ADVERTISEMENT

Kronologi Kasus Misteri Kematian Tangmo Nida, Disebut Tewas karena Kelalaian

Rahmi Anjani - wolipop Kamis, 28 Apr 2022 06:45 WIB
Aktris Thailand Tangmo Nida. Kematiannya masih diselidiki. Tangmo Nida. Foto: dok. Instagram/Istimewa
Jakarta -

Kasus kematian Tangmo Nida menjadi perhatian global karena ditemukan banyak kejanggalan. Aktris populer Thailand tersebut awalnya disebut terjatuh dari sungai karena ingin buang air kecil. Tapi sepanjang jalannya penyelidikan publik mencurigai bahwa ia tidak meninggal karena kecelakaan. Berikut kronologi kasus kematian misterius Tangmo Nida dari awal ditemukan di sungai hingga akhir dari penyelidikan kematiannya.

Jasad Tangmo Nida Ditemukan di Sungai


Nida 'Tangmo' Patcharaveerapong dinyatakan meninggal dunia di usia 37 tahun. Setelah menghilang dan dilakukan 38 jam pencarian akhirnya, ia ditemukan tidak bernyawa di Sungai Chao Phraya pada Sabtu, (26/2/2022). Jenazah Tangmo ditemukan dalam kondisi yang memprihatinkan. Fotonya sempat viral, netizen meragukan bahwa ia tewas hanya karena tenggelam.

Sebelumnya ia bersama lima orang lain, termasuk manajer, Gatick, diketahui menumpangi sebuah speedboat. Ketika itu kasusnya langsung mengundang kecurigaan netizen karena Gatick tidak langsung melaporkan kejadian itu pada polisi atau ibu Tangmo. Dikatakan baru melakukannya sehari kemudian.

Netizen Curiga Pada Manajer Tangmo Nida


Ibu Tangmo mengatakan manajer sekaligus sahabat anaknya itu tidak bisa dihubungi pada hari Jumat. Gatick pun beralasan bahwa ibu Tangmo bukan penyelam karena itu ia tidak menghubunginya. Setelah kejadian, Gatick malah langsung pulang menggunakan mobil Tangmo dengan alasan ia rindu dengan anaknya yang juga diadopsi oleh Tangmo. Ia mengaku memilih untuk menunggu di rumah sampai Tangmo kembali.

Nida 'Tangmo' PatcharaveerapongNida 'Tangmo' Patcharaveerapong dan Manajer Gatick Foto: Instagram @melonp.official

Penyebab Kematian Menurut Teman Tangmo Nida

Penumpang kapal tersebut mengatakan jika Tangmo duduk di belakang untuk buang air kecil karena toilet di kapal rusak. Namun ia dan penumpang lain mengaku tidak melihat secara jelas karena suasana yang gelap. Ibu Tangmo merasa itu aneh jika anaknya yang seorang selebriti memilih untuk kencing sembarangan.

Banyak Kejanggalan Membuat Netizen Berspekulasi

Ibu Tangmo sendiri menilai jika ada yang janggal dengan kematian putrinya karena Tangmo pintar berenang. Sejumlah netizen juga mengomentari soal foto Tangmo sedang berenang di Instagram yang kini menghilang. Kejanggalan lainnya adalah orang-orang yang berada di kapal ditemukan dengan sejumlah luka cakaran. Netizen curiga jika sempat ada pertengkaran atau perlawan sebelum Tangmo Nida meninggal.

Netizen pun menemukan jika akun Instagram masih aktif di jam-jam Tangmo dinyatakan sudah meninggal. Ia pun disebut pergi dengan orang-orang yang tidak dikenal, kecuali manajer dan satu orang teman bernama Sand.

Ibu Tangmo Nida Mau Terima Uang Kompensasi

Ibu Tangmo, Panida Siriyuthayothin, pernah tampil dalam sebuah wawancara dan mengaku sudah memaafkan dua dari lima orang yang bersama Tangmo dalam speedboat. Mereka adalah Por dan Robert yakni pemilik dan pengemudi kapal itu. Dikatakan juga jika keduanya menawarkan uang kompensasi total Rp 13 miliar.

Tangmo NidaTangmo Nida Foto: Instagram @melonp.official

Para Tersangka Dituduh Berbohong

Salah satu teman dan penumpang kapal, Sand, awalnya mengatakan bahwa Tangmo Nida jatuh ketika buang air kecil di kapal. Namun Sand kemudian ditahan karena dianggap lalai hingga menyebabkan kematian orang lain. Wanita transgender itu pun disebut berbohong mengenai keterangannya. Tak lama setelahnya, sang manajer, Gatick, juga dituntut karena memberikan pernyataan palsu yang bisa membahayakan orang lain setelah mengaku bahwa ia berbohong.

Akhir Kasus Kematian Tangmo Nida

Kepolisian Thailand telah mengungkap misteri penyebab kematian Tangmo Nida. Setelah berbagai spekulasi menyebut Tangmo meninggal karena dibunuh, polisi menyatakan sang artis tewas karena kelalaian. "Tangmo tidak jatuh ke sungai karena kelalaiannya sendiri. Tapi ada seseorang yang ceroboh menyebabkan kematiannya," demikian pernyataan Kepala Kepolisian Thailand Letjen Jiraphat Phumphichit seperti dikutip dari Bangkok Post.

(ami/ami)
Breaking News
×
Ledakan di Bandung
Ledakan di Bandung Selengkapnya