60 Tahun di Dunia Model, Begini Cara Twiggy Awet Muda di Usia 76
Setelah lebih dari 60 tahun berkarier di dunia mode, Twiggy tetap aktif dan menjaga gaya hidup sehat di usia 76 tahun. Model legendaris asal Inggris bernama asli Lesley Lawson itu berbicara soal gaya hidup sehatnya yang membuatnya awet muda.
Soal kebugaran, Twiggy mengaku tidak pernah menjalani pola hidup ekstrem. Selama 20 tahun terakhir, ia rutin melakukan Pilates dan percaya olahraga tersebut membantunya tetap bugar. Ia juga menjaga pola makan sederhana namun bernutrisi.
"Saya tidak fanatik, tetapi saya selalu berolahraga. Selama 20 tahun terakhir ini Pilates, saya benar-benar percaya pada itu. Saya makan dengan baik. Kamu adalah apa yang kamu makan," ujarnya kepada Defined magazine.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menjaga pola makan juga penting baginya. Selain menjaga tubuh rampingnya, juga demi kesehatannya. Menu hariannya didominasi sayuran hijau, salmon, bahan organik serta dark chocolate.
Twiggy Foto: dok. Defined magazine |
Meski sudah enam dekade menjadi model, Twiggy mengaku tidak berpikir untuk pensiun. Menurutnya, berhenti bekerja bukanlah pilihan terbaik selama tubuh masih sehat.
"Saya tidak pikir pensiun sepenuhnya itu ide yang baik. Jika Anda berhenti dari satu pekerjaan, ambillah minat lain," katanya.
Pikiran positif juga membantunya awet muda. Baginya, hidup terlalu singkat untuk diisi kemarahan.
"Saya tidak ingin menjalani hidup dengan marah dan mengeluh. Hidup ini terlalu singkat," akunya.
Selain modeling, ia tetap aktif di bidang desain, akting, dan musik. Saat ini ia tengah menggarap lagu bersama Amy Wadge dan sudah menyelesaikan beberapa materi. Ia juga mempromosikan film dokumenter tentang dirinya yang disutradarai oleh Sadie Frost, yang tahun ini dijadwalkan tayang di Jepang, Australia, dan Amerika.
Sejak awal karier, Twiggy dikenal dengan gaya androgini dan lebih nyaman mengenakan celana dibanding gaun feminin. Ia bahkan pernah memesan setelan jas pria kepada desainer Tommy Nutter.
Mengenang awal ketenarannya pada 1966, ia mengaku hidupnya berubah drastis setelah disebut sebagai "The Face of '66". Dari siswi sekolah di London, ia mendadak bekerja untuk majalah seperti Vogue dan Elle di Paris, hingga dibawa ke Amerika oleh Diana Vreeland dan menjadi bintang global.
(kik/kik)











































