ADVERTISEMENT

5 Penyebab Utama Diet yang Kamu Lakukan Tidak Berhasil Turunkan Berat Badan

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop Rabu, 18 Jan 2023 09:47 WIB
Weight Gain. Unhappy Girl Touching Drooping Belly Standing In Front Of Mirror At Home. Empty Space, Selective Focus Ilustrasi wanita diet. Foto: Getty Images/iStockphoto/Prostock-Studio
Jakarta -

Diet penurunan berat badan yang sudah lama kamu jalani tak juga berhasil? Coba perhatikan lagi apakah dietnya sudah tepat.

Banyak orang yang merasa sudah berusaha diet ketat namun akhirnya kembali ke pola makan lama karena merasa usahanya sia-sia. Ini lima penyebab utama diet penurunan berat badan tidak berhasil, yang dirangkum Wolipop dari berbagai sumber.

1. Kurang Asupan Protein

Untuk diet penurunan berat badan, kamu disarankan mengonsumsi banyak protein; dengan catatan, protein sehat dengan sedikit atau tanpa lemak. Kenapa? Karena tubuh memerlukan lebih banyak kalori dan energi untuk mencerna protein ketimbang karbohidrat. Itu artinya, tubuh akan membakar lebih banyak kalori dalam proses pencernaan protein. Sertakan daging merah, ikan, ayam, telur atau kacang-kacangan dalam menu keseharian kamu.

2. Kurang Kalsium

Ketika tubuh kekurangan kalsium, akan lebih sulit untuk menurunkan bobotnya. Sebab, kalsium membantu tubuh untuk membakar lemak. Para pediet yang mengonsumsi kalsium setiap hari dua kali lebih cepat menurunkan berat badan ketimbang mereka yang tidak. Pastikan diet kamu mencukupi kebutuhan kalsium. Sumber kalsium bisa didapatkan dari susu, brokoli, oatmeal, kacang kedelai, almond dan lobak.

3. Ngemil Berlebihan

Camilan seharusnya dikonsumsi dalam jumlah kecil, karena fungsinya hanya sebagai selingan di antara jam makan utama. Sayangnya, banyak orang yang lupa diri ketika melahap camilan karena rasanya yang gurih dan lezat, ditambah lagi, kudapan biasanya tak mengenyangkan sehingga kamu akan terus makan dan makan.

Alhasil, kamu jadi tak sadar telah mengasup ratusan kalori dalam sekali makan. Batasi konsumsi camilan maksimal 150 kalori; lebih dari itu, jangan salahkan siapa-siapa kalau tubuhmu kian menggemuk.

4. Jam Makan Tak Teratur

Jika kamu berpikir dengan melewatkan sarapan atau makan siang akan membantu menurunkan berat badan lebih cepat, pikir lagi dua kali. Saat membiarkan perut kelaparan, kamu justru akan makan lebih banyak di jam makan berikutnya. Kamu cenderung akan memilih makanan berkalori, berkarbohirat dan berlemak tinggi karena terpicu rasa lapar.

5. Menganggap Cheat Day Bukan Masalah

Banyak di antara kita yang disiplin mengatur makan pada Senin-Jumat, tapi kalap makan di akhir pekan dengan alasan ingin memberi 'penghargaan' terhadap diri sendiri karena sudah makan sehat selama lima hari. Anggapan ini justru bisa merusak diet kamu secara keseluruhan karena cenderung tidak bisa mengontrol selera makan.

Jika kamu penggemar makanan manis, tak ada salahnya makan sekeping cokelat atau sejumput keripik kentang setiap hari. Intinya, kamu boleh makan makanan favorit asalkan dalam jumlah yang wajar dan tidak melebihi kebutuhan kalori harian.



Simak Video "KuTips: Simak Cara Diet Sehat saat Puasa Ala Ahli Gizi!"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)