5 Tanda Stres yang Tidak Disadari Sering Dialami di Masa Pandemi

Tim Beautynesia - wolipop Jumat, 20 Agu 2021 21:00 WIB
Tired businesswoman in the office Tanda tanda stres. Foto: Thinkstock
Jakarta -

Sering sakit kepala beberapa waktu belakangan ini? Atau nafsu makan berubah? Bisa jadi itu tanda stres yang tidak kamu sadari.

Stres adalah keadaan ketegangan mental atau emosional yang diakibatkan oleh suatu keadaan yang merugikan. Misalnya saja stres karena baru saja kehilangan suatu benda yang berharga atau karena terlalu banyak hal yang dipikirkan.

Pada masa pandemi ini, stres bisa muncul dengan mudah. Mengingat kita harus di rumah saja, saat mulai stres, kamu yang suka melampiaskannya dengan travelling atau pergi ke spa tentu tak bisa melakukannya karena masih adanya pandemi Corona.

Stres kini memang menjadi bagian dari kehidupan. Dan apabila tidak dikenali dengan matang, maka akan sulit untuk dikontrol dan diatasi.

Dikutip dari Healthline, penelitian menunjukkan bahwa 33 persen orang dewasa memiliki tingkat stres yang tinggi. Tingkat stres ini dikaitkan dengan adanya gejala fisik dan mental yang terlihat.

Berikut tanda-tanda stres menurut riset:

1. Sakit Kepala

Apakah kamu sering merasakan sakit kepala? Jika ya, maka kamu sudah sepatutnya waspada tentang adanya tanda stres. Sebagaimana yang dikutip dari Healthline, banyak penelitian telah menemukan bahwa stres dapat menyebabkan sakit kepala, yang ditandai dengan munculnya rasa sakit di daerah kepala dan leher.

Closeup of sad young Asian woman at cafe leaning head on clasped hands and staring into vacancy. Tired freelancer feeling burnout. Stress and bad news conceptTanda-tanda stres. Foto: Istimewa

Satu studi terhadap 267 orang dengan sakit kepala kronis menemukan bahwa peristiwa yang membuat stres bersinergi terhadap perkembangan sakit kepala kronis pada 45% kasus. Bahkan penelitian lainnya juga menunjukkan bahwa peningkatan intensitas stres dikaitkan dengan peningkatan jumlah hari sakit kepala yang dialami perbulan.

Tidak sampai di situ saja, studi lain yang melakukan survei terhadap 150 anggota dinas militer di klinik sakit kepala menemukan bahwa 67% sakit kepala mereka dipicu oleh stres. Untuk, mulai sekarang cobalah untuk lebih peka terhadap sakit kepala yang kamu derita beberapa hari ini. Dan cek hal-hal apa saja yang cukup menekan psikis, sehingga tubuh memberi sinyal lewat sakit kepala.

2. Munculnya Rasa Nyeri Kronis

Tahukah kamu bahwa sakit dan nyeri adalah keluhan umum yang dapat diakibatkan oleh stres? Ya, ini didukung oleh penelitian yang menunjukkan bahwa peningkatan kadar hormon stres kortisol dapat menyebabkan nyeri kronis. Hal ini bisa dilihat dari sebuah penelitian yang membandingkan 16 orang dengan nyeri punggung kronis dengan kelompok kontrol.

Ditemukan bahwa mereka yang menderita sakit kronis memiliki kadar kortisol yang lebih tinggi. Uniknya lagi, studi menunjukkan bahwa orang dengan nyeri kronis memiliki kadar kortisol yang lebih tinggi di bagian rambut. Hal ini juga menjadi pertanda adanya stres yang berkepanjangan.

Apalagi tanda-tanda stres? Teruskan membaca dengan KLIK DI SINI.



Simak Video "Dengerin Musik Bertempo Lambat dan Nyanyi Bersama Bisa Minimalisasi Stres"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)