Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

8 Amalan Lailatul Qadar yang Bisa Dilakukan Wanita Saat Haid

Arina Yulistara - wolipop
Sabtu, 14 Mar 2026 03:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Ilustrasi wanita muslim berdoa
Foto: Getty Images/varniccha kajai
Jakarta -

Siapa yang tidak mau 'mendapatkan' malam lailatul qadar? Meski sedang haid, kamu tetap bisa melakukan beberapa amalan lailatul qadar.

Malam lailatul qadar merupakan salah satu malam paling istimewa dalam bulan Ramadhan. Pada malam yang disebut lebih baik dari seribu bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, seperti salat, membaca Al Quran, hingga berdoa memohon ampunan kepada Allah SWT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagi sebagian muslimah yang sedang mengalami haid, momen ini kerap menimbulkan rasa sedih karena tidak dapat menjalankan sejumlah ibadah tertentu. Meski demikian, perempuan yang sedang haid tetap memiliki banyak kesempatan untuk meraih keberkahan lailatul qadar melalui berbagai amalan yang tetap diperbolehkan dalam syariat.

Berikut ragam amalan lailatul qadar yang dapat dilakukan wanita saat haid untuk tetap menghidupkan malam penuh kemuliaan tersebut:

ADVERTISEMENT

1. Perbanyak Dzikir dan Doa

Salah satu amalan yang dapat dilakukan wanita haid pada malam lailatul qadar adalah memperbanyak dzikir dan doa. Dzikir dapat berupa memuji kebesaran Allah SWT, membaca tasbih, tahmid, maupun tahlil.

Selain itu, umat Muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak doa, memohon ampunan, serta memohon kebaikan bagi diri sendiri, keluarga, dan umat Islam.

2. Perbanyak Sholawat kepada Nabi

Baca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW juga menjadi amalan yang sangat dianjurkan. Dengan memperbanyak sholawat, kamu dapat menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah sekaligus berharap mendapatkan syafaat beliau dihari kiamat.

3. Membaca Buku-buku Islam

Mengisi malam lailatul qadar dengan membaca buku-buku keislaman juga dapat menjadi pilihan ibadah yang bermanfaat. Melalui kegiatan ini, kamu dapat memperdalam pengetahuan agama, memahami nilai-nilai Islam dengan lebih baik serta memperoleh inspirasi untuk meningkatkan kualitas ibadah.

4. Dengarkan Kajian Ilmu Agama

Selain membaca buku, mendengarkan kajian atau ceramah keislaman juga dapat menjadi cara untuk menghidupkan malam lailatul qadar. Kajian agama dapat membantu memperluas wawasan keislaman sekaligus memperkuat keimanan.

Amalan Lailatul Qadar yang Bisa Dilakukan Wanita Saat Haid

Muslim People Giving Alms, Zakat or Infaq Donation to a Person Who Need it in Flat Cartoon Poster Hand Drawn Templates Illustration

Foto: Getty Images/iStockphoto/wongmbatuloyo

5. Perbanyak Sedekah

Sedekah juga termasuk amalan yang sangat dianjurkan pada malam-malam terakhir Ramadhan. Wanita haid tetap dapat bersedekah dengan berbagai cara, baik melalui bantuan materi, makanan, maupun tenaga kepada orang-orang yang membutuhkan.

6. Membaca Al Quran Tanpa Menyentuh Mushaf

Dalam beberapa pendapat ulama, wanita haid diperbolehkan membaca Al Quran tanpa menyentuh mushaf secara langsung. Hal ini dapat dilakukan dengan membaca di dalam hati, melihat mushaf tanpa menyentuhnya, atau melalui media digital.

Mazhab Maliki menjelaskan bahwa wanita haid diperbolehkan membaca Al Quran selama masa keluarnya darah, sebagaimana dijelaskan oleh Imam ad-Dasuki dalam Hasiyah ad-Dasuki 'ala Syarhil Kabir.

Berikut penjelasan menurut mazhab Maliki

الْمُعْتَمَدَ أَنَّهُ يَجُوزُ لها الْقِرَاءَةُ حَالَ اسْتِرْسَالِ الدَّمِ عليها كانت جُنُبًا أَمْ لَا خَافَتْ النِّسْيَانَ أَمْ لَا

Artinya:

"Pendapat yang kuat (dalam mahab Malikiyah), bahwa diperbolehkan bagi wanita haidh untuk membaca Al Quran di masa-masa keluarnya darah, baik sedang junub atau pun tidak, khawatir lupa hafalan atau tidak" (Imam ad-Dasuki, Hasiyah ad-Dasuki 'ala Syarhil Kabir, [Beirut, Darul Fikr: tt], juz I, halaman 174).

Sementara dalam mazhab Syafi'i dijelaskan bahwa seseorang yang berada dalam keadaan hadas besar masih diperbolehkan mengingat atau melihat ayat Al Quran tanpa membacanya secara langsung.

وَلِمَنْ بِهِ حَدَثٌ أَكْبَرُ إجْرَاءُ الْقُرْآنِ عَلَى قَلْبِهِ وَنَظَرٌ فِي الْمُصْحَفِ، وَقِرَاءَةُ مَا نُسِخَتْ تِلَاوَتُهُ وَتَحْرِيكُ لِسَانِهِ وَهَمْسُهُ بِحَيْثُ لَا يُسْمِعُ نَفْسَهُ؛ لِأَنَّهَا لَيْسَتْ بِقِرَاءَةِ قُرْآنٍ

Artinya:

"Siapa saja yang sedang dalam keadaan hadas besar, maka boleh membaca Al Quran dalam hati, melihat mushaf, membaca ayat-ayat Al Quran yang sudah dinasakh tulisannya, menggerakkan bibir, berbisik dan suaranya tidak terdengar oleh dirinya sendiri, karena hal ini tidaklah dianggap sebagai membaca Al Quran" (Khatib asy-Syarbini, Mughni al-Muhtaj ila Ma'rifati Alfadzil Minhaj, [Beirut, Darul Fikr: tt], juz I, halaman 72).

Amalan Lailatul Qadar yang Bisa Dilakukan Wanita Saat Haid

Beautiful Asian young Muslim woman sit on the floor in her house and praying for a holy god - Allah in Islam believe.

Foto: Getty Images/golfcphoto

7. Baca Surat-surat Pendek yang Sudah Dihapal

Wanita haid juga dapat membaca surat-surat pendek Al Quran yang telah dihapal, seperti Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas. Surat-surat pendek ini kerap digunakan dalam dzikir dan doa sehingga tetap dapat dibaca tanpa menyentuh mushaf.

8. Hidupkan Malam dengan Ibadah di Rumah

Mayoritas ulama berpendapat bahwa wanita haid tidak dianjurkan berdiam diri di masjid untuk beribadah. Oleh karena itu, malam lailatul qadar dapat dihidupkan dengan berbagai amalan dari rumah, seperti dzikir, doa, membaca buku agama, hingga mendengarkan kajian.

Dengan berbagai amalan lailatul qadar yang dapat dilakukan wanita saat haid, kamu tetap memiliki kesempatan besar untuk meraih keutamaan malam istimewa dibulan Ramadhan ini. Yang terpenting menjaga niat, perbanyak ibadah yang diperbolehkan, serta memanfaatkan malam-malam terakhir Ramadhan untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads