Pria Wajib Tahu, Ini 5 Fakta Tentang Ereksi

Kiki Oktaviani - wolipop Minggu, 01 Nov 2020 21:58 WIB
yellow banana and the hand in the white background Foto: iStock
Jakarta -

Ereksi merupakan hal penting bagi pria. Reaksi seksual tersebut yang membuat terjadinya penetrasi. Kesehatan seksual pria juga ditandai dengan kemampuan ereksi.

Untuk mengetahui serba-serbi tentang ereksi, inilah lima faktanya. Mulai dari tipe ereksi sampai hubungan antara ereksi dan masturbasi.

1. Tipe-tipe Ereksi
Mr. P bisa ereksi karena tiga hal. Pertama adalah ereksi refleksogenik yang terjadi karena adanya kontak langsung dengan sentuhan. Ereksi prikogenik, timbul ketika pria mendapatkan stimulasi secara audiovisual misalnya menonton film porno atau berfantasi seks. Tipe ereksi ketiga adalah nocturnal yang terjadi di malam atau pagi hari. Dua tipe ereksi terakhir biasanya terjadi karena ketidaksengajaan dan bisa saja di waktu dan tempat yang tidak terduga.

2. Ini Musuh Bagi Mr. P
Sejumlah studi menunjukkan bahwa banyak pria muda yang mengalami disfungsi ereksi. Kebanyakan penyebabnya karena mengonsumsi rokok atau minum alkohol secara rutin. Dengan mengurangi atau berhenti merokok dan minuman alkohol, sangat berpengaruh dalam mengembalikan kehidupan seks yang berkualitas.

3. Efek Oral Seks
Sebuah studi, seperti dikutip dari Women's Health USA mengungkapkan bahwa pria yang mendapatkan oral seks sebelum diukur, penis jauh lebih besar dan panjang ketimbang pria yang berfantasi seks atau distimulasi dengan tangan.

4. Mitos Seputar Penis Bengkok
Jangan kaget ketika seketika waktu melihat penis suami Anda kurang lurus ketika dia ereksi. Penis yang sedikit bengkok adalah hal yang normal. Namun jika penis sudah terlalu bengkok sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman saat penetrasi seks, maka kemungkinan pasangan Anda mengalami sindrom Peyronie's. Sindrom ini biasanya disebabkan karena adanya jaringan otot yang rusak atau bekas luka di dalam penis. Sebaiknya konsultasikan pada ahli urologi untuk mengatasi masalah ini.

5. Hubungan Antara Ereksi dan Masturbasi
Frekuensi masturbasi sangat berpengaruh terhadap kualitas ereksi pria. Makin sering masturbasi, sensitivitas Mr. P terhadap rangsangan seksual bisa semakin berkurang. Konsultan seks Ian Kerner, Ph.D., menjelaskan, ketika pria tidak masturbasi selama beberapa hari maka lebih banyak pembuluh darah yang mengendur terbuka. Jadi saat ia mendapatkan stimulasi lagi, akan lebih banyak darah yang menhalir ke area genital sehingga ereksinya pun lebih besar.



Simak Video "Ilmuwan Ungkap Cara Paling Aman Bercinta di Tengah Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)