ADVERTISEMENT

Kisah Sedih Wanita Hidup dengan Setengah Kepalanya Setelah Kecelakaan Motor

Rahmi Anjani - wolipop Kamis, 02 Jun 2022 06:00 WIB
Young pretty crazy woman addicted to strong drugs Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta -

Seorang ibu menceritakan kisah sedih putrinya yang mengalami kecelakaan baru-baru ini. Hati wanita tersebut hancur ketika melihat anaknya berjuang untuk hidup setelah ditabrak mobil ketika mengendarai sepeda motor. Setelah dirawat secara intensif selama lima bulan, wanita tersebut harus hidup dengan setengah kepalanya ketika ia pulih.

Dilara Aldanoglu asal Turki terluka sangat parah hingga kehilangan setengah kepalanya setelah kecelakaan motor. Wanita 24 tahun tersebut padahal ingin memberikan kejutan pada keluarga pada pergantian tahun 202. Ketika itu, Dilara sebagai penumpang memang tidak mengenakan helm karena itu otaknya sampai mengalami trauma dan perdarahan internal.

Ketika diperiksa, pengendara mobil yang menabrak bernama Isa ternyata tidak punya SIM. Meski hampir menghilangkan nyawa seseorang sayangnya Isa dibebaskan setelah tak lama ditahan. Karena itu, ibunya sangat merasa sedih.



"Aku terluka. Anakku tidak bisa bicara atau berjalan selama berhari-hari. Bahkan napas yang ia ambil bukan dari dirinya sendiri. Mereka tidak seharusnya berkendara dengan alkohol atau tanpa SIM. Mereka tidak seharusnya melepas pandangan dari jalan. Hatiku sangat panas tapi mungkin akan dingin seiring waktu," kata ibunya, Yasemin Aldanoglu.

Yasemin semakin sakit hati karena orang yang mengendarai motor mengenakan helm bisa langsung meninggalkan rumah saki karena hanya mengalami sedikit luka. Sedangkan anaknya masih bergantung dengan alat bantu pernapasan dan mungkin akan butuh perawatan sepanjang hidupnya.

Meski dokter tidak yakin kondisi anaknya bisa lebih baik, Yasemin merasa jika masih ada harapan. Ia berdoa Dilara dapat kembali seperti itu meski harus hidup dengan setengah kepalanya.

(ami/ami)