Ini Gejala Penuaan Dini dan Alasan Skincare Anti-aging Paling Dicari Saat Ini
Penuaan dini menjadi momok menakutkan bagi banyak wanita Indonesia. Hal ini dibuktikan melalui hasil riset yang dilakukan JakPat dan ERHA Age Corrector untuk mengetahui kesadaran wanita Indonesia terhadap tanda-tanda penuaan dini.
Dalam survei ini, JakPat dan ERHA Age Corrector menggandeng 100 responden wanita dari berbagai macam profesi mulai dari ibu rumah tangga, pekerja profesional, hingga mahasiswa. Hasilnya, sebanyak 76% responden menganggap penuaan dini sebagai permasalahan serius pada kulit.
Tepat di hari perilisan produk ERHA Age Corrector, Muhammad Irfan Agia, selaku Consumer Psychologist mengemukakan fakta menarik. Mayoritas responden dalam survei ini telah menyadari pentingnya penggunaan skincare anti-aging di umur 20-an.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Muhammad Irfan Agia dalam acara launching ERHA Age Corrector Foto: dok. ERHA |
"Mayoritas responden dalam survei ini sudah menggunakan produk anti-aging di umur 19 sampai 25 tahun. Jadi, (mereka) sudah mulai mencari sejak dini. Tapi, sebanyak 30% masyarakat Indonesia, khususnya wanita, belum menggunakan produk anti-aging karena masih merasa kesulitan mencari jenis produk yang cocok dengan mereka," ungkap pria yang akrab disapa Agia, Rabu (21/4/2021).
Agia menambahkan, saat ini skincare dengan manfaat anti-aging paling banyak diburu oleh wanita Indonesia. Menurut survei yang dilakukan pada April 2021 ini ditemukan bahwa wanita dari kalangan status ekonomi menengah ke atas lebih aware dengan gejala penuaan dini.
Adapun gejala yang ditemukan responden mengalami penuaan dini antara lain, munculnya flek hitam dan kerutan serta berkurangnya elastisitas wajah. Mereka yang mengalami penuaan dini juga merasa kulitnya menjadi lebih kering karena tingkat kelembaban yang berkurang, dan bekas jerawat lebih lama memudar.
Saat memaparkan hasil survei JakPat dan ERHA Age Corrector, Agia mengingatkan kandungan-kandungan yang terdapat dalam produk skincare anti-aging. Sehingga, wanita Indonesia dapat memilah produk yang tepat untuk menyelesaikan masalah kulit yang dapat dicegah, yakni penuaan dini.
"Mereka (responden) ternyata juga sudah mengetahui kandungan yang ingin dicari. Seperti kandungan vitamin A, vitamin C, dan antioksidan. Inilah kandungan yang paling banyak dicari untuk produk skincare anti-aging," pungkas Agia.
(rcp/rcp)
Pakaian Wanita
Takut Kecewa Beli Jam Murah? Ini 3 Jam Wanita yang Harganya Masuk Akal & Kualitas Premium
Pakaian Wanita
Lagi Cari Atasan Denim? Ini Rekomendasi yang Nggak Bikin Gaya Kamu Membosankan
Home & Living
Masak Enak Tanpa Ribet! Kamu Harus Lirik Philips Airfryer Low Watt Ini Untuk Jadi Andalan di Dapur
Home & Living
3 Alat Kebersihan Ini Pasti Akan Kamu Butuhkan di Rumah, Cek Produknya di Sini!
Halo Lip, Tren Makeup 2026 yang Memberi Efek Bibir Penuh Alami
Angular Bob Jadi Tren Lagi, Bob Tajam ala Victoria Beckham Kembali Populer
Jerawat Tak Kunjung Hilang? Coba 7 Rangkaian Skincare Ini
Tren Rambut 2026: Baby Bob, Model Bob Pendek yang Cocok untuk Rambut Keriting
Cara Menghilangkan Jerawat: Lakukan 3 Resolusi Kecantikan Ini di 2026
Viral 'Poverty Challenge' Bikin Murka, Pamer Mi Instan di Atas Ferrari
Ramalan Shio 2026
Rezeki Mengalir Deras! 5 Shio Paling Beruntung di Tahun 2026
Foto: Transformasi Bradley Cooper Jadi Lebih Muda, Bikin Pangling Dikira Oplas
9 Cara Menerapkan Sleep Hygiene agar Tidur Lebih Nyenyak Setiap Malam












































Muhammad Irfan Agia dalam acara launching ERHA Age Corrector Foto: dok. ERHA