'Menyulap' Sampah Botol Plastik Jadi Koleksi Baju Anak Star Wars
Berbagai solusi dicari untuk mengatasi masalah limbah botol plastik yang kian memprihatinkan di Indonesia. 'Menyulap' botol bekas menjadi pakaian kekinian adalah salah satunya.
Baru-baru ini, H&M meluncurkan koleksi pakaian anak terbaru yang berada di bawah program Bottle2Fashion, buah kolaborasinya dengan Danone Aqua.
Diluncurkan pada 2017, Bottle2Fashion merupakan bentuk komitmen kedua perusahaan beda bidang itu untuk mengurangi masalah sampah plastik yang mencemari lautan Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(Foto: Dok. H&M) |
Koleksi terbaru yang sudah tersedia di toko-toko H&M sejak 24 Desember lalu, merupakan yang kedua sejak Bottle2Fashion hadir. Kali ini, 'Star Wars' menjadi tema untuk pakaian yang ditujukan untuk anak usia 11-15 tahun itu.
"Dari riset kami, film dan karakter Star Wars masih sangat diminati. Lalu kalau koleksi yang dulu untuk anak-anak yang lebih kecil, sekarang kami mau menyasar anak yang lebih besar," kata Communications Manager & Sustainability H&M Indonesia Karina Soegarda saat peluncuran koleksi tersebut secara virtual.
Hadir pilihan kaus, sweater dan hoodie bergambar karakter Yoda dalam palet pastel dan gelap. Sepintas, material pakaian ini terlihat seperti busana pada umumnya. Namun sebenarnya, sebagian besar bahannya merupakan recycled polyester fiber yang berasal dari hasil daur ulang botol plastik.
Regional Sustainability Manager H&M Group Production Office H&M Indonesia Anya Sapphira mengungkapkan, ada lima tahapan dalam memproses botol plastik hingga menjadi kain recycled polyester fiber.
(Foto: Dok. H&M) |
Berawal dari pengumpulan botol yang dibawa ke Recycling Business Unit (RBU) di bawah Danone AQUA yang berada di Tangerang Selatan untuk dipilah, lalu dicacah seperti menjadi butiran beras, dan dibersihkan.
Hasil cacahan plastik ini kemudian dibawa ke fasilitas produksi H&M Indonesia di Jawa Barat untuk diproses menjadi serat polyester dan diubah menjadi beragam produk fashion. "Koleksi ini tak cuma dijual di Indonesia. Kami juga mengekspornya ke luar negeri," tambah Anya.
Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), Packaging Circularity Senior Manager-Danone Jeffri Ricardo menyebut sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton per tahun dan 3,2 ton di antaranya terbuang ke laut. Oleh karena itu, Indonesia menempati urutan kedua sebagai penyumbang limbah plastik terbesar di dunia setelah China.
Ia berharap, program Bottle2Fashion dapat berkontribusi dalam mengurangi permasalahan limbah botol plastik di Indonesia. "Sampai akhir tahun 2021, kami sudah berhasil mengumpulkan dan mendaur ulang lebih dari 7,5 juta botol plastik PET. Jumlah ini dua kali lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu sekitar 3,5 juta botol," kata Jeffri.
(dtg/dtg)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
5 Tren Sepatu 2026 yang Bakal Booming, Terinspirasi Runway Dunia
Kontroversi Boots Rama Duwaji di Pelantikan Mamdani, Dianggap Terlalu Mewah
Hermes Birkin Dijual di Department Store, Tanda Pergeseran Dunia Luxury?
130 Tahun Monogram Louis Vuitton: Sejarah, Inovasi, dan Warisan Abadi
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN












































(Foto: Dok. H&M)
(Foto: Dok. H&M)