Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

8 Cara Atasi Stres Setelah Liburan, Biar Balik Kerja Tetap Waras

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Rabu, 25 Mar 2026 11:31 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

ilustrasi multitasking
Foto: thinkstock
Jakarta -

Setelah libur Lebaran usai, realita sering kali terasa 'menampar'. Tumpukan pekerjaan kantor sudah menunggu, sementara urusan rumah juga belum selesai-apalagi kalau asisten rumah tangga masih mudik.

Kombinasi ini bisa bikin stres meningkat drastis, bahkan sebelum kamu sempat benar-benar kembali ke rutinitas. Kalau dibiarkan, kondisi ini bisa berdampak pada produktivitas hingga kesehatan mental.

Supaya tidak makin overwhelmed, ada beberapa cara sederhana yang bisa membantu meredakan stres setelah liburan. Berikut tips yang bisa kamu coba, dirangkum Wolipop dari berbagai sumber.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Atur Napas untuk Menenangkan Pikiran

Cara bernapas ternyata berpengaruh besar pada respons tubuh terhadap stres. Napas yang pendek dan cepat bisa memperparah kondisi, sementara napas yang dalam dan teratur membantu tubuh lebih rileks.

"Ketika kamu bernapas pendek dan cepat, akan membuat oksigen berkurang sehingga membuat stres semakin buruk, begitu juga sebaliknya jika Anda bernapas secara teratur dan tenang tubuh akan membantu melepas hormon stres," ujar Alice Domar, Ph.D., direktur Domar Center for Mind/Body Health di Waltham, Massachusetts, Amerika, seperti dilansir iVillage.

ADVERTISEMENT

Alice menyarankan untuk mencoba teknik pernapasan diafragma:

- Tarik napas dalam melalui hidung
- Tahan selama 4 detik
- Hembuskan perlahan selama 4 detik

Ulangi beberapa kali sampai tubuh terasa lebih tenang.

2. Pilih Teh daripada Kopi

Saat butuh jeda di tengah kesibukan, coba ganti kopi dengan teh. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa teh, terutama teh hitam, dapat membantu tubuh pulih lebih cepat dari stres.

Selain itu, minuman seperti teh hijau atau teh melati juga memberi efek relaksasi yang bikin mood lebih stabil.

3. Susun Ulang Jadwal agar Lebih Terkontrol

Melihat daftar tugas yang menumpuk bisa bikin panik duluan. Solusinya, pecah pekerjaan besar menjadi tugas-tugas kecil yang lebih realistis.

Mulai dari hal sederhana seperti merapikan meja atau membersihkan tas kerja. Menyelesaikan hal kecil bisa memberi rasa 'achievement' yang membantu menurunkan stres.

4. Ubah Cara Pandang terhadap Masalah

Alih-alih menganggap situasi sebagai beban, coba lihat sebagai tantangan. Perubahan perspektif ini bisa membantu kamu berpikir lebih jernih dan menemukan solusi dengan lebih mudah.

Menurut Scott Sheperd, Ph.D., seorang psikolog dan penulis buku, dengan memiliki mindset yang lebih positif, tekanan yang dirasakan pun jadi lebih ringan.

5. Manfaatkan Aromaterapi

Aroma tertentu, seperti bunga mawar atau lavender, dikenal bisa memberikan efek menenangkan. Penelitian dari Srinakharinwirot University di Thailand menunjukkan bahwa wewangian dapat membantu menurunkan tekanan darah dan memperlambat pernapasan, sehingga tubuh terasa lebih rileks.

Kamu bisa menggunakan essential oil atau lilin aromaterapi di ruang kerja maupun kamar.

6. Kerjakan Tugas Secara Perlahan

Tidak semua hal harus diselesaikan sekaligus. Fokus pada satu pekerjaan dalam satu waktu dan kerjakan tanpa terburu-buru.

Memulai dari tugas yang paling ringan juga bisa membantu tubuh beradaptasi kembali dengan ritme kerja, tanpa membuatmu merasa kewalahan.

7. Tuangkan Isi Pikiran di Jurnal

Kalau pikiran terasa penuh, jangan dipendam. Tapi juga tidak harus selalu dibagikan di media sosial.

Menulis di jurnal bisa jadi cara efektif untuk 'mengeluarkan' isi kepala. Dengan menuangkan kekhawatiran ke dalam tulisan, beban pikiran bisa berkurang dan mood jadi lebih stabil.

8. Ubah Dekorasi Ruangan agar Lebih Nyaman

Lingkungan juga berpengaruh besar pada tingkat stres. Coba tata ulang ruang kerja atau kamar agar terasa lebih fresh.

Tambahkan tanaman kecil, foto orang tersayang, atau dekorasi favorit. Warna-warna seperti hijau dan biru juga dikenal memberi efek menenangkan pada otak.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads