Pangeran William Murka Kate Middleton Diminta Ganti Ejaan Nama
Pangeran William dikabarkan pernah geram ketika ayahnya, Raja Charles III, dan Ratu Camilla meminta Kate Middleton mengubah ejaan nama depannya dari Catherine menjadi Katherine. Alasan penggantian berkaitan dengan inisial nama mereka yang sama.
Drama keluarga ini diungkap penulis biografi kerajaan Christopher Andersen dalam buku terbarunya, 'Kate! The Courage, Grace, and Power of the Woman Who Will Be Queen'. Buku itu menjelaskan, Charles dan Camilla diketahui memiliki monogram kerajaan yang terdiri dari dua huruf C yang saling terkait di bawah mahkota.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pangeran William (Foto: The FA via Getty Images/Alex Pantling - The FA) |
Keduanya disebut khawatir jika Kate menggunakan inisial C, akan ada terlalu banyak simbol huruf C dalam identitas kerajaan. "Apakah Kate keberatan untuk mengganti namanya dari Catherine ke Katherine," tulis Anderson seperti dikutip Fox News, Senin (10/8/2026).
Permintaan tersebut rupanya membuat William jengkel. Andersen mengklaim putra sulung Raja Charles III itu langsung membela istrinya.
"Tersinggung oleh permintaan lain dari penguasa tertinggi yang pada dasarnya hanya untuk menyenangkan Camilla, William yang marah merespons demi membela istrinya," tulis Andersen.
Ia bahkan menyebut William menilai permintaan tersebut sebagai sesuatu yang menghina, bukan hanya bagi Kate tetapi juga keluarga Kate.
Putri Wales Catherine atau Kate Middleton. (Foto: REUTERS/Jaimi Joy/Pool) |
Fox News mencoba mengkonfirmasi, tapi pihak Istana Kensington menolak berkomentar mengenai isi buku tersebut.
Di tengah sorotan mengenai nama tersebut, publik memang lebih mengenal Princess of Wales dengan panggilan Kate. Namun, nama resminya adalah Catherine.
Andersen mengatakan Kate sebenarnya menyukai Charles dan tidak menyimpan dendam terhadap sang mertua. Ia bahkan menduga ide untuk mengganti ejaan namanya datang dari pihak lain.
Menurut Andersen, Kate merasa sangat kuat terhadap nama yang diberikan orangtuanya. Karena itu, mengubah nama formalnya hanya karena alasan yang berkaitan dengan inisial kerajaan dianggap terlalu berlebihan.
Raja Charles dan Ratu Camilla. (Foto: Hollie Adams/Pool Photo via AP) |
"Kate sangat berpegang teguh pada prinsipnya dan bagaimana ia ingin dikenal dunia," ujar Andersen.
Ia menggambarkan Kate sebagai sosok yang terlihat baik hati dan penuh kasih, tetapi memiliki kemauan yang sangat kuat. Andersen menilai mengubah nama Catherine menjadi Katherine demi menghindari terlalu banyak huruf C dalam simbol kerajaan merupakan hal yang sulit diterima Kate.
(dtg/dtg)














































