Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Grab Indonesia Dorong Perempuan Berdaya lewat Pelatihan-Literasi Keuangan

Diffa Rezy - wolipop
Senin, 18 Mei 2026 15:32 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Grab bekali keterampilan untuk mitra perempuan.
Melinda Savitri, Country Marketing and Communications Head, Grab Indonesia, bersama ratusan Mitra Merchant perempuan Grab dalam perayaan ulang tahun ke-2 program SERABI spesial "Jejak Aksi Kartini/Foto: dok. Grab Indonesia
Jakarta -

Memperingati Hari Kartini 2026, Grab Indonesia kembali menghadirkan rangkaian inisiatif 'Jejak Aksi Kartini Masa Kini' untuk memperluas pemberdayaan perempuan di berbagai lini ekosistemnya. Program ini mencakup pelatihan keamanan diri bagi Mitra Pengemudi Perempuan, literasi keuangan untuk pelaku UMKM perempuan, serta sesi inspiratif bagi generasi muda di bidang teknologi.

Chief Executive Officer Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan pemberdayaan perempuan perlu didukung melalui akses, kapabilitas, rasa aman, dan kepercayaan diri untuk berkembang.

"Di Grab, kami ingin memastikan setiap perempuan di dalam ekosistem memiliki ruang untuk tumbuh dan mandiri. Fokus kami adalah memberikan mereka wadah untuk berkembang, sehingga mereka mampu membuka jalan dan menginspirasi perempuan lainnya untuk menciptakan dampak yang lebih luas," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (18/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini, perempuan mengisi 50% posisi kepemimpinan tingkat C-level di Grab. Selain itu, terdapat lebih dari 180 ribu Mitra Pengemudi Perempuan di Asia Tenggara dan lebih dari 61% Mitra Merchant di platform Grab merupakan pelaku UMKM perempuan. Capaian ini menjadi fondasi bagi Grab untuk terus memperluas inisiatif pemberdayaan dalam ekosistemnya.

Berikut sejumlah langkah yang dijalankan Grab untuk mendukung perempuan Indonesia agar terus berdaya dan berkembang:

ADVERTISEMENT

1. Bekali Mitra Pengemudi Perempuan Keterampilan Bela Diri untuk Keamanan di Jalan

Melalui program 'Ngobrol Seputar Masalah Wiramudi' (NGERUMPI), Grab menghadirkan workshop 'Jaga Diri di Jalan: Self-Defense untuk Perempuan Berkendara'. Program ini memberikan pelatihan teknik perlindungan diri dan peningkatan kesadaran situasional saat bekerja di jalan.

Internationally Accredited Urban Self Protection Coach sekaligus pengajar di Gym Bela Diri Kida Dharmawangsa, Dennis Laoh menilai kemampuan melindungi diri penting untuk meningkatkan rasa percaya diri perempuan di ruang publik.

"Kemampuan dasar untuk melindungi diri bukan hanya soal teknik, tetapi juga soal kesiapan mental dan kesadaran situasional. Dengan latihan yang tepat, perempuan dapat lebih percaya diri dalam menghadapi berbagai situasi di ruang publik, termasuk saat bekerja di jalan," tuturnya

Pada kesempatan yang sama, Mitra Pengemudi GrabCar Putri, Herawati mengaku bahwa pelatihan tersebut membantunya lebih siap menghadapi situasi tidak nyaman saat bekerja di jalan.

"Senang banget bisa ikut pelatihan ini bareng mpok dan tante sesama Mitra Pengemudi perempuan. Saya jadi lebih kebayang harus gimana kalau ada situasi nggak enak di jalan. Apalagi sekarang juga dibantu sama fitur keamanan lewat aplikasi buat driver, seperti tombol keamanan dan kamera Dashcam. Jadi lebih tenang dan pede setiap narilk," ungkapnya.

Grab bekali keterampilan untuk mitra perempuan.Mitra Pengemudi perempuan Grab (Wiramudi) mengikuti sesi roleplay bersama Dennis Laoh, Internationally Accredited Urban Self Protection Coach, dalam workshop "Jaga Diri di Jalan-Self-Defense. Foto: dok. Grab Indonesia.

2. Dukung Mitra UMKM Perempuan Kelola Keuangan dan Kembangkan Usaha

Grab juga menghadirkan program 'Sekumpulan Perempuan Bisa' (SERABI) untuk mendukung pelaku UMKM perempuan dalam mengelola keuangan dan mengembangkan usaha. Workshop 'Proteksi Dana Darurat & Modal Sehat; memberikan edukasi soal pengelolaan arus kas, dana darurat usaha, hingga strategi menghindari pengeluaran yang tidak efisien.

"Bagi pelaku UMKM, pengelolaan keuangan yang sehat menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan bisnis. Dengan memahami cara mengatur arus kas dan membangun dana darurat, pelaku usaha dapat lebih siap menghadapi tantangan sekaligus mengembangkan bisnisnya secara berkelanjutan.," jelas pihak SERABI.

Sementara itu, Mitra Merchant Grab sekaligus Pemilik Kedai Bakso Bakar Mantapz & Bakmi Ayam Bahagia, Trivena Florentina mengaku mendapatkan banyak wawasan baru terkait pengelolaan keuangan usaha.

"Banyak insight baru yang saya dapatkan, terutama soal cara mengelola keuangan usaha. Sekarang, saya jadi lebih paham cara mengatur arus kas dan pentingnya dana darurat, jadi lebih siap untuk mengembangkan usaha ke depannya," ceritanya.

Melalui inisiatif ini, Grab mengatakan telah membantu meningkatkan pendapatan dan mendorong kemandirian finansial bagi perempuan pelaku UMKM. Hingga saat ini, Grab telah menyalurkan lebih dari Rp 6 triliun pembiayaan kepada lebih dari 445.000 Mitra pengemudi dan mitra UMKM melalui program 'GrabModal Mantul' dan 'GrabModal Narik'. Akses pembiayaan ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha, termasuk perempuan, untuk mengembangkan usaha, menjaga arus kas, memperkuat modal kerja, hingga memperluas skala bisnis secara berkelanjutan.

Grab Indonesia membekali mitra perempuan.Grab Indonesia membekali mitra perempuan. Foto: dok. Grab Indonesia

3. Menginspirasi Generasi Muda Perempuan di Bidang Teknologi

Di bidang teknologi, Grab turut menghadirkan STEM Talks bertema 'Cracking the STEM World: From First Steps to Finding Your Place' di Dia.Lo.Gue, Jakarta, pada (8/5) lalu. Acara tersebut menghadirkan kreator konten dan alumni MIT, Sabrina Anggraini, bersama Principal Product Manager Grab Indonesia, Gabriella Kawilarang, untuk berbagi pengalaman dan prospek karier di bidang teknologi kepada mahasiswa.

Selain sesi talkshow, peserta juga mengikuti sesi mentorship interaktif 'Ask Me Anything' bersama para pemimpin perempuan Grab di bidang teknologi. Melalui sesi ini, para peserta dapat berdialog mengenai kiat-kiat dalam menavigasi tantangan sebagai perempuan di bidang Sains, Teknologi, Rekayasa (Engineering), dan Matematika (STEM). Inisiatif ini diharapkan dapat membuka ruang belajar dan inspirasi bagi lebih banyak perempuan muda agar berani mengambil peran strategis dan menciptakan dampak melalui inovasi teknologi.

Melalui rangkaian inisiatif 'Jejak Aksi Kartini Masa Kini', Grab percaya bahwa pemberdayaan bagi perempuan bukan hanya tentang membuka akses, tetapi juga tentang menciptakan ekosistem yang memungkinkan perempuan untuk terus bertumbuh dan berdampak bagi keluarga, komunitas, dan masyarakat.

(prf/ega)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads