan yang bisa dilakukan sebagai cara menghilangkan jerawat secara bertahap dan aman:
1. Konsisten Perawatan Jerawat dan Bersabar Menunggu Hasil
Salah satu kesalahan paling umum dalam mengatasi jerawat adalah terlalu sering mengganti produk. Banyak orang berharap jerawat bisa hilang dalam hitungan hari sehingga langsung mencoba produk baru setiap kali muncul jerawat.
Padahal dokter kulit menegaskan bahwa perawatan jerawat membutuhkan waktu untuk bekerja secara optimal. Para dermatolog menyarankan agar satu produk jerawat digunakan setidaknya selama 4 hingga 6 minggu sebelum menilai hasilnya.
Jika perawatan tersebut cocok, biasanya akan terlihat perbaikan bertahap dalam rentang waktu tersebut. Bahkan untuk mendapatkan kulit yang benar-benar bersih, dibutuhkan waktu 2 hingga 3 bulan atau lebih.
Mengganti produk terlalu cepat justru bisa mengiritasi kulit dan memicu jerawat baru. Jika sudah terlihat adanya perbaikan, perawatan sebaiknya tetap dilanjutkan. Bahkan saat jerawat mulai mereda, pengobatan tetap perlu digunakan untuk mencegah timbulnya jerawat baru.
Konsistensi menjadi kunci utama agar hasil yang didapatkan bisa bertahan lama.
2. Pakai Kombinasi Bahan Aktif yang Tepat
Foto: Dok. Brand
Untuk itu, bila setelah 4 hingga 6 minggu tidak terlihat perbaikan, dermatolog menyarankan untuk menambahkan produk kedua yang menargetkan penyebab jerawat yang berbeda. Namun penambahan produk ini harus dilakukan dengan bijak.
Sebagai contoh, jika sudah menggunakan produk dengan kandungan benzoyl peroxide untuk mengurangi bakteri penyebab jerawat, produk kedua sebaiknya mengandung bahan aktif lain, seperti retinoid atau asam salisilat. Retinoid, seperti adapalene, membantu membuka pori-pori dan mengurangi minyak berlebih, sementara asam salisilat berfungsi meredakan peradangan sekaligus membersihkan pori-pori.
Meski banyak produk jerawat tersedia bebas tanpa resep dokter, sebaiknya kamu tidak mencoba terlalu banyak produk sekaligus. Cukup satu atau dua produk dengan bahan aktif yang tepat, lalu beri waktu bagi kulit untuk beradaptasi.
Terlalu banyak produk justru bisa membuat kulit 'stres' dan memperparah jerawat.
3. Menerapkan Rutinitas Skincare yang Tepat
Foto: Getty Images/iStockphoto/Prostock-Studio.
Dokter kulit merekomendasikan mencuci wajah dua kali sehari, yakni saat bangun dan sebelum tidur, serta setelah berkeringat. Mencuci wajah terlalu sering justru dapat mengiritasi kulit dan memperburuk jerawat.
Selain itu, kebiasaan menggosok wajah dengan keras sebaiknya dihindari. Meski kulit terasa berminyak atau kotor, menggosok wajah hanya akan memperparah peradangan. Bersihkan wajah secara lembut dengan pembersih yang sesuai jauh lebih efektif untuk menjaga kesehatan kulit.
Pemilihan produk perawatan dan kosmetik pun berperan besar. Gunakan produk yang berlabel non-comedogenic, oil free, atau tidak menyumbat pori.
Meski demikian, tidak semua produk cocok untuk setiap orang. Jika masih muncul jerawat, mungkin diperlukan beberapa kali percobaan hingga menemukan produk yang paling sesuai dengan kondisi kulit.
Tak kalah penting, hindari kebiasaan menyentuh, memencet, atau memecahkan jerawat. Menurut para ahli, memencet jerawat justru dapat memperparah kondisi kulit dan meningkatkan risiko bekas jerawat.
Jika jerawat masih membandel meski sudah menerapkan berbagai langkah tersebut, berkonsultasi dengan dokter kulit menjadi solusi terbaik.
Dengan perawatan modern dan bantuan dermatolog, hampir semua jenis jerawat sebenarnya dapat diatasi. Dokter kulit bisa menyusun rencana perawatan yang disesuaikan dengan kebutuhanmu.
Perawatan dan Kecantikan
Rekomendasi Body Scrub Lokal dengan Kualitas Premium Favorit Banyak Orang!
Perawatan dan Kecantikan
Rambut Kering, Kusut, dan Bercabang? Saatnya Andalkan Perawatan Intensif dari MORA !
Hobi dan Mainan
Retouch Intercom X5 Pro, Partner Andalan untuk Touring Jarak Jauh
Olahraga
LM510 Raket Padel Profesional, Kontrol Stabil dan Nyaman untuk Permainan Lebih Konsisten
9 Rekomendasi Serum Niacinamide Terbaik Agar Makin Glowing
Kulit Kemerahan karena Jerawat? Ini Cara Menenangkannya Tanpa Iritasi
Blake Lively Anggap Rambut sebagai Identitas, Lebih Penting dari Makeup
Rambut Beruban Tak Harus Kusam, Ini Cara Merawatnya agar Tetap Sehat Menawan
Ngeri! Kisah Wanita yang Implan Payudaranya Bocor dan Bernanah
Perbedaan Tinggi Badan Elle Fanning dan Kekasih di Golden Globes Jadi Sorotan
Sinopsis Escape Plan 2 di Bioskop Trans TV Hari Ini
Siapa Yerin Ha? Aktris Korea-Australia Jadi Bintang Baru Bridgerton Season 4
9 Rekomendasi Serum Niacinamide Terbaik Agar Makin Glowing














































