ADVERTISEMENT

Jakarta Fashion Week 2023

Memahami Makna Couture Lewat Mahakarya 3 Kesatria Mode di JFW 2023

Daniel Ngantung - wolipop Senin, 31 Okt 2022 13:10 WIB
Karya Rinaldy A. Yunardi naik pentas di panggung Dewi Fashion Knights 2022 yang digelar sebagai penutup Jakarta Fashion Week 2022. (Foto: Abduh/Detikcom) Karya Rinaldy A. Yunardi naik pentas di panggung Dewi Fashion Knights 2022 yang digelar sebagai penutup Jakarta Fashion Week 2022. (Foto: Abduh/Detikcom)
Jakarta -

'Haute couture' atau adibusana mungkin selama ini dipahami secara eksplisit sebagai sebuah karya mode yang terdiri dari gaun-gaun bervolume, penuh brokat dan payet sana-sini, dengan dekorasi nan dramatis. Di Dewi Fashion Knights (DFK) 2022 sebagai bagian dari Jakarta Fashion Week (JFW) 2023, tiga desainer menyajikan couture versi masing-masing.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, DFK tahun ini terbagi menjadi dua berdasarkan klasifikasi busana. Bagian pertama yang digelar pada Sabtu (29/10/2022), fokus pada busana siap pakai di bawah tema 'Fashion Mutation'.

Berikutnya, DFK merayakan kreasi adibusana persembahan tiga desainer mode Indonesia dengan mengusung tema 'Future Couture'. Berlangsung tadi malam, Minggu (30/10/2022), DFK bagian kedua ini sekaligus merampungkan seluruh rangkaian JFW 2023 yang diadakan sejak sepekan lalu.

DFK, yang digagas oleh majalah Dewi, konsisten hadir di JFW sejak 2008 untuk merayakan para 'kesatria' fashion yang dianggap telah berprestasi dan membawa hawa perubahan di industri mode Indonesia.

OCTOBER 30: A model walks the runway of Dewi Fashion Knights 'Future Couture' - Couture Designers featuring Stella Rissa during Jakarta Fashion Week 2023 in City Hall – Pondok Indah Mall 3, Jakarta.Rinaldy A. Yunardi, Stella Rissa, dan Yogie Pratama di Dewi Fashion Knights 2022 yang menutup rangkaian Jakarta Fashion Week 2023. (Foto: Dok. Jakarta Fashion Week)

Untuk 'Future Couture', tiga desainer yang terpilih adalah Stella Rissa, Yogie Pratama, dan Rinaldy A. Yunardi. DFK tahun ini menjadi yang pertama bagi Yogie, sementara Stella dan Rinaldy pernah pamer karya di DFK terdahulu.

Menekankan pada teknik buatan tangan yang tinggi, haute couture berada di tingkat teratas dalam strata busana. Standarisasinya ditentukan oleh Fédération de la Haute Couture et de la Mode (FHCM) yang bermarkas di Paris sebagai tempat kelahiran istilah tersebut, sehingga tidak boleh asal klaim.

Seperti apa koleksi couture ala tiga kesatria mode JFW 2023? Baca di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3