Ingin Vagina Beraroma 'Manis'? Sering-sering Konsumsi Makanan Ini

Hestianingsih - wolipop Rabu, 05 Mei 2021 19:30 WIB
ilustrasi vagina Ilustrasi vagina. Foto: iStock
Jakarta -

Miss V atau vagina memiliki aroma yang khas dan bisa berbeda-beda pada setiap wanita. Umumnya vagina yang normal atau sehat mengeluarkan aroma sedikit asam seperti cuka atau yogurt.

Aroma yang asam berasal dari koloni bakteri --biasanya bakteri baik-- yang bercampur dengan cairan vagina. Keasaman di area vagina memang diperlukan untuk mencegah infeksi bakteri ataupun virus.

Namun pada beberapa kasus vagina bisa beraroma kurang sedap karena makanan yang dikonsumsi. Maka dari itu untuk menjaga kesehatan dan aroma vagina tetap normal, diet sehari-hari juga perlu diperhatikan.

Pakar seks Mia Sabat menyebutkan ada beberapa makanan yang dipercaya bisa memelihara aroma di sekitar vagina tetap normal atau lebih segar. Bahkan bisa memberi sedikit aroma 'manis'.

"Makanan seperti nanas atau melon bisa membuat vagina beraroma segar, sementara makanan seperti asparagus, brokoli, kol atau bawang putih menimbulkan efek sebaliknya," jelas pakar sekaligus terapis seks ini, seperti dikutip dari Daily Star.

Mia kembali menerangkan bahwa tubuh yang terhidrasi dengan baik dan mendapat asupan vitamin dari buah-buahan, sayuran serta jus segar dapat mengeluarkan racun-racun. Hasilnya aroma tubuh termasuk vagina pun jadi lebih segar.

"Buah-buahan alami, terutama blueberry, pepaya, lemon, nanas atau apel bahkan bisa membuat vagina 'terasa' lebih manis," tambahnya.

Sementara itu Mia menyarankan untuk mengurangi makanan yang dapat memicu aroma tak sedap pada vagina. Beberapa di antaranya makanan olahan pabrik, minuman bergula tinggi, minuman ringan dan makanan kalengan dapat mengubah aroma vagina jadi kurang sedap.

"Makanan yang tinggi bahan kimia bisa berefek negatif pada cairan tubuh, begitu juga alkohol, kafein dan nikotin, yang bisa membuat miss v terasa 'pahit'," tuturnya.

Maka jika ingin menjaga aroma vagina tetap segar maka tambahkanlah konsumsi sayur dan buah ke dalam diet harian. Tapi perlu digarisbawahi bahwa aroma vagina yang segar bukanlah seperti aroma parfum atau wewangian yang selama ini kita tahu.

"Tidak beraroma seperti parfum atau semacamnya, tapi dia tidak berbau busuk," terang dr. Mary Minkin.

Aroma busuk atau seperti ikan mati menandakan ada yang tak beres dengan vagina. Jika vagina mengalami keputihan terus-menerus dan disertai bau busuk, maka sangat disarankan segera memeriksakannya ke ginekolog atau spesialis kelamin. Sebab bisa jadi ada infeksi bakteri bahkan masalah yang lebih serius, misalnya kanker.

(hst/hst)