ADVERTISEMENT

TikTok Viral Verificator

Cerita Wanita Viral Alami Penyakit Langka, Usia 28 Wajah bak Nenek-nenek

Gresnia Arela Febriani - wolipop Minggu, 25 Des 2022 16:00 WIB
Wanita kelahiran tahun 1994 viral, mengalami penyakit langka. Wajahnya terlihat lebih tua dari usianya. Foto Puspa Sari yang mengalami penyakit langka. Foto: Dok TikTok @puspaa126.
Bekasi -

Belum lama ini beredar video seorang wanita sedang bernyanyi, suaranya lembut dan merdu khas remaja. Videonya menjadi viral karena wajah wanita itu terlihat lebih tua dibanding suaranya.

Adalah pemilik akun TikTok @puspaa126 yang viral karena unggahannya mengaku mengalami penyakit langka yang membuat wajahnya lebih tua dari usianya. Dalam unggahannya yang viral dia menyanyikan ulang lagu yang berjudul Berhak Bahagia milik Aurel Hermansyah.

Wanita tersebut diketahui bernama Puspa Sari. Ia mengaku kerap disangka nenek-nenek padahal usianya masih 28 tahun.

"Sering dikira nenek-nenek gara-gara pnyakit langka yang aku derita..umur 28, lahir 20 July 1994," tulis bio akun TikTok @puspaa126.

Wanita kelahiran tahun 1994 viral, mengalami penyakit langka. Wajahnya terlihat lebih tua dari usianya.Wanita kelahiran tahun 1994 viral, mengalami penyakit langka. Wajahnya terlihat lebih tua dari usianya. Foto: Dok TikTok @puspaa126.

Wajah Puspa terlihat sudah berkerut dan kendur. Ia mengunggah video selanjutnya di TikTok soal awal mula mengidap penyakit langka.

"Karena masih banyak yang nanya. Di sini aku mau cerita dulu biduran. Tapi kata dokter penyebabnya belum diketahui. Dulu waktu kecil belum ada, aku biduran sekiat usia 10 tahun," jelasnya.

Puspa juga memberikan penjelasan kepada warganet karena banyak yang mengira wajahnya editan. "Jadi wajah aku asli, karena aku memiliki penyakit langka yang menyebabkan wajah aku seperti ini. Umur aku masih 28 tahun. Ini bukan dari lahir ya," ungkap Puspa.

Di TikTok, Puspa kerap mengunggah kegiatan sehari-hari. Ia juga menunjukkan keahliannya dalam dubbing suara karakter. Selain itu, dalam kesehariannya, dia berjualan busana anak hingga dewasa.

"Jangan ajarin aku bagaimana caranya bersabar dan nyemangatin diri. Karena kurang lebih 18 tahun aku sudah bersabar dan nyemangatin diri aku sendiri dengan kondisi penyakit langka yang aku derita. 18 tahun itu bukan waktu yang singkat kan?" ucap Puspa.

Wanita yang berasal dari Sigantang, Bogor, Jawa Barat ini mengunggah foto ijazah SMA untuk menjawab keraguan netizen yang mempertanyakan keaslian penampilannya. Dia juga membagikan foto saat masih SD dan SMP.

Videonya viral, Puspa mendapatkan banyak dukungan dari warganet. Puspa juga mengungkapkan sudah menerima dan berdamai dengan diri sendiri.

"Mulai lah berdamai dengan diri sendiri. Walaupun aku bukan apa-apa seperti orang-orang tapi setidaknya aku bahagia dengan diri aku sendiri. Aku bisa memotivasi banyak orang, aku bisa membangkitkan semangat orang karena keadaan fisik. Mulai sekarang jangan pernah insecure ya, di luar sana ujiannya banyak yang lebih jauh dari kita," ucap Puspa. Kisah viralnya KLIK DI SINI.

@puspaa126

tapi apapun itu...aku masih bersujur dengan hidup q😊😊

♬ suara asli - sari

Konfirmasi Wolipop

Wolipop sudah mewawancarai Puspa Sari yang viral karena wajahnya terlihat lebih tua dari usianya. Dia mengaku mengalami penyakit langka yaitu progeria. Progeria atau progeria Hutchinson-Gilford disebabkan oleh perubahan (mutasi) pada gen tunggal bernama LMNA.

"Jadi aku itu mengalami penyakit langka yaitu penyakit penuaan dini. Penyakit yang menyerang kulit. Jadi seperti yang terlihat kulit aku tidak terlihat seperti anak seusia aku," ungkap Puspa lewat pesan suara kepada Wolipop.

Puspa kelahiran Sumatera Barat dan kini tinggal di Bekasi. Ia mengaku fungsi organ dan tenaga normal seperti seusianya.

"Aku kan lahirnya 21 Juli 1994, seharusnya di umur 28 tahun aku tidak seperti ini tapi karena sakit itu mengakibatkan aku seperti ini. Organ, tenaga dan penglihatan tidak berpengaruh sama sekali," kata Puspa.

Wanita berhijab ini menuturkan mulai divonis penyakit progeria saat usia 10 tahun. Ia menjelaskan penyakit tersebut bukan dari keturunan.

"Saat usia 10 tahun aku divonis progeria. Tapi setelah besar banyak yang bilang cutis laxa, artinya sama yaitu penuaan dini. Tapi aku sakitnya bukan dari lahir tapi dari usia 10 tahun dan sakit aku juga bukan keturunan," tegas Puspa yang sejak awal divonis progeria selalu diberi semangat oleh orangtuanya.

(gaf/gaf)