ADVERTISEMENT

8 Cara Diet Mediterania, Dapat Predikat Terbaik Tiga Tahun Berturut-turut

Hestianingsih - wolipop Rabu, 29 Des 2021 07:30 WIB
diet Mediterania Foto: Getty Images/iStockphoto/jenifoto
Jakarta -

Diet mediterania direkomendasikan sebagai diet terbaik oleh para pakar diet dan kesehatan selama tiga tahun berturut-turut. Berdasarkan laporan dari US News and World, dari 41 metode diet yang dianalisa, diet Mediterania selalu berada di urutan teratas dari sejumlah kategori penelitian.

Diet Mediterania dinyatakan sebagai diet terbaik untuk pola makan sehat, diet terbaik berbasis sayur-sayuran, diet terbaik untuk penderita diabetes dan diet yang paling mudah diikuti. Dituturkan oleh penulis 'Lose: A Complete Guide to Weight Loss for Runners' Pamela Nisevich Bede, diet Mediterania merupakan pola makan yang banyak memasukkan sayuran, buah, biji-bijian, kacang-kacangan dan ikan dalam menu harian.

Ditambahkan pakar diet Rahaf Al Bochi, "Ini lebih dari sekadar diet, tapi gaya hidup. Diet ini membuat kamu ingin makan bersama teman dan keluarga, bersosialisasi saat makan, konsentrasi saat menyantap makanan favoritmu juga mendorong kamu untuk berolahraga untuk menjalani gaya hidup sehat yang komplit."

Ini delapan cara yang perlu diperhatikan saat menjalani diet mediterania agar hasilnya lebih maksimal:

1. Hindari Semua Produk Makanan Olahan

Hal ini merupakan aturan dasar diet Mediterania. Dalam makanan olahan pabrik, terdapat lemak trans yang dapat meningkatkan kolesterol dan dicurigai bisa menyebabkan kanker. Di Amerika Serikat, produsen makanan olahan harus menerangkan secara rinci jumlah lemak trans pada produknya, namun di negara-negara lain hal ini belum dilakukan.

Diet Mediterania Diet Mediterania "Hijau", Pola Diet Baru yang Disebut Lebih Sehat. Foto: Getty Images/iStockphoto/jenifoto

2. Hindari Minuman Olahan Pabrik

Seperti makanan olahan pabrik, kamu juga harus menghindari minuman buatan dengan gula atau pemanis. Minumlah air putih sebanyak mungkin dan beberapa jus buah segar seperti jeruk yang diperas atau diblender sendiri, bukan jus kemasan yang dijual di mini market.

3. Kurangi Konsumsi Permen

Hindari berbagai jenis permen. Permen mengandung berbagai jenis pemanis buatan yang tidak sesuai dengan metode diet Mediterania.

4. Menu Sarapan Sehat

Dapatkan sarapan yang sehat setiap hari dengan buah-buahan segar seperti nanas, stroberi, apel, pir, atau jeruk. Namun hindari pisang dan anggur karena mengandung gula dan karbohidrat cukup tinggi. Buatlah bubur havermut dengan susu skim dan tanpa gula. Kamu juga bisa menambahkan telur dan kacang jika mau.

Jika bosan, bisa mengganti telur dengan ikan bakar atau memasukkan keduanya (telur dan ikan) bila tubuh membutuhkannya. Misalnya saat aktivitas pada hari tersebut akan sangat melelahkan.

5. Camilan Kaya Serat, Vitamin dan Mineral

Dengan melakukan sarapan ala diet Mediterania, pediet diharapkan tidak akan kelaparan selama empat hingga lima jam. Jika kemudian merasa lapar saat bekerja atau beraktivitas, makanlah beberapa wortel yang sudah dikupas atau apel yang sudah dibersihkan.

Diet Mediterania Diet Mediterania "Hijau", Pola Diet Baru yang Disebut Lebih Sehat. Foto: Getty Images/iStockphoto/jenifoto

6. Makan Siang Kaya Nutrisi

Tiga hingga empat jam kemudian, kamu bisa makan siang dengan menu yang mirip seperti sarapan. Beberapa sayuran yang direbus dan sedikit kentang. Untuk menu utamanya, bisa membuat ayam panggang dengan sedikit minyak zaitun. Jangan lupa mengonsumsi salad yang juga menggunakan sedikit minyak zaitun.

7. Makan Malam

Makan malam bisa memperbanyak protein seperti ayam panggang, sop ikan atau daging tanpa lemak. Sebelum tidur, makanlah buah-buahan dan minumlah segelas susu skim.

8. Makan dengan Perlahan

Cara diet mediterania yang terakhir adalah makan dengan perlahan. Cara ini mencegah kamu mengonsumsi terlalu banyak makanan dan hanya makan secukupnya sesuai kebutuhan.



Simak Video "KuTips: Simak Cara Diet Sehat saat Puasa Ala Ahli Gizi!"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)