Bukan Diet Ketat, Tips Raline Shah Agar Tetap Langsing & Bahagia Tanpa Stres
Aktris Raline Shah selalu berhasil mencuri perhatian publik lewat penampilannya yang bugar, segar, dan awet muda. Di balik pesonanya tersebut, bintang film 5 cm ini rupanya memiliki cara yang unik dalam menjaga kesehatan tubuh dan kulitnya. Seperti apa rahasianya?
Bukan lewat diet ekstrem atau pantangan yang menyiksa, wanita kelahiran 1985 ini justru menerapkan prinsip keseimbangan yang fleksibel. Bagi Raline, kesehatan fisik dan kesehatan mental adalah dua hal yang harus berjalan beriringan.
Saat ditanya mengenai permasalahan kulit,Raline bersyukur karena sejauh ini ia tidak memiliki masalah yang berarti karena konsisten menerapkan rutinitas hidup sehat. Namun, ia tidak menampik pernah berjuang melawan jerawat saat masa puber. Pengalaman itulah yang membuatnya belajar bahwa kesehatan kulit sangat mencerminkan kondisi di dalam tubuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pesona selebriti Raline Shah tampil bugar, glowing dan memesona di Smash Padel, TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026). Foto: Dok. Gresnia/Wolipop. |
"Kulit itu kan organ yang paling besar. Jadi itu terkait sekali dengan kondisi tubuh kita, kondisi pencernaan kita juga (digestive system), dan hormonal," ujar Raline saat ditemui di acara Bear Brand Collagen & Vitamin C di Smash Padel, TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).
Untuk merawat kulitnya dari dalam, Raline fokus pada makanan alami yang minim proses (ultra-processed food). Ia juga menyempurnakan asupan nutrisinya dengan suplemen pendukung.
"Untuk saya, vitamin seperti kolagen dan vitamin C itu benar-benar menunjang kesehatan kulit saya, dan bisa terlihat juga. Saya rutin minum vitamin C, ditambah dengan beberapa brand kolagen untuk improve imunitas saya, juga untuk kulit, just to maintain my health in general as a vitamin supplement," tambahnya.
Pesona selebriti Raline Shah tampil bugar, glowing dan memesona di Smash Padel, TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026). Foto: Gresnia/Wolipop |
Selain suplemen, kesehatan tulang Raline juga tergolong prima. Ia mengaku beruntung karena sejak kecil sangat gemar mengonsumsi susu dan tidak memiliki masalah intoleransi laktosa. Salah satu produk susu steril.
Fleksibilitas Raline juga terlihat saat ia berada di luar negeri. Ketika pasokan karbohidrat utama seperti nasi sulit ditemukan, ia tidak ambil pusing dan langsung beradaptasi.
"Kalau kita ke Eropa misalnya, ada nasi tapi kan jarang gitu. Ya sudah, asupan gizi untuk karbohidratnya disepadankan dengan yang lain daripada nasi," jelasnya.
Meski santai dalam urusan makanan, Raline sangat disiplin berolahraga. Mobilitas yang tinggi dan jadwal syuting yang padat tidak menjadi alasan baginya untuk absen bergerak. Setiap minggu, ia menjadwalkan latihan beban sebanyak dua hingga tiga kali.
Sementara untuk latihan kardio atau aerobik seperti jalan kaki dan berenang, Raline melakukannya setiap hari dengan durasi 30 hingga 45 menit di pagi hari. Bahkan saat sedang menetap di hotel sekalipun, ia tetap menyempatkan diri berolahraga. "Kalau misalnya saya lagi di hotel, 20 menit incline (di treadmill)," ungkapnya.
Jaga Porsi dan Hindari Rasa Bersalah
Sebagai wanita berdarah Medan, Raline mengaku sangat mencintai kuliner daerahnya, mulai dari Soto Medan, Sate Padang, hingga Nasi Padang. Menariknya, ia tidak pernah melarang dirinya sendiri untuk menikmati makanan-makanan kaya rasa tersebut. Kuncinya hanya satu, tahu batasan dan jaga porsi.
"Saya lumayan relax ya dengan asupan gizi dan makanan saya. Karena menurut saya makanan adalah juga bagian dari comfort atau memberi saya kenyamanan. Apalagi kalau saya traveling mobilitasnya tinggi, stres saya itu nggak mau saya bebani lagi dengan larangan-larangan yang banyak. Tapi pastinya saya coba balance dengan olahraga yang cukup dan juga nggak over dalam bentuk porsi. Bukan larangan makanan, tapi jaga porsinya aja," papar Raline secara terbuka.
Ia mencontohkan, jika ia sedang mengonsumsi gorengan, maka porsinya harus dikurangi dan porsi sayuran harus dilebihkan. Bagi Raline, makan dengan perasaan tertekan justru memicu dampak buruk bagi tubuh secara biologis.
"Gizi penting, tapi juga kesehatan mental dan kebahagiaan juga penting. Kalau kita udah makan sesuatu yang membuat kita rasa berdosa atau guilty atau negatif, juga katanya nggak bagus ya. Karena kan stres itu memacu kortisol, nah itu membuat kita kembung misalnya, membuat penumpukan lemak lebih lagi. Jadi kalau misalnya udah makan sesuatu yang nggak sehat, jangan dibuat tambah nggak sehat lagi dengan perasaan bersalah," pungkas Raline dengan bijak.
(gaf/eny)













































