ADVERTISEMENT

Wanita Berakhir Meninggal H-1 Pernikahan karena Lakukan Hal Ini Demi Kurus

Vina Oktiani - wolipop Senin, 29 Agu 2022 18:30 WIB
Close up of innovative procedure of cryolipolyse in modern aesthetic clinic Foto: iStock
Jakarta -

Pernikahan menjadi salah satu momen penting dalam hidup. Oleh karena itu pasangan yang akan menikah pastinya ingin tampil maksimal di hari pernikahannya. Hal itu yang juga coba dilakukan oleh calon pengantin yang satu ini, namun sayang harus berakhir tragis dan tak sesuai rencana.

Dilansir dari eva.vn, demi tampil langsing di hari pernikahan, wanita yang satu ini rela mengeluarkan banyak uang untuk menjalani sedot lemak. Prosedur sedot lemak itu dijalani wanita bermarga Lin sehari sebelum hari pernikahannya.

Lin yang berusia 26 tahun itu pada 17 Agustus 2022 siang pergi ke Klinik Kecantikan dan Estetika Medis Fuzhenyan di distrik Datong, Kota Taipei, Taiwan, dengan ditemani tunangannya. Di klinik kecantikan tersebut Lin melakukan sedot lemak di bagian lengan dan perutnya.

Proses operasi sedot lemak Lin berlangsung selama 5 jam. Ketika sedang menunggu di luar klinik, tunangan Lin melihat para staf di sana secara tergesa-gesa berlari keluar masuk. Rupanya para staf itu sedang melakukan CPR pada Lin karena detak jantungnya yang terus menurun.

Karena kondisi Lin tak kunjung membaik, staf di sana kemudian memanggil ambulans untuk membawa Lin ke rumah sakit. Ketika berada di dalam ambulans tunangan Lin bertanya kepada staf medis kondisi calon istrinya. Staf medis itu mengatakan ketika ambulans sampai di lokasi klinik kecantikan, detak jantung Lin sudah berhenti.

Dokter sudah berusaha untuk menyelamatnya nyawa Lin, namun sayang tetap tidak berhasil. Lin pun dinyatakan meninggal.

Kepergian Lin secara tiba-tiba membuat pihak keluarganya syok dan amat sedih, apalagi mengingat pernikahan Lin yang tinggal sebentar lagi. Tunangan dan keluarga Lin menduga jika telah terjadi sesuatu selama operasi sedot lemak yang membuat Lin meregang nyawa.

Pihak keluarga dan tunangannya kemudiaan mengajukan gugatan terhadap klinik kecantikan tersebut. Mereka mempertanyakan apakah pihak klinik kecantikan telah menunda melakukan penyelamatan saat melihat detak jantung Lin menurun.

Namun pihak klinik kecantikan mengatakan jika semua ahli bedah dan anestesi di sana memiliki sertifikasi profesional serta prosedur yang dilakukan pun sesuai dengan peeraturan medis. Setelahnya haanya 2 hari usai kematian Lin, tepatnya tanggal 19 Agustus 2022 klinik kecantikan tersebut sudah kembali dibuka. Hal itu tentu membuat keluarga Lin sangat marah.

Saat ini pihak kepolisian setempat masih terus menyelidiki kasus tersebut sambil menunggu hasil otopsi Lin untuk mengetahui penyebab kematiannya.



Simak Video "Wajah Baru Situs Resmi Kerajaan Inggris"
[Gambas:Video 20detik]
(vio/vio)