Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Ritual Detoks Tubuh Berujung Maut, Wellness Coach Tewas Keracunan Katak

Tim Wolipop - wolipop
Jumat, 29 Mei 2026 15:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Kristian Trend
Kristian Trend Foto: dok. Facebook
Jakarta -

Seorang wellness coach asal Inggris meninggal dunia setelah diduga mengikuti ritual 'pembersihan diri' menggunakan pengobatan alternatif bernama Kambo. Zat ini berasal dari cairan kulit katak yang hidup di pohon Amazon. Cairan ini diketahui beracun dan telah dilarang di beberapa negara.

Kristian Trend, pria berusia 40 tahun itu diyakini menjadi korban pertama asal Inggris yang meninggal terkait penggunaan Kambo. Meski penjualannya dilarang di sejumlah negara, zat tersebut masih bisa diperoleh secara legal di Inggris.

Sebelum meninggal, Kristian disebut mengikuti sebuah ritual di sebuah apartemen di Leicester bulan lalu. Sang ibu, Angie, mengatakan putranya sempat menyebut ingin melakukan proses "cleansing".

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia bilang ingin membersihkan dirinya. Dia memang sangat spiritual. Dia juga banyak mengonsumsi vitamin. Tapi saya tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi," ujar Angie kepada The Telegraph.

Ia menambahkan bahwa hasil pemeriksaan resmi belum keluar dan dirinya masih sulit menerima kepergian sang anak.

ADVERTISEMENT

"Kami belum menerima hasil tesnya. Saya bahkan tidak yakin ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi karena itu tidak akan membuatnya kembali," katanya.

Kristian diketahui pernah berjuang melawan kanker Burkitt lymphoma dan berhasil sembuh setelah menjalani perawatan intensif selama empat bulan di rumah sakit. Mirisnya, kini Kristian meninggal karena keteledorannya sendiri.

Seminggu setelah meninggal, Kristian seharusnya merayakan ulang tahunnya. Angie mengaku sudah menyiapkan hadiah untuk putranya tersebut.
Kambo sendiri merupakan cairan yang diambil dari sekresi kulit katak giant monkey tree frog asal Amazon.

Dalam ritualnya, kulit peserta biasanya dibakar atau dilukai lebih dulu sebelum cairan tersebut dioleskan ke luka. Praktik ini sempat dilarang di Australia setelah muncul beberapa kasus kematian langka yang dikaitkan dengan ritual Kambo.

Sebelum meninggal, Kristian bekerja sebagai wellness coach dan sempat meluncurkan produk minuman pengganti kopi berbahan nabati. Ia juga aktif membagikan tips kesehatan melalui akun Instagram bernama 'Kristian The Feel Good Guy'.

(kik/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads