Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Hermes Birkin Dijual di Department Store, Tanda Pergeseran Dunia Luxury?

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Senin, 05 Jan 2026 05:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

NEW YORK, NY - MAY 12: A view of Macys flagship store, May 12, 2017 in the Herald Square neighborhood in New York City. The U.S. Commerce Department says retail sales rose 0.4 percent in April from March. (Photo by Drew Angerer/Getty Images)
Foto: Getty Images
Jakarta -

Macy's mengambil langkah yang tak trduga di ranah fashion. Department store legendaris asal AS ini kini menghadirkan tas Hermès Birkin versi preloved ke dalam kurasi produknya.

Sebuah langkah yang terbilang berani, mengingat Hermes Birkin selama ini berdiri sebagai simbol eksklusivitas tertinggi, sementara Macy's dikenal sebagai department store arus utama. Pertemuan dua dunia yang berbeda ini menandai perubahan menarik dalam cara luxury diposisikan di lanskap retail modern.

Tas yang selama ini identik dengan kalangan ultra-kaya dan akses sangat terbatas itu kini muncul di etalase online Macy's-sebuah nama yang selama ini lekat dengan citra department store 'middle end'. Di laman khusus bertajuk 'Pre-owned Hermès', Macy's menawarkan beragam tas Birkin second dengan harga mulai dari US$16,000 (Rp 267 jutaan) hingga lebih dari US$33,000 (Rp 551 jutaan).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hermes Birkin Dijual di department store Macy's.Hermes Birkin Dijual di department store Macy's. Foto: Dok. Macy's

Penjualan ini dilakukan melalui kerja sama dengan platform luxury resale Rebag, platform jual-beli barang mewah seperti tas, jam tangan dan perhiasan dari brand high-end ternama. Pilihan ukuran, warna, dan kondisi tas pun beragam-namun harganya tetap fantastis.

Sebagai perbandingan, harga retail tas Birkin biasanya sudah dimulai di atas US$10,000 (Rp 167 juta) dan bisa melonjak di atas US$20,000 (Rp 334 jutaan). Itu pun dengan catatan, calon pembeli harus diseleksi oleh Hermès.

ADVERTISEMENT

Brand asal Prancis ini memang dikenal sangat ketat dalam memberikan akses pembelian, sering kali mengharuskan pelanggan membangun rekam jejak belanja selama bertahun-tahun sebelum akhirnya mendapat kesempatan membeli Birkin. Oleh karena itu, penjualan lewat website, yang bisa diakses kalangan umum dinilai banyak orang sebagai strategi penjualan yang mengejutkan.

Langkah Macy's ini muncul tak lama setelah Robert Chavez, mantan Presiden dan CEO Hermès Americas, bergabung sebagai anggota dewan direksi independen Macy's Inc. awal tahun ini. Kehadirannya memicu spekulasi bahwa Macy's tengah menjalankan strategi yang lebih terukur untuk naik kelas ke ranah luxury.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads