Ini Gejala Penuaan Dini dan Alasan Skincare Anti-aging Paling Dicari Saat Ini

R Chairini Putong - wolipop Rabu, 21 Apr 2021 21:00 WIB
Shot of an attractive young woman covering her eye with a beauty product in her bathroom at home Foto: iStock
Jakarta -

Penuaan dini menjadi momok menakutkan bagi banyak wanita Indonesia. Hal ini dibuktikan melalui hasil riset yang dilakukan JakPat dan ERHA Age Corrector untuk mengetahui kesadaran wanita Indonesia terhadap tanda-tanda penuaan dini.

Dalam survei ini, JakPat dan ERHA Age Corrector menggandeng 100 responden wanita dari berbagai macam profesi mulai dari ibu rumah tangga, pekerja profesional, hingga mahasiswa. Hasilnya, sebanyak 76% responden menganggap penuaan dini sebagai permasalahan serius pada kulit.

Tepat di hari perilisan produk ERHA Age Corrector, Muhammad Irfan Agia, selaku Consumer Psychologist mengemukakan fakta menarik. Mayoritas responden dalam survei ini telah menyadari pentingnya penggunaan skincare anti-aging di umur 20-an.

ERHAMuhammad Irfan Agia dalam acara launching ERHA Age Corrector Foto: dok. ERHA

"Mayoritas responden dalam survei ini sudah menggunakan produk anti-aging di umur 19 sampai 25 tahun. Jadi, (mereka) sudah mulai mencari sejak dini. Tapi, sebanyak 30% masyarakat Indonesia, khususnya wanita, belum menggunakan produk anti-aging karena masih merasa kesulitan mencari jenis produk yang cocok dengan mereka," ungkap pria yang akrab disapa Agia, Rabu (21/4/2021).

Agia menambahkan, saat ini skincare dengan manfaat anti-aging paling banyak diburu oleh wanita Indonesia. Menurut survei yang dilakukan pada April 2021 ini ditemukan bahwa wanita dari kalangan status ekonomi menengah ke atas lebih aware dengan gejala penuaan dini.

Adapun gejala yang ditemukan responden mengalami penuaan dini antara lain, munculnya flek hitam dan kerutan serta berkurangnya elastisitas wajah. Mereka yang mengalami penuaan dini juga merasa kulitnya menjadi lebih kering karena tingkat kelembaban yang berkurang, dan bekas jerawat lebih lama memudar.

Saat memaparkan hasil survei JakPat dan ERHA Age Corrector, Agia mengingatkan kandungan-kandungan yang terdapat dalam produk skincare anti-aging. Sehingga, wanita Indonesia dapat memilah produk yang tepat untuk menyelesaikan masalah kulit yang dapat dicegah, yakni penuaan dini.

"Mereka (responden) ternyata juga sudah mengetahui kandungan yang ingin dicari. Seperti kandungan vitamin A, vitamin C, dan antioksidan. Inilah kandungan yang paling banyak dicari untuk produk skincare anti-aging," pungkas Agia.



Simak Video "Penampilan Ayu Maulida Kenakan Kostum Komodo di Miss Universe 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(rcp/rcp)