ADVERTISEMENT

3 Kesalahan Wanita Saat Membersihkan Miss V yang Bisa Bikin Iritasi

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop Rabu, 18 Jan 2023 21:00 WIB
ilustrasi vagina/seks Foto: Getty Images/iStockphoto/Tharakorn
Jakarta -

Menjaga kebersihan Miss V amat penting demi kesehatan alat reproduksi. Namun bagaimana cara membersihkan vagina yang benar? Sayangnya masih banyak wanita yang belum memahaminya.

Area Miss V sangat sensitif dan rentan terkena iritasi. Oleh karena itu membersihkan vagina tidak boleh sembarangan dan terlalu kasar.

Sayangnya tidak sedikit wanita yang masih belum tahu cara membersihkan vagina dengan benar. Ini kesalahan yang umum dilakukan wanita saat menjaga kebersihan Miss V, seperti dikutip dari Your Tango.

1. Pakai Sabun Mandi

Membersihkan Miss V dengan sabun mandi tidak membuat area intim kamu menjadi lebih higienis, tapi justru bisa berdampak negatif. Sabun mandi bisa mengakibatkan ketidakseimbangan pH di daerah Miss V. Akibatnya, kulit jadi kering dan membuat organ intim rentan terkena infeksi karena sering digaruk (kulit di sekitar Miss V yang kering biasanya menimbulkan rasa gatal).

Sebenarnya boleh saja memakai sabun berformula lembut tapi hanya kenakan di area luar Miss V saja. Hindari menyabunkannya di labia karena bisa membuat area di sekitarnya kering.

2. Penggunaan Vaginal Douching

Cara membersihkan vagina yang sering keliru lainnya adalah dengan penggunaan vaginal douching. Cara ini dilakukan dengan menyemprotkan cairan pembersih ke dalam vagina, dengan tujuan agar kotoran maupun bakteri bisa bersih secara tuntas.

Menurut pakar kandungan Lauren Streicher, vaginal douching justru meningkatkan pertumbuhan bakteri di dalam vagina. Ia menambahkan, cara ini juga berisiko menimbulkan penyakit peradangan pada pelvis jika alat penyemprotnya tidak higienis.

"Bisa saja menyebarkan kuman chlamydia atau gonorrhea ke uterus. Selain itu kandungan cuka dan yodium pada cairan douching bisa membuat dinding vagina kering dan meningkatkan radang," ujar Lauren.

Pemakaian vaginal douching sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu ke dokter kandungan atau dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mengetahui apakah kamu sudah benar-benar memerlukannya.

3. Penguapan

Beberapa wanita melakukan perawatan Miss V dengan cara steaming atau diuap agar lebih bersih. Namun hal tersebut tidak disarankan oleh para dokter. Salah satunya dokter kandungan dari Pittsburgh, Dr Draion Burch.

Dr Draion mengatakan tak ada bukti ilmiah bahwa perawatan dengan cara diuap bisa bermanfaat bagi kesehatan. Ia juga menuturkan bahwa Miss V bisa membersihkan dirinya sendiri sehingga untuk membersihkannya tidak perlu prosedur khusus. Raquel Dardik, MD, profesor klinis di NYU Langone Medical Center dari department Ob/gyn juga mengklaim kalau perawatan uap pada Miss V bisa membuatnya terasa terbakar.

Cara Membersihkan Miss V yang Benar

Sejumlah studi menunjukkan, vagina wanita sebenarnya bisa membersihkan dirinya sendiri. Kamu tidak memerlukan pembersih atau alat khusus untuk membersihkannya.

Untuk merawatnya, kamu hanya perlu sesekali mandi air hangat, baik di bawah pancuran shower atau bak mandi, dan Miss V yang akan membersihkannya sendiri.

Ketika buang air kecil, selalu bilas dengan air bersih dan keringkan menggunakan tisu dengan cara mengusapkannya dari depan ke belakang. Hal ini untuk mencegah bakteri menumpuk pada Miss V.

Mandilah setiap hari dan ganti pakaian dalam minimal dua kali sehari.



Simak Video "Potret Jokowi Beli Sepatu Kets Corak Tenun di Bali"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)