BB Turun Tanpa Efek Samping, Ini Cara Diet Telur Rebus yang Sehat
Diet dengan telur rebus sering dikenal praktis untuk menurunkan berat badan tanpa ribet dan mahal, karena bahan mudah didapat, cara pengolahan sederhana, dan kandungan gizinya cukup lengkap. Tapi, bagaimana cara diet telur rebus?
Diet telur rebus sering menjadi pilihan bagi mereka yang ingin hasil cepat, namun tetap realistis dijalani. Biasanya terdiri dari mengonsumsi minimal dua hingga tiga telur rebus per hari, baik dalam satu kali makan atau dimakan sendiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Popularitasnya meningkat karena telur merupakan sumber protein tinggi yang mampu memberikan rasa kenyang lebih lama. Diet telur rebus juga populer di kalangan selebriti, dengan aktris Nicole Kidman dan Charles Saatchi dilaporkan mengikutinya
Mengonsumsi telur rebus secara teratur dan terukur, nafsu makan bisa lebih terkontrol sehingga asupan kalori harian ikut berkurang. Namun, diet ini tetap perlu dilakukan dengan cara yang benar agar aman bagi tubuh.
Meski terdengar sederhana, cara diet telur rebus tidak bisa dijalankan sembarangan. Banyak orang gagal atau justru mengalami gangguan kesehatan karena salah menerapkan pola makannya.
Bagaimana Cara Diet Telur Rebus?
Ada beberapa versi cara diet telur rebus. Tetapi versi umumnya mirip dengan diet Atkins rendah karbohidrat, yang ditulis oleh penulis Arielle Chandler dalam bukunya The Boiled Egg Diet.
Menurut buku tersebut, cara diet telur rebus bisa ditetapkan dengan membagi menu makanan sehari-hari. Sarapan setidaknya dua butir telur rebus dan satu buah, dengan sayuran rendah karbohidrat atau protein opsional.
Selain itu, makan siang terdiri dari telur rebus atau protein tanpa lemak dan sayuran rendah karbohidrat. Kemudian makan malam dengan telur rebus atau protein tanpa lemak dan sayuran rendah karbohidrat
Apakah Diet Telur Rebus Baik untuk Kamu?
Foto: Getty Images/iStockphoto/YelenaYemchuk
"Saya rasa kamu tidak seharusnya menjalani diet yang mengharuskan obsesi terhadap satu jenis makanan," kata Lisa Young, PhD, RDN, penulis buku Finally Full, Finally Slim yang berbasis di New York City seperti dilansir dari Everyday Health.
Telur, makanan pokok utama dalam diet ini, bergizi jika dikonsumsi dalam jumlah sedang, tetapi bukan sebagai satu-satunya atau makanan utama kamu. American Heart Association merekomendasikan beberapa butir telur per minggu atau kurang, tergantung pada kadar kolesterol LDL kamu.
"Telur merupakan sarapan yang enak," kata Dr. Young. "Telur rebus adalah camilan bergizi, tetapi saya pikir mengonsumsi berbagai macam makanan adalah cara makan yang lebih sehat."
Salah satu dari banyak manfaat telur adalah kandungan proteinnya yang tinggi. Telur merupakan sumber protein berkualitas tinggi. Satu butir telur rebus besar mengandung 71,5 kalori, 6,2 gram protein, 4,98 gram lemak, dan 0,48 gram karbohidrat.
"Telur adalah protein lengkap dan mengandung nutrisi seperti vitamin D dan kolin," kata Amy Shapiro, RD, pendiri dan direktur Real Nutrition di New York City.
Protein lengkap adalah bahan yang mengandung semua asam amino esensial dalam jumlah yang cukup. Kolin adalah nutrisi yang membantu menghasilkan neurotransmiter, zat kimia di otak yang mengatur memori dan suasana hati, di antara fungsi lainnya.
Efek Samping Konsumsi Telur Rebus dalam Jumlah Banyak
Foto: Recipes Diary
Terlalu sedikit serat dapat meningkatkan risiko sembelit, terutama jika kamu kebanyakan mengonsumsi telur, karena telur memiliki 0 gram serat. Selain membantu pencernaan, konsumsi serat yang cukup dapat membantu mengurangi peradangan yang terkait dengan penyakit kronis.
Meskipun beberapa penelitian menemukan bahwa protein telur dapat membantu meningkatkan rasa kenyang yang berpotensi membantu pelaku diet menurunkan berat badan, telur rebus bukanlah satu-satunya cara untuk diet. Pahami aturan konsumsi, porsi yang tepat, serta kombinasi makanan pendamping menjadi kunci agar diet telur rebus memberikan hasil optimal.
Pakaian Wanita
Tote Bag Muat Laptop hingga 16 Inci! Bawa Banyak Barang Tetap Compact dengan Sena Bag
Kesehatan
Stop Pakai Sanitizer Sembarangan! Ini Pilihan Aman untuk Ibu dan Bayi
Kesehatan
Langkah Praktis Jaga Lingkungan Rumah Tetap Higienis Setiap Hari! Sanitizing Water Jadi Solusi Tepat
Kesehatan
Sering Pusing Saat Puasa Ramadan? Saatnya Pantau Tekanan Darah Sendiri dengan Tensimeter Pergelangan
Ini Usia Ketika Seseorang Paling Sehat Secara Fisik
Alasan Makan Roti Gandum untuk Diet Lebih Sehat daripada Nasi Putih
Baru Makan Tapi Lapar Lagi? Coba 10 Cara Ini Biar Nafsu Makan Terkontrol
Skip Sarapan Vs Skip Makan Malam, Mana Lebih Efektif Menurunkan Berat Badan?
Manfaat Jalan Kaki saat Commuting, Bantu Jaga Kesehatan Fisik dan Pikiran
Ramalan Zodiak Cinta 8 Februari: Aries Jangan Memaksa, Libra Tak Perlu Curiga
Ini Usia Ketika Seseorang Paling Sehat Secara Fisik
Ramalan Zodiak 8 Februari: Leo Pertahankan Komunikasi, Virgo Introspeksi Diri
YouTuber Cantik Curhat Rasanya Dipacari Idola KPop, Penuh Tekanan Emosional














































