ADVERTISEMENT

Ini Menu Sarapan Sehat untuk Milenial Usia 18 Sampai 30 Tahun

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop Kamis, 25 Agu 2022 05:00 WIB
Ilustrasi sarapan Ilustrasi sarapan sehat. Foto: iStock
Jakarta -

Milenial usia 18 sampai 30-an sedang dalam masa produktif yang membuat aktivitas mereka juga padat. Untuk bisa beraktivitas dengan optimal, kalangan milenial harus mendapat asupan nustiri yang tepat dari sarapan.

Sayangnya tidak sedikit pria maupun wanita muda melewatkan sarapan. Padahal sarapan penting agar otak serta fisik dapat bekerja maksimal.

Waktu sering kali jadi alasan para milenial tidak sempat sarapan. Takut terlambat kuliah atau ke kantor, tidak sempat makan, menghindari macet, jadi tiga penyebab utamanya.

Healthy organic date and apple milk smoothie powdered shredded coconut and orange zest. Fresh diet breakfast. Wooden background. Selective focus.Smoothies. Foto: Getty Images/iStockphoto/JuliaKa

Pakar diet Barb Ruhs mengimbau kalangan milenial agar menyempatkan sarapan meskipun sedikit. Dia menjelaskan bahwa mengasup sedikit makanan saat sarapan jauh lebih baik ketimbang tidak makan apa-apa.

"Ingatlah aturan pokok 'apapun lebih baik daripada tidak sama sekali' agar milenial tetap punya rutinitas makan pagi untuk memberi tenaga pada otak dan tubuh," tuturnya, seperti dikutip dari Huffington Post.

Jika waktu yang jadi alasan utama para kaum muda tidak sempat sarapan, Barb menyarankan oatmeal instan, granola bar atau smoothies sayuran dengan bubuk protein. Namun apabila menginginkan sarapan kaya nutrisi, setidaknya penuhi dua kelompok nutrisi yakni karbohidrat dan protein.

Smashed Avocado on ToastAvocado toast. Foto: detikfood

"Bila ingin lebih fokus pada nutrisi (bukan kepraktisan), saya rekomendasikan setidaknya dua kelompok makanan. Pertama roti gandum utuh dan makanan segar seperti alpukat, kedua Greek yogurt (susu) dengan buah-buahan segar atau telur dan gandum," sarannya.

Barb juga mengingatkan akan pentingnya kalsium dan vitamin D, terutama bagi kelompok usia produktif. Kalsium penting untuk metabolisme tulang, fungsi syaraf dan mendukung sistem endokrin, yakni jaringan kelenjar yang menghasilkan hormon. Sementara vitamin D diperlukan untuk penyerapan kalsium.

Untuk memenuhi kebutuhan kalsium, kamu bisa mendapatkannya dari produk olahan susu seperti yogurt, keju dan smoothies mengandung susu. Sementara vitamin D bisa didapatkan dari salmon dan pisang.



Simak Video "Ribuan Wanita Ikut Pawai Kebaya Bersama Iriana Joko Widodo"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)