Akibat Implan Vagina, Wanita Ini Alami Pendarahan dan Pembengkakan Perut

Vina Oktiani - wolipop Kamis, 16 Jul 2020 12:03 WIB
Lindsay Turner Foto: Lindsay Turner
Jakarta -

Seorang ibu dari tiga orang anak terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah implan vaginanya bermasalah. Implan vagina itu membuatnya merasakan sakit yang luar biasa sehingga ibu berusia 49 tahun itu harus segera menjalani operasi pembedahan untuk mengeluarkan implan vagina yang dimilikinya.

Seperti dikutip dari Metro, wanita yang bernama Lindsey Turner awalnya memasang implan vagina dengan tujuan untuk membantu menyembuhkan prolaps kandung kemih, kondisi di mana jaringan pendukung antara kandung kemih wdan dinding vagina melemah, meregang, dan menyebabkan kandung kemih turun ke dalam vagina, serta inkontinensia atau tidak mampu menahan buang air kecil. Implan vagina itu telah dipasang pada tahun 2009, namun pada 2019 tiba-tiba saja Lindsey mengalami gejala seperti pendarahan dan sakit pada bagian perutnya.

"Sampai hari ini, saya tidak tahu mengapa mereka tidak bisa mengeluarkan semuanya. Tetapi setelah operasi, saya tidak sepenuhnya pulih - saya kembali ke rumah sakit seminggu kemudian selama enam hari, karena saya mengalami sepsis akibat infeksi pada luka. Saya kemudian dirawat kembali karena infeksi, dan bahkan setelah itu saya masih merasa sakit, sulit berjalan dan mengalami pendarahan," jelas Lindsey.

Sebelumnya Lindsey mengatakan bahwa dirinya telah menjalani operasi besar pada Maret 2020, namun entah karena alasan apa, implan vagina Lindsey itu tidak dikeluarkan seluruhnya, hanya sebagian saja. Untungnya saat ini Lindsey telah merasa lebih baik setelah seluruh implannya dikeluarkan.

Lindsey menceritakan bahwa mulai dari bulan Januari hidupnya menjadi benar-benar berubah setelah efek samping dari implan vaginanya itu muncul. Dia merasakan rasa sakit yang luar biasa ketika buang air kecil, mendapatkan masalah pada ususnya yang tidak kunjung sembuh, serta mengalami pembengkakan perut.

Lindsay TurnerLindsay Turner Foto: Lindsay Turner

Wanita yang berasal dari Loughton, Essex itu juga menyayangkan perawatan dokter yang menurutnya lamban. Dokter yang memeriksa dirinya bahkan tidak tidak mengetahui jika dirinya mengalami masalah pada vaginanya sampai dia mengungkapkan kekhawatirannya.

"Dokter tidak diberi pengetahuan mengenai hal itu; dokterku bertanya 'ada apa?' ketika saya pertama kali datang padanya. Untungnya saya datang dengan membawa banyak informasi yang saya cetak dan bertanya apakah dia ingin menyimpan dan membacanya. Setiap kali saya meneleponnya saat ini, dan saya tidak sehat, saya dapat mengatakan dengan nada suaranya:'Oh demi Tuhan, sekarang bagaimana?'," jelas Lindsey.

Lindsey bukanlah satu-satunya orang yang mengalami masalah dengan implan vaginanya. Selain Lindsey, banyak kasus-kasus lain yang mengungkap mengenai efek samping dan komplikasi dari penggunaan implan vagina. Bahkan pada April 2019, seorang wanita sampai memutuskan untuk mengakhiri nyawanya sendiri karena rasa sakit yang tidak tertahankan akibat implan vagina yang digunakannya.



Simak Video "Cantiknya Para Barbie di Dunia Nyata Ini!"
[Gambas:Video 20detik]
(vio/eny)