Pakar Karier Ungkap 4 Hal yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Resign
Permasalahan di tempat kerja mungkin sedang membuat kamu terpikir untuk resign. Sebelum mengundurkan diri dari perusahaan baiknya untuk memikirkan keputusan tersebut dengan matang. Agar tidak salah langkah yang berakhir jadi penyesalan, berikut tiga hal yang perlu dipertimbangkan sebelum resign.
1. Alasan Resign
Di tengah kondisi industri kerja yang tidak menentu, keputusan untuk resign tentu perlu dipikirkan matang-matang. Sebelum kamu kesulitan mencari pekerjaan yang cocok ada baiknya untuk mengambil langkah bijaksana. Konten kreator konten karier Junar Asunyi menyarankan untuk menganalisa lagi alasan kamu ingin resign.
"Cari tahu dan pahami penyebabnnya, apakah dari gangguan internal atau eksternal. Coba fokus pada faktor internal yang bisa dikendalikan, misalnya rekan kerja mengesalkan. Kalau begitu kurangi berinteraksi dengan mereka. Kecuali ada insiden, seperti pelecehan, kekerasan yang tidak bisa ditoleransi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau masih dikendalikan nggak selalu harus resign, cari kerja seperti cari jodoh. ketika ada masalah evaluasi, tidak melulu selalu ganti sama yang baru, kalau dikit-dikit ganti namanya tidak konsisten. Maka dari itu, pentingnya performacnce evaluasi dan diskusi untuk perbaikan," kata Junar yang menjadi narasumber dalam Kulwap Wolipop #VersiTerbaikmu "Merencanakan Karier Gemilang" pada Selasa, (15/11/2022).
2. Cari Jalan Keluar
Setelah menemukan alasan atau penyebab utama kamu ingin resign, coba cari dulu jalan keluarnya. Jika masih bisa diperbaiki ada baiknya menunggu paling tidak sampai dapat kesempatan kerja yang lebih bagus daripada ambil tindakan gegabah.
"Kalau atasan tidak suka kita juga harus tidak perlu menyukai dia. Kita berinteraksi kalau ada kebutuhan saja, yang penting kita tetap sopan dan profesional kepada mereka. Kita jangan ikut-ikutan gak sopan.
3. Cari Opini Kedua
Junar Asunyi yang sering membagi tips karier lewat akun @junarsyi tersebut juga menyarankan kamu untuk mendiskusikan masalah ini. Sebelum mengundurkan diri, coba minta opini dari orang-orang yang lebih netral dan bisa memberi saran masuk akal. "Selama masih bisa survive dan tepat waktu jalani saja kalau keteteran dan tidak sanggup lagi bisa diskusikan ke keluarga, HRD, atau rekan kerja yang mendukung," katanya.
4. Tambah Skill
Apapun kondisinya, resign tidak selalu buruk jika kamu sudah punya 'senjata' untuk mencari mata pencaharian baru. Junar mengatakan jika baiknya kamu meningkatkan kemampuan terlebih dahulu sebelum resign. Apalagi jika profesi atau pekerjaan yang ingin dicapai selanjutnya adalah bidang baru.
"Kalau mau pindah harus belajar, asah dulu skill-nya, harus sadar dan bersedia menerima kamu mungkin harus memulai dari 0 lagi, bekerja di mulai dari entry level bahkan magang," jelas Junar.
(ami/ami)
Olahraga
Asics Solution Swift, Sepatu Tenis Ringan untuk Gerak Cepat
Makanan & Minuman
Cari Minyak Goreng Bening dan Tidak Cepat Hitam? Ini Keunggulan SunCo 2L
Pakaian Pria
Cari Sepatu Basket Nyaman & Grip Kuat? Coba Nike Jordan Luka 77 PF
Olahraga
Perut dan Paha Lebih Kencang Tanpa ke Gym? Coba 2 Alat Fitness Rumahan Ini yang Lagi Banyak Dipakai!
Cara Berpakaian Manajer Google yang Bikin Kerja Lebih Sukses dan Produktif
Tampil Sederhana, Pekerjaan Wanita Ini Ternyata Bikin Kaget
Profil Gandes Nawangsari, Mental Health Educator yang Dimintai Saran Gen Z
Sejarah Hari Perempuan Internasional 8 Maret & Alasan Diperingati Tiap Tahun
50 Ide Caption Hari Perempuan Internasional untuk Media Sosial, Penuh Makna
Gaya Dramatis Barbie Ferreira Setelah Turun Berat Badan, Diduga karena Ozempic
Georgina Rodriguez Tinggalkan Arab dengan Jet Pribadi di Tengah Konflik Timteng
Pengakuan Kate Middleton Berhenti Minum Alkohol Setelah Didiagnosis Kanker
Masuk Usia 40? Ini Skincare dan Makeup Wajib agar Kulit Tetap Kencang











































