Wanita Ini Jadi Influencer Popok Dewasa Pertama, Apa Tujuannya?
Dunia modern dan menjamurnya influencer telah melahirkan banyak hal baru yang membingungkan. Kini muncul fenomena baru, 'influencer popok dewasa.' Dalam bidang yang masih sangat jarang digeluti ini, seorang wanita bernama Bumble Pree mengklaim dirinya sebagai yang pertama.
"Inkontinensia atau tidak, mari kita gunakan popok dewasa bersama-sama!" serunya dalam salah satu video di kanal YouTube-nya. Inkontinensiaadalah kondisi ketika seseorang kehilangan kontrol kandung kemih yang menyebabkan penderitanya sulit menahan buang air kecil.
Pada usia 19 tahun, Pree didiagnosis menderita multiple sclerosis, yang menyebabkan masalah kontrol kandung kemih. Awalnya, dia tidak pernah bercita-cita menjadi influencer popok dewasa, tetapi setelah berbagi kondisinya di YouTube pada 2018, sosoknya mulai dikenal di komunitas tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada awalnya, video-video Pree lebih banyak membahas rasa sakit, diet, dan tantangan dalam bergerak. Namun, ia menyadari bahwa hampir tidak ada yang secara terbuka berbicara tentang penggunaan popok dewasa sebagai solusi inkontinensia.
Bumble Pree Foto: dok. Instagram @bumblepree |
"Saya berpikir, 'Di mana orang yang berbicara tentang inkontinensia secara terbuka?' Kemudian saya sadar, sayalah yang harus menjadi orang itu," ujar Pree.
Kekhawatiran awalnya terhadap reaksi masyarakat berubah ketika jumlah penontonnya justru meningkat. Pree adalah salah satu dari jutaan orang dewasa muda yang hidup dengan inkontinensia, dan bergantung dengan diaper.
Namun, tidak semua penonton kanalnya memiliki kondisi yang sama. Komunitas Adult Baby Diaper Lover (ABDL), yang memakai popok sebagai fetish untuk kenyamanan emosional atau kepuasan tertentu, turut menyumbang lonjakan popularitasnya.
"Awalnya saya takut orang berpikir saya memiliki fetish popok," katanya.
Namun, setelah berinteraksi dengan komunitas ABDL, pandangannya berubah. Banyak juga dari mereka yang juga mengalami inkontinensia.
Dukungan dari industri juga semakin kuat. Salah satu merek popok dewasa terkemuka, NorthShore, bahkan mengontrak Pree selama enam bulan untuk membuat konten di media sosial. Menurut Adam Greenberg, pendiri NorthShore, Pree sangat terbuka dan jujur mengenai tantangan psikologis dan stigma yang dihadapinya.
Industri popok dewasa bernilai miliaran dolar ini berupaya menghilangkan stigma bahwa produk mereka hanya untuk lansia. Inovasi desain dan pemasaran pun dilakukan, seperti menggunakan warna-warna cerah dan motif menarik, serta menampilkan popok dalam berbagai acara seperti konser musik.
(kik/kik)
Health & Beauty
Mykonos Hawaiian Crush Extrait de Parfum, Parfum Wangi Tropis yang Bikin Mood Naik!
Elektronik & Gadget
Airbot X40 Master, Robot Vacuum Super Pintar untuk Rumah Bersih Tanpa Ribet!
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Kisah Wanita 62 Tahun Hamil Lagi Setelah Anaknya Meninggal, Jadi Kontroversi
Bahaya Mencabut Bulu Hidung yang Jarang Disadari, Bisa Picu Infeksi Pernapasan
Penyebab Kuku Berwarna Kuning dan Tips Mengatasinya Agar Tampak Sehat
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
Ramalan Shio 2026
Hoki! 5 Shio Ini Diprediksi Sukses di Tahun Kuda Api 2026, Cek Peruntunganmu
7 Potret Aurelie Moeremans Tetap Cantik Pamer Baby Bump yang Makin Besar
7 Fakta Menarik Drama China Speed and Love, Chemistry Pemainnya Disorot
Viral Influencer Singgung Ukuran Kelamin Mantan Suami, Berujung Digugat













































