ADVERTISEMENT

Idap Gangguan Makan, Pria Ini 17 Tahun Bertahan Hidup Hanya Makan Mac & Cheese

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop Senin, 02 Jan 2023 08:00 WIB
Austin Davis, pria yang cuma makan macaroni & cheese selama 17 tahun. Austin Davis, pria yang cuma makan macaroni & cheese selama 17 tahun. Foto: Tangkapan Layar YouTube/VICE
Florida -

Austin Davis terlihat seperti pemuda pada umumnya. Pria 20 tahun ini tampak sehat dengan tubuh yang sedikit tambun. Namun di balik perawakan itu, dia mengalami gangguan makan.

Selama 17 tahun Austin Davis bertahan hidup hanya dengan makan macaroni and cheese, yakni pasta macaroni yang dipanggang atau dimasak bersama lelehan keju. Dia tidak bisa menelan makanan lain karena hanya itu rasa makanan yang familiar dengan lidahnya.

Saat pergi ke supermarket, pria yang tinggal di sebuah kota kecil bernama Keystone Heights, Gainesville, Florida, ini menyebut bagian daging mentah sebagai 'pemandangan neraka'. Austin juga tidak mengenali sebagian besar jenis sayur mayur.

Satu-satunya makanan yang dia beli untuk dirinya sendiri adalah produk macaroni and cheese instan dari merek tertentu. Sebab menurutnya hanya itu makanan yang menurutnya 'paling konsisten' dan 'rasanya selalu sama'.

Austin Davis, pria yang cuma makan macaroni & cheese selama 17 tahun.Austin Davis, pria yang cuma makan macaroni & cheese selama 17 tahun. Foto: Tangkapan Layar YouTube/VICE

"Saya tidak mau bilang kecanduan mac and cheese karena kedengarannya sangat aneh, tapi tubuh saya tidak membiarkan saya makan yang lain," ujar Austin dalam program dokumenter yang ditayangkan Vice.

Austin menyimpan stok macaroni and cheese instan dalam satu lemari besar. Saat mendekati jam makan, pria yang tinggal bersama kakek dan neneknya ini akan membuat menunya sendiri, dan menikmatinya sambil melakukan aktivitas lain.

Austin bukannya tidak sadar bahwa pola dietnya itu bisa mengganggu kesehatan. Bahkan terkadang dia juga merasa mual karena selalu menyantap makanan yang sama. Namun dirinya terlalu takut untuk mencoba diet lain.

Austin Davis, pria yang cuma makan macaroni & cheese selama 17 tahun.Austin Davis, pria yang cuma makan macaroni & cheese selama 17 tahun. Foto: Tangkapan Layar YouTube/VICE

"Saat mencoba makan makanan baru, hal pertama yang terjadi adalah seperti ada penutup mata pada makanan tersebut," ujarnya.

Dia melanjutkan, "Sampai pada titik di mana itu seperti entah bagaimana di tangan saya, saya akan memakannya seperti, begitu masuk ke mulut, seperti ada ledakan sensorik dari semuanya - 'oh teksturnya seperti ini, ini konsistensinya, begini rasanya di mulut, oh Tuhan ada rasanya dan ada banyak rasa baru yang belum pernah dirasakan sebelumnya,' meski saya suka apa yang saya coba, secara tidak sadar saya akan muntah."

Austin mengalami gangguan makan yang dinamakan Avoidant/Restrictive Food Intake Disorder (ARFID). Kondisi ini masuk dalam kategori gangguan kecemasan yang ditandai dengan penolakan terus-menerus untuk makan makanan tertentu atau makan jenis makanan apa pun karena respons negatif dari karakteristik sensorik tertentu dari makanan tersebut.

ARFID biasanya dialami sejak seseorang masih kecil dan ada peristiwa atau pengalaman tertentu yang memicunya. Kondisi ini lebih umum terjadi pada pria dibandingkan wanita.

Austin kini rutin menemui terapis untuk mengatasi gangguan makannya tersebut. Dia berharap indra pengecapnya bisa toleran dengan rasa yang lebih beragam.



Simak Video "Miss Universe Internasional Beri Lisensi ke Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)