Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Tumit Kasar dan Retak? Ini 3 Cara Praktis yang Direkomendasikan Dermatologist

Almira Riva Az Zahra - wolipop
Sabtu, 02 Mei 2026 17:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Tumit Kering dan Pecah-pecah
Foto: Getty Images/Traimak_Ivan
Jakarta -

Telapak kaki, khususnya tumit, sering kali terasa kasar, kencang, dan mulai pecah-pecah akibat kering. Ini merupakan hal yang wajar dan umum dialami banyak orang, terutama bagi yang sering berdiri dalam jangka waktu lama.

Kamu mengalami tumit kering bahkan pecah-pecah? Tidak perlu khawatir. Seorang dokter kulit sekaligus profesor klinis dermatologi di NYU Langone Medical Center, Doris Day, membagikan cara mengatasi tumit pecah-pecah. Tiga cara ampuh berikut bahkan bisa dilakukan sendiri dengan bahan-bahan yang tersedia di dapur rumah!

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rendaman Madu dan Minyak Kelapa

Jika masalah yang kamu alami adalah tumit kusam dengan retakan halus, kamu bisa fokus melembapkan secara mendalam dengan kombinasi madu dan minyak kelapa. Caranya, campurkan madu dan minyak kelapa ke dalam air hangat, lalu rendam kaki selama kurang lebih 5-10 menit.

Setelah itu, oleskan petroleum jelly atau krim oles (ointment), seperti CeraVe Healing Ointment, pada kaki saat masih setengah lembap. Agar kelembapan tetap terjaga, tutupi kaki yang sudah diolesi krim dengan kaus kaki lembut.

ADVERTISEMENT

Menurut para dermatolog, mengoleskan petroleum jelly pada kulit lembap dapat membantu mengunci hidrasi lebih efektif dibandingkan hanya menggunakan pelembap biasa. Kaus kaki juga berfungsi melindungi kaki dari kontak langsung dengan permukaan lain saat tidur.

Lulur Tepung Beras

Tepung beras

Foto: Getty Images/iStockphoto/Lordn

Perawatan ini cocok untuk kamu yang memiliki tumit kasar dengan penumpukan sel kulit mati. Lulur dari tepung beras membantu mengangkat sel kulit mati secara lembut tanpa perlu digosok terlalu keras.

Banyak orang menggunakan batu apung atau alat kikir kaki, tetapi kedua cara tersebut cenderung terlalu kasar. Butiran halus tepung beras mampu mengangkat sel kulit mati seperti batu apung, namun tanpa gesekan yang terlalu agresif.

Caranya: campurkan 1 sendok makan tepung beras dengan 1-2 sendok teh minyak zaitun atau minyak kelapa. Setelah menjadi pasta, oleskan pada telapak kaki yang lembap sambil dipijat selama maksimal 2 menit. Setelah itu, bilas dan keringkan kaki.

"Tepung beras berfungsi mengangkat sel kulit mati dengan lembut, sementara minyak berperan sebagai pelembap dan pelembut tumit," jelas Dr. Day. Hasilnya, kulit mati terangkat, lapisan kasar berkurang, dan kulit baru di bawahnya tetap terawat.

Krim Urea untuk Tumit Kering dan Pecah-pecah

Dry heels woman on a white background close-up through a magnifying glass

Foto: Thinkstock

Jika dua cara sebelumnya terasa merepotkan, kamu bisa menggunakan produk klinis berupa krim urea yang banyak dijual di marketplace. Ini adalah pilihan paling praktis dan efisien, terutama jika kamu tidak memiliki banyak waktu. Krim ini memiliki fungsi ganda, yaitu melembapkan sekaligus mengeksfoliasi.

Cukup oleskan krim urea dengan konsentrasi minimal 10-20% pada tumit yang kasar tanpa perlu mencampurnya dengan bahan lain.

Dr. Day menjelaskan bahwa krim urea bekerja dengan menarik kelembapan ke dalam kulit sekaligus memecah sel kulit mati yang mengeras. Konsentrasi 10-20% direkomendasikan karena dinilai efektif mengatasi tumit kering tanpa meningkatkan risiko iritasi.

Ketiga cara yang dijelaskan Dr. Day bisa disesuaikan dengan kondisi tumit yang kamu alami. Kamu juga dapat bergantian menggunakan metode perawatan tersebut setiap minggu, mengingat bahan-bahannya mudah didapat.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads