ADVERTISEMENT

Jadi Kontroversi, Anak 9 Tahun Didukung Ibu Operasi Plastik Demi Jadi Cantik

Rahmi Anjani - wolipop Sabtu, 12 Nov 2022 08:00 WIB
Micchi Foto: VICE
Jakarta -

Seorang anak di Jepang bernama Micchi jadi sorotan karena melakukan operasi kelopak mata di usia sembilan tahun. Gadis yang sering tampil di YouTube bersama ibunya, Rucchi, tersebut mengaku menginginkan tindakan itu karena tidak suka dengan penampilannya.

"Aku dibilang mataku sipit jadi aku terlihat seperti memelototi orang. Itu sebabnya mengapa aku melakukan operasi plastik," ujarnya.

MicchiMicchi Foto: VICE

Di usia sekecil itu, Micchi sudah berbicara mengenai orang-orang yang melakukan operasi plastik dan menganggap mereka terlihat cantik. "Jika kamu bisa menahan rasa sakit dari operasi plastik, itu membuat kamu jadi orang yang cantik, menurutku," kata Micchi yang sering membuat konten mengenai makeup dan kecantikan itu.

Dilansir Korea Boo, Jepang adalah negara keempat di dunia yang paling banyak melakukan operasi kecantikan. DI sana, prosedur tersebut memang boleh dilakukan anak di bawah umur asal diberikan izin oleh orang tua. Micchi pun mendapat dukungan dari ibunya yang mengerti bahwa penampilan bisa mempengaruhi seseorang.

MicchiMicchi Foto: VICE

"Ibu dan adikku punya mata besar yang bagus sedangkan aku monolid (tanpa lipatan kelopak mata). Semua orang berpikir adikku lebih cute dariku. Para wanita di sekitarku secara terang-terangan menyebut adikku cute dan memberinya permen. Aku tidak pernah dibilang demikian,"

"Seorang gadis butuh kelopak mata ganda. Aku tidak pernah melihat gadis dengan monolid yang menurutku cantik. Kelopak mata agnda itu cantik. Kelopak mata adalah standar kecantikan. Aku mengatakan ini lagi dan lagi. Aku tidak ingin dia tumbuh dengan 'kompleks' (masalah) itu, itu adalah kekhawatiran utamaku," ujar wanita yang menjalani operasi pada usia 18 itu.

MicchiMicchi Foto: VICE

Dalam video yang dirilis VICE, Micchi memperlihatkan bagaimana prosesnya menjalani operasi kelopak mata. Prosedur yang seharusnya hanya berlangsung 20 menit berlangsung lebih dari dua jam. Micchi pun sempat kesakitan karena anesthesia tidak berfungsi dengan maksimal.

Melihat anak sekecil itu melakukan tindakan estetika yang sebenarnya tidak diperlukan, banyak orang prihatin dengan Micchi. Mereka menganggap jika kesakitannya adalah hasil dari trauma ibunya. Apalagi ibu Micchi seolah mendukung anaknya melakukan operasi lain.

"Aku membiarkan mereka saja. Hanya hidung. Aku hanya menginginkan dia operasi hidung. Mungkin payudara juga. Dia masih tumbuh jadi kami tidak tahu seberapa besar akan tumbuh," kata Rucchi.

(ami/ami)
dMentor
×
Awas! Gelombang Ganas PHK
Awas! Gelombang Ganas PHK Selengkapnya