Mengenal Diet Clean Eating, Cara Sehat dengan 'Makan Bersih'

Hestianingsih - wolipop Selasa, 23 Nov 2021 13:15 WIB
Ilustrasi diet clean eating. Foto: iStock Ilustrasi diet clean eating. Foto: iStock
Jakarta -

Kesehatan tubuh selalu dipengaruhi dengan apa yang sehari-hari kita makan. Mengonsumsi makanan sehat akan menghasilkan tubuh yang sehat, sebaliknya terlalu banyak makan junkfood akan berakibat buruk pada tubuh. Hal itulah yang mendasari munculnya metode diet clean eating.

Diet clean eating adalah gaya hidup yang meminimalisir atau sama sekali menghindari makanan yang mengandung bahan pengawet, perasa buatan dan diproses pabrik. Pola makan ini menekankan pada penggunaan bahan-bahan segar, alami dan masih dalam bentuk aslinya (whole food) untuk diolah sendiri menjadi masakan.

Pola makan ini sebenarnya sudah cukup lama muncul yaitu di era 60-an. Diet clean eating hadir sebagai gerakan untuk menandingi kecenderungan pola makan yang pada masa itu lebih banyak menggunakan makanan berbahan pengawet, kemasan dan olahan pabrik.

Menjalani diet clean eating mungkin terkesan rumit dan mahal. Namun seorang pakar diet menekankan, diet yang terbilang sehat ini sebenarnya mudah diterapkan. Bagaimana caranya?

1. Mulai dengan Aturan 80/20

Diane Welland, MS, RD, seorang pakar diet dan pengarang buku 'The Complete Idiot's Guide to Eating Clean' menjelaskan bahwa aturan 80/20 mengacu pada porsi makan per harinya. Sekitar 80 persen dari makanan yang dikonsumsi haruslah memenuhi ketentuan clean eating. Sementara 20 persen nya diperbolehkan untuk 'cheating' dengan porsi yang semakin dikurangi secara berkala.

2. Menggunakan Bahan-bahan Segar

Diet clean eating menekankan agar sebisa mungkin kita mengonsumsi makanan maupun bumbu yang diolah dari bahan utuh. Artinya, masih dalam bentuk aslinya. Seperti apa?

Misalnya saja, bubuk penguat rasa digantikan dengan rempah-rempah segar, daging dan ikan kalengan diganti dengan yang masih segar dan baru dipotong dari pasar, serta sayuran dan buah-buahan segar yang berasal dari petani lokal. Clean eating juga tidak menggunakan maanan dalam kemasan, mengganti garam dapur dengan garam laut serta mengusahakan untuk memakai bahan makanan organik atau setidaknya tanpa pestisida.

3. Frekuensi Makan Lebih Sering

Diet clean eating juga mengacu pada gaya hidup secara keseluruhan dalam sehari-hari. Pola makan ini menyarankan untuk makan enam kali sehari dalam porsi kecil, olahraga 5-7 kali seminggu, minum air cukup air putih dan tahu benar bahan-bahan yang Anda masukkan ke dalam tubuh. Minuman bersoda, alkohol, gorengan, gula pasir, margarin/mentega sudah jelas tidak masuk dalam kategori ini.

Tonton juga video e-Life yang mengangkat tema tentang pelaku bully di bawah ini:

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2