Rayakan Hari Ibu, Morinaga Ajak Bunda & Anak Nyanyi Bersama
Morinaga merayakan hari ibu melalui acara kolaborasi dengan komunitas Nyanyi Bareng Jakarta (NBJ) bertema 'Semua Bunda Dirayakan'. Acara yang melibatkan sekitar 200 partisipan ini diisi dengan kegiatan bernyanyi sebagai bentuk kebersamaan dan ungkapan emosional antara bunda dan anak.
Senior Brand Manager Morinaga GUM, Kenty Novita Pratiwi, menyampaikan bahwa perayaan hari ibu kali ini dirancang berbeda dari perayaan pada umumnya. Morinaga ingin menghadirkan ruang bagi bunda dan anak untuk mengekspresikan perasaan melalui suara.
"Jadi kalau misalnya perayaan-perayaan (Hari Ibu) itu kan banyak ya. Hari ini, kali ini, morinaga ingin kasih perayaan yang berbeda, yang menyentuh, yang lebih dekat, yaitu lewat ungkapan suara hati," ujarnya di Land's End, PIK 2, pada Sabtu (20/12/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, kolaborasi dengan NBJ menjadi kunci utama dalam menghadirkan pengalaman tersebut. Dengan bernyanyi bersama, NBJ mengajak para bunda dan anak untuk terlibat aktif dalam proses, mulai dari pemanasan hingga tampil dalam satu paduan suara di akhir acara.
Baca juga: Harmonisasi Bunda dan Anak bersama NBJ |
Dalam kesempatan yang sama, Co-Founder NBJ, Jusuf Winardi, menjelaskan bahwa bernyanyi dipilih sebagai medium karena mampu menciptakan koneksi nyata dan rasa sukacita.
"Karena sebenarnya di NBJ itu ada nilai utamanya ya, salah satunya adalah kita mau menciptakan real connection lalu juga joy atau sukacita. Jadi kita pikir hari ibu ini momen yang paling tepat rasanya untuk kita menciptakan acara supaya memberikan kesempatan buat ibu-ibu dan anak-anaknya untuk bisa melakukan aktivitas offline," ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa bernyanyi bukan tentang kesempurnaan teknik, melainkan keberanian untuk memulai dan hadir sepenuhnya dalam momen kebersamaan.
"Kalau di NBJ, bernyanyi itu bukan tentang sempurna atau pitch-nya bagus, tapi lebih kepada berani memulai, berani memulai sesuatu dari nol. Jadi kita berharap ibu-ibu dan anak-anak bisa memaknai ini sebagai bentuk bahwa dalam hidup itu kita boleh berani memulai walaupun belum sempurna gitu," tambahnya.
Lebih lanjut, Jusuf memandang hari ibu sebagai momentum reflektif untuk kembali mengingat kebaikan dan kenangan bersama sosok ibu yang kerap terlewat di tengah kesibukan.
"Momen hari ibu mungkin saat yang tepat untuk kita mengingat kebaikan dan kenangan bersama ibu. Karena seringkali dalam kehidupan sibuk, apalagi di ibu kota, seringkali kita nggak punya waktu untuk merenungkan gitu. Jadi hari ibu tuh momen untuk ingat, "Oh iya ibu saya pernah berbuat ini kepada saya". Mungkin yang orang tuanya udah nggak ada jadi momen untuk mengenang," pungkasnya.
(akn/ega)
Makanan & Minuman
Promina 6+ Beras Merah, Pilihan Praktis MPASI Pertama Bayi yang Bernutrisi
Perawatan dan Kecantikan
Capek Double Cleansing? Produk Ini Bisa Bersihkan Makeup dengan Cepat
Fashion
On Cloud 6 Coast Men, Sneakers Ringan dan Empuk untuk Harian-Traveling
Home & Living
Philips Handheld Steamer STH3010/70, Solusi Setrika Cepat & Tanpa Ribet
Ramalan Zodiak Cinta 27 Maret: Pisces Penuh Kejutan, Taurus Terima Kekurangan
Bongkar Sifat Asli Wanita dari Zodiaknya, Kamu Termasuk yang Mana?
Ramalan Zodiak 27 Maret: Libra Lebih Sabar, Sagitarius Banyak Masalah
Ramalan Zodiak 27 Maret: Aries Pemasukan Mengalir, Gemini Keuangan Menurun
Ramalan Zodiak 27 Maret: Cancer Asmara Kacau, Leo Beda Pendapat
Kisah Pria Di-bully di Sekolah Hingga Tempat Kerja, Kini Didekati Banyak Wanita
Potret Terbaru Nikita Willy Tampil Dengan Hijab, Cantiknya Bikin Adem
Antre Berjam-jam Demi BTS, ARMY Ini Ngaku Dikurung Saat Syuting Jimmy Fallon
Gaya Iriana Dampingi Jokowi Silaturahmi Dengan Prabowo, Pakai Tas Rp 182 Juta











































