ADVERTISEMENT

7 Makanan untuk Melancarkan BAB Secara Alami, Bye Bye Sembelit!

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop Jumat, 21 Okt 2022 14:01 WIB
Woman With Abdomen Problems in Bed, She Use Hands to Massage Painful Place. People with diarrhea problem concept. Woman with menstrual pain Ilustrasi wanita mengalami sembelit. Foto: Getty Images/PixelsEffect
Jakarta -

BAB tak lancar atau sembelit bisa menimbulkan rasa tidak nyaman pada perut. Terlebih lagi jika berlangsung hingga berhari-hari.

Seseorang bisa dikatakan sembelit jika hanya BAB tiga kali seminggu atau kurang dari itu. Selain itu konsistensi feses juga keras, kering, bergumpal-gumpal dan sulit dikeluarkan.

Beberapa faktor paling umum penyebab sembelit adalah karena pengobatan, konsumsi suplemen tertentu atau diet yang kurang serat. Penyebab lainnya adalah gangguan pada otot pelvis, gangguan pencernaan atau penyumbatan pada usus.

Pada banyak kasus yang umum terjadi, sembelit bisa diatasi sendiri di rumah, cukup mengubah pola diet dengan konsumsi makanan kaya serat atau mengonsumsi probiotik. Pakar diet Emily Haller, M.S., R.D.N., menyarankan beberapa makanan untuk melancarkan BAB untuk dikonsumsi setiap hari.

1. Makanan Kaya Serat

Serat sangat penting untuk menjaga kesehatan pencernaan dan melancarkan BAB. Hampir semua jenis sayur dan buah tinggi kandungan serat, begitu pula oatmeal dan roti gandum.

Pastikan diet kamu sehari-hari mengandung serat larut dan serat tak larut air dengan konsumsi buah, sayur dan biji-bijian yang bervariasi.

Serat larut bersifat menyerap air dan ketika bersentuhan dengan air akan membentuk seperti gel di dalam lambung. Serat ini memperlambat proses pencernaan sehingga kamu merasa kenyang lebih lama.

Sementara serat tak larut mempercepat perjalanan makanan melalui usus, membawa sisa-sisa makanan yang tak terserap oleh tubuh dan mengeluarkannya lewat kotoran. Serat larut juga berfungsi mengurangi sembelit dengan membuat buang air besar lebih lancar.

2. Apel

Apel kaya akan serat tak larut, pectin dan banyak enzim lainnya yang membantu menghancurkan dan menyingkirkan partikel makanan yang membuat perut iritasi. Selain itu apel juga mengandung sorbitol, yakni alkohol gula yang dapat ditemukan di beberapa jenis buah. Sorbitol berfungsi sebagai laksatif atau substansi pencahar alami.

"Sorbitol sulit diserap tubuh dan bisa menarik air dari lambung, dengan begitu bisa mempercepat pergerakan usus sehingga memicu peningkatan air pada feses dan membantu mengatasi sembelit," ujar Emily, seperti dikutip dari Shape.

3. Alpukat

Buah dengan rasa creamy ini kaya akan potassium dan serat yang bersahabat bagi lambung. Alpukat juga termasuk makanan untuk melancarkan BAB.

4. Pepaya

Pepaya dikenal sebagai buah yang baik untuk mengatasi maag, sakit perut, heartburn dan diare. Pepaya mengandung papain, enzim pencernaan alami yang membantu memecah makanan yang mungkin membuat perut tidak nyaman. Makan pepaya secara teratur setiap hari juga bisa membantu melancarkan pencernaan dan membuat BAB lebih rutin.

5. Pisang

Kandungan serat yang tinggi dari pisang dapat menstimulasi usus besar, sehingga dapat membuat feses lebih mudah dikeluarkan. Pisang juga dipercaya sangat bagus untuk mengatasi diare.

6. Yoghurt

Produk yoghurt di pasaran biasanya dikemas dengan probiotik yang baik buat usus. Sebagaimana dilansir My Recipes, studi pada 2014 menyebut probiotik dapat meningkatkan waktu transit di usus, frekuensi feses dan konsistensi feses.

Selain yoghurt, Anda juga bisa mengonsumsi kefir (susu fermentasi dengan tekstur kental). Sebuah studi yang diterbitkan di Turkish Journal of Gastroenterology menemukan konsumsi kefir tiap hari selama empat minggu meningkatkan frekuensi dan konsistensi feses.

7. Roti Gandum Utuh

Pilih roti yang benar-benar baik untuk pencernaan termasuk roti gandum atau roti dengan biji-bijian (whole grain). Whole grain membuat roti lebih banyak serat daripada roti putih biasa sehingga bisa jadi makanan untuk melancarkan BAB.



Simak Video "Alasan Acara Ngunduh Mantu Kaesang-Erina Bukan di Graha Saba Buana"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)