Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Begadang dan Telat Makan, Ini Dampaknya ke Jam Biologis Hati Kamu!

Almira Riva Az Zahra - wolipop
Sabtu, 28 Feb 2026 03:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Ilustrasi Diet
Foto: iStockphoto/Getty Images/P Stock
Jakarta -

Tubuh manusia memiliki jam biologis yang secara klinis disebut ritme sirkadian. Setiap organ dan hormon memiliki jam kerja masing-masing selama 24 jam. Ritme ini diatur oleh neuron di otak yang bernama Suprachiasmatic Nucleus (SCN).

Ritme sirkadian sangat berpengaruh terhadap metabolisme tubuh. Jika ritme ini terganggu, metabolisme pun ikut terganggu dan dapat berujung pada obesitas bahkan diabetes.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu organ penting yang memiliki ritme sirkadian cukup kompleks adalah hati. Waktu aktivitas atau jam kerja hati berada pada rentang pukul 01.00 hingga 03.00 pagi. Pada waktu inilah hati mendetoksifikasi darah serta melakukan perbaikan sel-sel tubuh.

Tanpa disadari, ada kebiasaan yang umum dilakukan tetapi dapat mengganggu jam biologis hati secara serius. Salah satunya adalah pola makan yang tidak teratur.

ADVERTISEMENT

Peneliti dari Universitas Queensland, Australia, menyatakan bahwa ritme sirkadian hati juga dipengaruhi oleh ritme sirkadian organ lain. Faktor yang paling memengaruhi ritme sirkadian dalam tubuh adalah gaya hidup.

Benjamin Weger, Ph.D., salah satu peneliti yang terlibat dalam eksperimen terkait ritme sirkadian ini mengatakan, "Orang yang makan secara teratur memiliki ritme hati yang lebih sehat dibandingkan mereka yang hanya mengonsumsi minuman kaya nutrisi."

Eksperimen tersebut melibatkan dua kelompok berbeda. Kelompok pertama makan secara rutin tiga kali sehari pada jam yang sama, dengan tambahan camilan di siang hari. Sementara itu, kelompok kedua hanya mengonsumsi minuman kaya nutrisi.

Hasil eksperimen menunjukkan bahwa pola makan teratur setiap hari sangat memengaruhi ritme sirkadian tubuh. Meski demikian, ritme ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk dipahami secara mendalam.

"Organ hati melepaskan protein ke dalam darah secara konsisten. Kebiasaan yang tidak teratur jelas dapat mengganggu kerja hati," tutur Weger.

Karena itu, penting untuk memperhatikan rutinitas makan dan gaya hidup sehari-hari agar metabolisme serta keseimbangan energi tubuh tetap terjaga. Ritme sirkadian, metabolisme tubuh, dan fungsi hati saling berkaitan erat.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads