Bukan Es Krim atau Cake, Ini Makanan yang Harus Dikonsumsi saat Stres
Saat stres atau banyak pikiran, kita cenderung ingin mengonsumsi makanan manis seperti es krim, cokelat atau cake. Begitu pula dengan makanan gurih asin seperti french fries, burger dan pizza.
Padahal, makanan yang masuk kategori junk food tersebut hanya memberi rasa nyaman sementara. Setelah makanan habis, rasa stres, sedih ataupun kesal akan timbul kembali.
Bukannya menghilangkan stres, kamu justru menimbun kalori tidak penting yang memberi dampak negatif bagi tubuh. Saat stres, para ahli diet dan kesehatan justru menyarankan makanan kaya nutrisi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat stres, tubuh mengambil sejumlah besar energi dan nutrisi," jelas pelatih kesehatan yang berbasis di Milan, Verne Hanako, seperti dilansir Vogue.
Beberapa jenis nutrisi yang rentan berkurang ketika stres antara lain antioksidan, magnesium, vitamin B dan zat besi. Oleh karena itu, kamu perlu mengonsumsi makanan yang mengandung empat nutrisi tersebut jika ingin mengurangi stres. Apa saja makanan yang disarankan?
Makanan Mengandung Vitamin B
Foto: Getty Images/Iamthatiam |
Vitamin B merupakan nutrisi penting untuk metabolisme energi dan memelihara kesehatan saraf. Ketika stres melanda, kamu bisa mengonsumsi sayur bayam, alpukat atau pisang.
Makanan Kaya akan Magnesium
Foto: iStock |
Magnesium berperan penting dalam menjaga stabilitas saraf dan membantu meningkatkan relaksasi. Verne menyarankan untuk menyantap kacang-kacangan seperti almond, kacang tanah, kacang kedelai dan kwaci dari biji labu untuk menenangkan pikiran.
Sayuran dengan Zat Besi
Foto: Getty Images/iStockphoto/eyewave |
Zat besi membantu mengangkut oksigen lewat pembuluh darah menuju otak sekaligus mencegah kelelahan akibat stres dan konsentrasi yang buruk. Konsumsil sayuran seperti brokoli, daun hijau, kacang mede dan chickpea bisa bantu mengatasi stres.
Buah dan Sayur dengan Antioksidan
Foto: iStock |
Antioksidan membantu mengatur hormon stres kortisol; melindungi sel dari kerusakan akibat stres. Berbagai macam buah dan sayuran berwarna diperkaya dengan antioksidan seperti stroberi, anggur, kiwi, jeruk, tomat, pepaya dan kacang-kacangan.
Secara umum, pola makan yang kaya akan beragam makanan padat nutrisi sangat ideal untuk mendapatkan keseimbangan nutrisi yang optimal. Selain itu juga mencegah dan mengatasi stres.
"Untuk mengurangi dan memperbaiki kerusakan akibat stres, penting untuk mengonsumsi makanan dengan efek antioksidan dan anti-inflamasi yang tinggi," ujar Verne.
"Misalnya, buah beri dan kakao kaya akan polifenol, antioksidan yang memiliki sifat anti-inflamasi yang membantu mencegah kerusakan sel akibat stres," pungkasnya.
(hst/hst)
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singka
Fashion
Hijab Sering Melorot? 3 Rekomendasi Ciput Ini Bikin Hijab Lebih Nempel dan Nyaman Dipakai Seharian
Fashion
Lebih Bebas Gerak! Pilih Bra Tank Tanpa Kawat yang Tepat Agar Aktivitas Harianmu Jadi Lebih Nyaman
Penyebab Kuku Berwarna Kuning dan Tips Mengatasinya Agar Tampak Sehat
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
5 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Diet IF, Kenyang Lebih Lama dan BB Turun
Tak Hanya Minyak Berlebih, Ini Penyebab Jerawat di Wajah
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN
Komentator Politik yang Sebut Ibu Negara Prancis Transgender Kembali Menyindir















































