Tumit Kasar dan Retak? Ini 3 Cara Praktis yang Direkomendasikan Dermatologist
Telapak kaki, khususnya tumit, sering kali terasa kasar, kencang, dan mulai pecah-pecah akibat kering. Ini merupakan hal yang wajar dan umum dialami banyak orang, terutama bagi yang sering berdiri dalam jangka waktu lama.
Kamu mengalami tumit kering bahkan pecah-pecah? Tidak perlu khawatir. Seorang dokter kulit sekaligus profesor klinis dermatologi di NYU Langone Medical Center, Doris Day, membagikan cara mengatasi tumit pecah-pecah. Tiga cara ampuh berikut bahkan bisa dilakukan sendiri dengan bahan-bahan yang tersedia di dapur rumah!
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rendaman Madu dan Minyak Kelapa
Jika masalah yang kamu alami adalah tumit kusam dengan retakan halus, kamu bisa fokus melembapkan secara mendalam dengan kombinasi madu dan minyak kelapa. Caranya, campurkan madu dan minyak kelapa ke dalam air hangat, lalu rendam kaki selama kurang lebih 5-10 menit.
Setelah itu, oleskan petroleum jelly atau krim oles (ointment), seperti CeraVe Healing Ointment, pada kaki saat masih setengah lembap. Agar kelembapan tetap terjaga, tutupi kaki yang sudah diolesi krim dengan kaus kaki lembut.
Menurut para dermatolog, mengoleskan petroleum jelly pada kulit lembap dapat membantu mengunci hidrasi lebih efektif dibandingkan hanya menggunakan pelembap biasa. Kaus kaki juga berfungsi melindungi kaki dari kontak langsung dengan permukaan lain saat tidur.
Lulur Tepung Beras
Foto: Getty Images/iStockphoto/Lordn
Banyak orang menggunakan batu apung atau alat kikir kaki, tetapi kedua cara tersebut cenderung terlalu kasar. Butiran halus tepung beras mampu mengangkat sel kulit mati seperti batu apung, namun tanpa gesekan yang terlalu agresif.
Caranya: campurkan 1 sendok makan tepung beras dengan 1-2 sendok teh minyak zaitun atau minyak kelapa. Setelah menjadi pasta, oleskan pada telapak kaki yang lembap sambil dipijat selama maksimal 2 menit. Setelah itu, bilas dan keringkan kaki.
"Tepung beras berfungsi mengangkat sel kulit mati dengan lembut, sementara minyak berperan sebagai pelembap dan pelembut tumit," jelas Dr. Day. Hasilnya, kulit mati terangkat, lapisan kasar berkurang, dan kulit baru di bawahnya tetap terawat.
Krim Urea untuk Tumit Kering dan Pecah-pecah
Foto: Thinkstock
Cukup oleskan krim urea dengan konsentrasi minimal 10-20% pada tumit yang kasar tanpa perlu mencampurnya dengan bahan lain.
Dr. Day menjelaskan bahwa krim urea bekerja dengan menarik kelembapan ke dalam kulit sekaligus memecah sel kulit mati yang mengeras. Konsentrasi 10-20% direkomendasikan karena dinilai efektif mengatasi tumit kering tanpa meningkatkan risiko iritasi.
Ketiga cara yang dijelaskan Dr. Day bisa disesuaikan dengan kondisi tumit yang kamu alami. Kamu juga dapat bergantian menggunakan metode perawatan tersebut setiap minggu, mengingat bahan-bahannya mudah didapat.













































