Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Demi Sixpack, Pria Habiskan Rp 9,3 M Suntik Hyaluronic Acid, Ini Hasilnya

Vina Oktiani - wolipop
Rabu, 12 Nov 2025 08:39 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Andy Hao Tienan
Foto: Douyin via SCMP
Jakarta -

Bagi banyak pria, punya perut sixpack adalah simbol tubuh ideal yang banyak didambakan. Tapi apa jadinya jika seseorang memilih jalan pintas ekstrem demi mendapatkannya?

Melansir SCMP, hal itulah yang dilakukan seorang pria asal China bernama Andy Hao Tienan, yang viral karena mengaku menghabiskan 4 juta yuan (sekitar Rp 9,3 miliar) untuk menyuntikkan hyaluronic acid ke tubuhnya agar terlihat sixpack.

Hao, yang berasal dari Provinsi Heilongjiang sendiri dikenal sebagai kreator konten fashion dan kecantikan dengan lebih dari 100 ribu pengikut. Ia mengaku jadi orang pertama di China yang memiliki perut kotak hasil suntikan hyaluronic acid, sebuah bahan alami yang biasa digunakan untuk melembapkan kulit atau mengisi volume wajah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Andy Hao TienanAndy Hao Tienan Foto: Douyin via SCMP

Dalam pernyataannya, Hao mengaku sudah menyelesaikan 40% dari target 10.000 dosis suntikan. Sebelumnya, ia juga melakukan suntikan di bagian bahu, tulang selangka, dada, dan perut demi bisa membentuk 'otot buatan'. Menurut Hao, alasan utamanya melakukan prosedur ekstrem tersebut ialah karena tidak berhasil membentuk otot melalui olahraga.

"Saya tahu otot tidak tumbuh pada orang pengecut, tapi saya sudah menjalani banyak suntikan. Saya bukan pengecut lagi," ujarnya dalam salah satu videonya.

ADVERTISEMENT
Andy Hao TienanAndy Hao Tienan Foto: Douyin via SCMP

Hao bahkan berencana mendaftar ke Guinness World Records jika 'abs buatan' miliknya bisa bertahan lebih dari tiga tahun, dan berjanji akan memamerkan secara langsung aksi memecahkan kenari di perutnya.

Dalam video terbaru yang ia unggah lima bulan setelah prosedur, Hao mengatakan sangat puas dengan hasilnya. Ia menyebut bentuk perutnya tidak berubah dan malah terlihat semakin alami seiring waktu.

Namun, tidak semua orang setuju akan hal tersebut. Li Jialun, dokter bedah plastik dari Union Hospital, Wuhan, memperingatkan bahwa suntikan sebanyak itu bisa merusak jaringan kulit hingga menyebabkan nekrosis atau kematian sel.

"Hasilnya mungkin tampak realistis saat diam, tapi akan terlihat aneh ketika bergerak. Bahkan, tekanan dari filler bisa membuat otot alami makin tipis," jelasnya.

(vio/vio)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads