Mengenal Tipe Penis Grower dan Shower, Apakah Berpengaruh Terhadap Seks?

Kiki Oktaviani - wolipop Sabtu, 17 Jul 2021 21:00 WIB
Diet, fitness and health concept presented by yellow banana wrapped in measure tape isolated on yellow paper background Foto: iStock
Jakarta -

Bagi para pria mungkin sudah mengetahui istilah penis grower dan shower. Kedua tipe Mr. P tersebut kerap kali perbincangan dan ada sejumlah mitos berkembang yang belum tentu kebenarannya.

Seperti dikutip Elite Daily, pakar seks dan hubungan Tari Mannello menjelaskan tentang penis grower dan shower. Penis grower adalah penis dengan ukuran yang terbilang kecil dan lembek, namun ketika ereksi akan membesar.

Sementara penis shower adalah penis yang ukurannya panjang meski tidak ereksi. "Artinya, bahkan saat penis menggantung, ukurannya sudah besar dari sananya, meski tanpa gairah," ucap Tari.

Meski begitu ukuran penis tipe shower tidak berubah secara signifikan seperti tipe grower ketika ereksi. Dua tipe penis yang berkembang di masyarakat ini masih banyak diperbincangkan dan ditanyakan ke ahli.

"Aku benar-benar berpikir bahwa pertanyaan tentang shower versus grower bukanlah sesuatu yang harus dipertanyakan. Tidak ada yang bisa dilakukan tentang itu karena semua orang memiliki ukuran yang berbeda. Dari ukuran yang satu belum tentu 'lebih baik' dari yang lain," jelas Tari Mannello.

Ada beberapa faktor yang berkontribusi atas jenis penis shower atau grower. Beberapa faktornya termasuk elastisitas jaringan, kadar kolagen, dan aliran darah. Dan meskipun tidak ada hubungan yang jelas terhadap usia, namun ada spekulasi bahwa penis bisa berubah saat jaringan Anda meregang atau menyusut seiring waktu.

Penis Grower vs Shower Apakah Berpengaruh Terhadap Seks?

Adakah perbedaan antara penis tipe grower vs shower terhadap kehidupan seks? Lebih lanjut, apakah sebenarnya ukuran dapat berpengaruh terhadap kepuasan seks.

Tari Mannello, dan sejumlah pakar lainnya menjawab dengan tegas bahwa tidak ada pengaruh antara jenis dan ukuran penis terhadap kenikmatan seks.

"Apapun penisnya saat lembek tidak ada hubungannya dengan tampilan, rasa, cara kerja dan bekerja saat ereksi," begitu menurut situs Healthline.

Tari kemudian merespon tentang jenis penis ini. Menurutnya sejumlah orang memiliki preferensi tentang penis.

"Beberapa orang (atau wanita) lebih suka yang tebal, beberapa suka yang panjang. Sama seperti sejumlah pria merespon lebih suka payudara yang besar atau bokong yang besar. Tapi pada akhirnya, penis akan bekerja dengan baik dan tidak akan menjadi masalah," ucap Tari Mannello.



Simak Video "13 Tahun Menikah, Hanya Berhubungan Seksual 3 Kali"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)