Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Viral Verificator

Viral Perjuangan Pedangdut LIDA Lawan Meningitis hingga Raih Gelar Sarjana

Gresnia Arela Febriani - wolipop
Sabtu, 16 Mei 2026 08:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Kisah haru wisudawati bangkit melawan penyakit meningitis dan TB abdomen. Sempat kesulitan mengingat, ia berjuang belajar dari nol hingga sukses meraih gelar.
Wisudawati bangkit melawan penyakit meningitis dan TB abdomen. Sempat kesulitan mengingat, ia berjuang belajar dari nol hingga meraih gelar. Foto: Dok. Instagram @niwangnastiti18.
Bandung -

Prosesi wisuda ini viral karena terselip sebuah kisah perjuangan yang menggetarkan hati. Seorang wisudawati bernama Wahyuni Niwang Nastiti, S.Pd mengungkapkan perjuangannya melawan penyakit meningitis.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @niwangnastiti18, ia membagikan perjalanan panjang saat harus berjuang melawan penyakit mematikan demi menyelesaikan pendidikannya.

"Aku tau semua orang punya perjalanan masing-masing..

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi aku boleh kan merasa bangga

Pada diri sendiri? Setelah jatuh bangun

ADVERTISEMENT

Aku mengusahakan ini?" tulis keterangan akun Instagram @niwangnastiti18.

Niwang yang dikenal sebagai penyanyi jebolan kompetisi dangdut itu menceritakan serangan penyakit meningitis dan TB Abdomen hampir merenggut mimpinya di tengah masa kuliah. Perjalanan Niwang dimulai pada tahun 2018 saat ia resmi menyandang status sebagai mahasiswa, namun takdir memberinya ujian berat hanya setahun setelahnya.

Pada 2019, ia didiagnosa mengidap penyakit saraf dan pencernaan yang serius, yang tidak hanya menguras fisiknya tetapi juga berdampak pada kemampuan kognitifnya. Dalam curhatan pilunya, Niwang mengaku harus belajar kembali dari nol karena kondisi otaknya yang sempat sulit untuk mengingat. Perjuangannya akhirnya terbayar tuntas saat ia berdiri di podium wisuda dengan toga kebanggaannya.

Kisah haru wisudawati bangkit melawan penyakit meningitis dan TB abdomen. Sempat kesulitan mengingat, ia berjuang belajar dari nol hingga sukses meraih gelar.Kisah haru wisudawati bangkit melawan penyakit meningitis dan TB abdomen. Sempat kesulitan mengingat, ia berjuang belajar dari nol hingga sukses meraih gelar. Foto: Dok. Instagram @niwangnastiti18.

Dalam unggahannya yang viral terlihat ia sedang bernyanyi mengisi acara sekaligus menjadi wisudawati. Ia pun tak kuasa menahan air mata saat mengenang perjalanannya hingga kini bisa memakai toga.

Unggahan tersebut sudah ditonton lebih dari 1,8 juta kali dan mendapatkan banjir komentar dari warganet.

"Selalu nangis liat ini karena aku ngerasain kak, gimana berjuang sembuh dari tb meningitis, dan aku sekarang sedang menyelesaikan perkuliahanku sambil semua yang baca," ucap pengguna Instagram @tresnawy.

"Sebagai salah satu temen seangkatan dan temen sekelas nya niwang di kampus, sedikitnya tau perjuangan niwang dari sakit sampe bener bener kemarin kita lulus bareng, dan waktu niwang nyanyiin ini aku ikut nangiss, bahagia," kata akun @agsnfthv.

"Kak, mungkin aku tidak seberat kamu utk menanggung semuanya, tapi Maret nanti, semoga perangku juga usai ya," saut akun @pujihrtn.

"Barakallah niwang, finally sudah bisa menuntaskan dengan sangat baikkk 🔥🙌," timpal akun @roy_hanuddin21.


Konfirmasi Wolipop

Kisah haru wisudawati bangkit melawan penyakit meningitis dan TB abdomen. Sempat kesulitan mengingat, ia berjuang belajar dari nol hingga sukses meraih gelar.Kisah haru wisudawati bangkit melawan penyakit meningitis dan TB abdomen. Sempat kesulitan mengingat, ia berjuang belajar dari nol hingga sukses meraih gelar. Foto: Dok. Instagram @niwangnastiti18.

Di balik toga yang dikenakannya, wanita berusia 27 tahun asal Bandung, Jawa Barat, bernama Niwang Nastiti ini menyimpan kisah pilu yang bermula pada awal 2019. Sarjana lulusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandung ini, harus menghadapi kenyataan pahit saat baru menduduki semester dua perkuliahan.

Penyanyi jebolan LIDA 2018 dan KDI 2018 ini didiagnosa mengidap meningitis hingga tak sadarkan diri, serta harus menjalani operasi akibat TB Abdomen. Kondisi ini memaksanya mengambil cuti kuliah selama setahun. Perjuangannya semakin berat ketika ia mencoba kembali ke kampus namun justru dihadapkan pada hambatan kesehatan lainnya.

"Aku harus ikut ngulang perkuliahan sama adik-adik tingkat, menghabiskan bertahun-tahun karena terkendala dalam berpikir. Di sela-sela aku ngulang mata kuliah, aku pun harus melakukan operasi kedua kalinya, karena Kista Endometriosis, yang mengharuskan satu Ovarium ku diangkat. Itu hal lain penyebab aku semakin lama menyelesaikan kuliah ku," ungkap Niwang kepada Wolipop.

Meski kondisi fisiknya sempat memburuk dan terhalang masa pandemi COVID-19, semangatnya tidak padam. Dukungan dari orang-orang terdekat menjadi bahan bakar utama baginya untuk tetap bertahan di tengah keterbatasan kognitif pasca-sakit.

"Berkat support dari keluarga dan dosen-dosen, alhamdulillah aku bisa menyelesaikan perkuliahanku. Dan lagu di akhir perang ini menjadi lagu yang sangat mewakilkan perjuanganku selama ini," lanjutnya.

Momen kemenangan itu akhirnya tiba pada 14 Februari 2026. Dalam balutan baju wisuda, ia berhasil membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah akhir dari segalanya. Melalui kisahnya, ia pun menitipkan pesan mendalam bagi generasi muda yang mungkin sedang berada di titik terendah.

"Sesulit apapun, tumbuhkan kemauan untuk menyelesaikan, maka insya Allah akan selalu ada jalan. Kalaupun ternyata itu bukan jalanmu, percayalah akan ada jalan lain yang lebih mudah untuk kamu," pungkasnya.

(gaf/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads